Ogoh-Ogoh “Maguru Satua” Kembali Menghantar ST. Tunas Remaja, Penarungan Juara
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGUPURA, Matakompas.com | Kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh yang mengusung Tema Badung Saka Fest 2026 telah digelar areal Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Maret 2026.
Dari dua puluh satu ogoh-ogoh yang masuk final, dalam pengumuman yang diumumkan secara live pada Rabu (11/3/2026)pada pukul 11.00 Wita akhirnya ogoh-ogoh Maguru Satua,karya ST.Tunas Remaja, Banjar Umah Anyar, Desa Adat Penarungan keluar sebagai juara satu dengan perolehan nilai sebanyak 914.
Juara dua diraih oleh ST.Bhuana Kusuma, Banjar Peken, Desa Adat Bualu yang mengusung tema ogoh-ogoh Manutur berhasil mengumpulkan nilai 895.00.
Dan juara tiga disusul oleh ogoh-ogoh Kala Bendu,hasil kreativitas ST.Bhakti Darma, Banjar Kangin,Desa Adat Pecatu dengan total nilai 855,00.
Untuk juara harapan satu diraih ogoh-ogoh Prayatna karya ST.Putra Laksana, Banjar Bersih,Desa Adat Tegal,Darmasaba.Juara harapan dua diraih ogoh-ogoh Bergah,ST.Putra Dharma Jati, Banjar Batu Belig Kangin,Desa Adat Kerobokan.Terakhir,juara harapan tiga ogoh-ogoh Prahara Ning Candra Gohmuka, Karya ST.Bhakti Yowana, Banjar Banjaran,Desa Adat Abiansemal.
Sang juara kali ini, yaitu ST.Tunas Remaja,Desa Adat Penarungan merupakan juara bertahan,di mana tahun lalu dalam ajang yang sama juga sukses meraih Juara satu dengan ogoh-ogoh Kungkang Siwa.
Hasil pantauan jurnalis di Bale Banjir Umah Anyar, Penarungan,sejak pagi hari (11/3/2026) para pemuda dan warga sudah bersemangat menunggu pengumuman juara yang disiarkan secara langsung lewat medianya Pemkab Badung.
Betapa euforianya ketika ogoh-ogoh kesayangan yang mereka jagokan meraih nilai tertinggi dan dinyatakan berhasil meraih juara satu.
I Nyoman Suarsa,Kasatgas Linmas Desa Penarungan yang sempat diwawancarai merasa sangat bergembira dan terharu dengan keberhasilan karya ST.Tunas Remaja.Kasatgas Linmas yang akrab dipanggil Manse ini merasa tidak sia-sia mengawal kegiatan tersebut dari awal hingga akhir acara.
Ditanya target untuk tahun depan,Manse menjawab bahwa tahun depan ST.Tunas Remaja tidak boleh lagi bersaing di Puspem Badung, karena sudah berturut-turut dua kali menjadi juara,agar ST.yang lain lebih berpeluang meraih juara.
Nyoman Suarsa juga menjelaskan mengenai hadiah yang diperoleh.Dari informasi yang didapat,juara satu mendapatkan hadiah resmi Rp.50 juta ditambah hibah Rp.500 juta. Juara dua mendapat Rp.45 juta ditambah Rp.450 juta.Sedangkan untuk juara tiga mendapatkan Rp.40 juta ditambah hibah Rp.400 juta.
Di samping itu,semua peserta yang masuk final diberikan dana apresiasi sekaligus motivasi atas kreativitas karya seninya yang ramah lingkungan.( Brt./red)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar