Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisruh Tanah 15 Hektare di Badung, Pansus TRAP DPRD Bali Minta Transparansi dan Aksi Nyata

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah di Desa Pecatu dan Desa Sempidi, Kabupaten Badung, yang hingga kini dinilai berlarut-larut tanpa kepastian.

Turut hadir, Ketua Pansus TRAP Dr (c) I Made Supartha SH MH., Wakil Ketua Pansus Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE atau yang akrab disapa Gung Cok, Sekretaris Pansus I Dewa Nyoman Rai SH, Wakil Sekretaris Pansus Dr Somvir, Serta Anggota Pansus TRAP, Gede Harja Astawa, Ketut Rochineng, Nyoman Budiutama, I Wayan Gunawan, I Wayan Tagel Winarta dan I Wayan Bawa, serta Kelompok Ahli, Kepala BPN Kabupaten Badung serta BPKAD Provinsi Bali dalam rapat dengar pendapat yang digelar Kamis, 9 April 2026.

Pansus TRAP menegaskan bahwa persoalan yang berkaitan dengan kawasan DN 98 seharusnya tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan, mengingat sejumlah fakta administrasi sebelumnya telah dinyatakan jelas.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H, secara tegas mempertanyakan lambannya penyelesaian kasus tersebut. Ia menilai tidak ada alasan bagi instansi terkait untuk terus menunda keputusan jika status pencatatan tanah sudah terang.

“Kalau memang tidak tercatat sebagai aset, ya harus jelas. Kenapa harus berlama-lama? Ini lembaga apa sebenarnya kalau hal yang sudah clear saja tidak bisa diselesaikan cepat?” tegasnya dalam forum.

Made Supartha juga menyoroti adanya indikasi ketidakteraturan di lapangan, mulai dari tanah yang telah bersertifikat hingga dugaan praktik pengkaplingan yang kemudian diperjualbelikan kepada pihak tertentu. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum baru jika tidak segera ditangani secara tegas dan transparan.

Tak hanya itu, Ia meminta agar instansi terkait tidak saling lempar tanggung jawab. Penelusuran langsung ke lapangan pun didorong untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil.

Dalam aspek hukum, Pansus menekankan bahwa penyelesaian sengketa pertanahan sebenarnya dapat dilakukan melalui mekanisme administratif, sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan. Termasuk di dalamnya pembatalan hak atas tanah apabila terbukti terdapat cacat administrasi.

“Kalau ada cacat administrasi, mekanismenya sudah jelas. Tidak perlu berlarut-larut. Ini bisa diselesaikan,” ujar Supartha.

Sorotan juga diarahkan pada lambannya respons terhadap pengaduan masyarakat. Pansus TRAP mengungkap adanya laporan warga yang belum mendapat jawaban hingga lebih dari lima bulan. Kondisi ini dinilai tidak mencerminkan pelayanan publik yang baik.

“Surat masyarakat jangan didiamkan. Harus dijawab. Jangan sampai mereka terkatung-katung tanpa kepastian,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Bali, I Ketut Maduyasa, menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menangani persoalan tersebut. Namun, ia menekankan perlunya kehati-hatian karena menyangkut aset daerah yang memiliki konsekuensi hukum.

Menurutnya, hingga saat ini status tanah DN masih dalam proses penelusuran historis (history aset) dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dari data sementara, total luas lahan mencapai sekitar 15 hektare, dengan sisa sekitar 2,9 hektare yang belum tercatat secara administrasi. Sebagian lahan lainnya disebut telah bersertifikat, meskipun masih perlu ditelusuri lebih lanjut asal-usulnya.

“Kami berhati-hati karena ini menyangkut aset. Semua harus ditelusuri secara detail agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Meski demikian, Pansus TRAP menegaskan bahwa kehati-hatian tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat penyelesaian. DPRD Bali memastikan akan terus mengawal persoalan ini, termasuk melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan sertifikat di kawasan tersebut.

Rapat tersebut pun menjadi penegasan bahwa persoalan tanah DN 98 bukan sekadar isu administratif, melainkan menyangkut kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan. (Van/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gathering Sahabat Kaori di Denpasar, Perkuat Jejaring Komunitas Menuju Bali Ekonomi Hijau

    Gathering Sahabat Kaori di Denpasar, Perkuat Jejaring Komunitas Menuju Bali Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA) terus memperkuat jejaring kebersamaan dengan mempertemukan seluruh komunitas yang selama ini bergerak bersama Sahabat Kaori. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gathering Sahabat Kaori bertajuk “Menuju Bali Ekonomi Hijau Kita Mulai Dari Diri Sendiri” di Denpasar, Bali, Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi lintas profesi yang […]

  • PENGUMUMAN KEHILANGAN SHM

    PENGUMUMAN KEHILANGAN SHM

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Telah hilang SHM, Nomer : 22010210.100150, Desa Pengambengan. Luas : 10949 M2, Atas Nama : HUSMIN, Asal Hak : Pengakuan Hak

  • Imigrasi Bali Perkuat Sinergi dengan Media, Coffee Morning Road Show Digelar di Seluruh Satuan Kerja

    Imigrasi Bali Perkuat Sinergi dengan Media, Coffee Morning Road Show Digelar di Seluruh Satuan Kerja

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SINGARAJA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali terus mempererat hubungan kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan “Coffee Morning Road Show” yang digelar di seluruh satuan kerja keimigrasian di Bali. Kegiatan yang berlangsung di Singaraja, Selasa 12 Mei 2026, menjadi bagian dari rangkaian road show yang sebelumnya juga dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus […]

  • Ditemukan Meninggal, Bocah Tenggelam di Sungai Progo Magelang

    Ditemukan Meninggal, Bocah Tenggelam di Sungai Progo Magelang

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bocah berinisial OE (10) (sebelumnya ditulis RB, 9 tahun) kelas 5 SD yang tenggelam di Sungai Progo wilayah Tuk Songo, Kota Magelang, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 3 km dari titik awal dia tenggelam. Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Kota Magelang, Siska Sriyoga, saat dikonfirmasi membenarkan korban […]

  • Reses di Desa Sawang Lebar, Samsir Alam Terima Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Peralatan Olahraga

    Reses di Desa Sawang Lebar, Samsir Alam Terima Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Peralatan Olahraga

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 812
    • 0Komentar

    BENGKULU UTARA, Jarrakpos.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Samsir Alam  reses masa sidang ke 1 Tahun 2025 untuk menyerap aspirasi masyarkaat di Desa Sawang Lebar Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (27/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Desa Sawang Lebar menyampaikan sejumlah usulan penting yang menyangkut pembangunan infrastruktur dan sarana olahraga, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan aktivitas masyarakat […]

  • Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewa Nyoman Rai, S.H., menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Menurut Dewa Nyoman Rai, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai momentum keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW […]

expand_less