Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP DPRD Bali Sepakat Tutup BTID, Status Lahan Tukar Guling Dinilai ‘Abu-Abu

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM, Matakompas.com  — Polemik tukar guling lahan mangrove di Bali kembali memanas. Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT BTID pada 2 Februari 2026, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali turun langsung ke lapangan, Rabu (15/4/2026), di kawasan Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Peninjauan yang dimulai pukul 10.00 WITA itu mengungkap berbagai persoalan mendasar terkait kejelasan status lahan yang dijadikan objek tukar guling. Pansus menemukan bahwa kondisi fisik lahan di lapangan masih belum jelas, bahkan disebut “abu-abu” dan belum memiliki sertifikat sebagai dasar legalitas.

Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, Anak Agung Gede Agung Suyoga, mempertanyakan bagaimana proses tukar guling bisa berjalan jika syarat utama berupa kepastian status dan kepemilikan lahan belum terpenuhi.

“Fisik lahannya saja masih belum jelas, sertifikatnya juga belum ada. Bagaimana ini bisa dijadikan syarat tukar guling?” tegasnya di lokasi.

Ia juga menyoroti asal-usul lahan yang diklaim sebagai milik PT BTID, apakah benar berasal dari pembelian sah dari masyarakat atau tidak. Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan dokumen yang menunjukkan bahwa lahan tersebut telah diselesaikan secara administratif sebagai prasyarat tukar guling.

Lebih jauh, Pansus menilai adanya kejanggalan ketika kawasan konservasi justru telah diambil terlebih dahulu, sementara kewajiban pihak pengembang belum dipenuhi. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip dasar dalam pengelolaan kawasan.

“Seharusnya kewajiban diselesaikan dulu. Tidak bisa kawasan konservasi diambil sebelum semua persyaratan lengkap,” ujarnya.

Selain itu, Pansus juga menegaskan bahwa lahan yang dijadikan objek tukar guling tidak boleh berasal dari tanah negara atau kawasan kehutanan. Jika dalam proses verifikasi nantinya ditemukan bahwa lahan tersebut merupakan tanah negara, maka kesepakatan tukar guling dinilai tidak sah.

“Kesepakatannya jelas, yang diserahkan harus tanah milik pengembang, bukan tanah negara. Kalau itu dilanggar, tentu tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Persoalan lain yang turut disorot adalah kesetaraan nilai lahan yang ditukar. Pansus mempertanyakan apakah nilai lahan di Karangasem benar-benar sebanding dengan lahan yang telah dimanfaatkan sebelumnya, terlebih proses pembelian lahan disebut telah berlangsung sejak 1995 namun hingga kini belum rampung secara administratif.

Melihat berbagai temuan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali mengambil sikap tegas. Seluruh anggota yang hadir dalam peninjauan lapangan sepakat untuk merekomendasikan penutupan PT BTID.

“Kami dan tim yang hadir sepakat untuk menutup BTID,” tegas Suyoga.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Bali tidak akan mentolerir proses yang dinilai tidak transparan dan berpotensi melanggar aturan, khususnya yang menyangkut kawasan mangrove sebagai bagian penting dari ekosistem dan perlindungan lingkungan di Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  •  Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

     Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Hubungan diplomatik antar negara selama ini identik dengan isu ekonomi dan politik. Namun Festival Drusba 2025 menunjukkan bahwa persahabatan yang lebih mendalam dapat lahir dari ranah budaya, spiritualitas, dan ilmu pengetahuan kuno.  Indonesia dan Rusia, dua negara dengan warisan peradaban yang kaya, kini melihat potensi baru lewat diplomasi budaya berbasis astronomi tradisional. […]

  • Borong 6 Penghargaan Sekaligus, Imigrasi Ponorogo Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi

    Borong 6 Penghargaan Sekaligus, Imigrasi Ponorogo Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MALANG – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Semester I Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur di Hotel Golden Tulip, Malang, Jumat (31/7/2026), Kantor Imigrasi Ponorogo berhasil memborong enam penghargaan atas capaian kinerja terbaik […]

  • “Macan Dewan” I Dewa Nyoman Rai dan Dr. Somvir Bertemu Baba Bageshwar Dham, Bali Jadi Titik Temu Spiritualitas Dunia

    “Macan Dewan” I Dewa Nyoman Rai dan Dr. Somvir Bertemu Baba Bageshwar Dham, Bali Jadi Titik Temu Spiritualitas Dunia

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di balik kerasnya dinamika politik dan ketegasan menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat, ternyata ada ruang lain yang menjadi perhatian I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H. Dunia spiritual dan meditasi menjadi salah satu sisi kehidupan yang selama ini tidak banyak diketahui publik.   Sosok yang kerap dijuluki “Macan Dewan” itu pada Sabtu (8/8/2026) […]

  • Sebelum Menjaga Listrik Tetap Menyala, PLN UPK Timor Lebih Dulu Menjaga Keselamatan Pekerjanya

    Sebelum Menjaga Listrik Tetap Menyala, PLN UPK Timor Lebih Dulu Menjaga Keselamatan Pekerjanya

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Matakompas.com- Ada banyak hal yang harus dipastikan agar listrik tetap menyala. Pembangkit harus andal, sistem harus terjaga, dan para pekerja yang berada di balik operasionalnya harus dapat bekerja dalam lingkungan yang aman. Bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor, keselamatan pekerja menjadi bagian penting dari rangkaian tersebut. Komitmen itu kembali diwujudkan melalui kegiatan […]

  • Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II 2026, Perkuat Pelestarian Budaya dan Potensi Lokal Tabanan

    Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II 2026, Perkuat Pelestarian Budaya dan Potensi Lokal Tabanan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    TABANAN – Semangat pelestarian seni budaya dan penguatan potensi lokal kembali digaungkan melalui penyelenggaraan Marga Fest II Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Festival yang digelar di Kecamatan Marga ini menjadi wadah strategis untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta berbagai potensi unggulan desa yang menjadi identitas daerah. […]

  • Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PEKALONGAN,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan Maut Bus Suporter Persebaya vs Mobil Pengangkut Rokok di Tol Pekalongan, Satu orang meninggal dunia. Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang KM 332 arah Jakarta, Sabtu pagi (12/4/2025). Bus PO Fransindo Trans yang mengangkut suporter Persebaya (Bonek) bertabrakan dengan mobil Honda BR-V yang melaju melawan arah. Akibatnya, satu penumpang mobil tewas […]

expand_less