Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com  — Suara warga pesisir Serangan akhirnya mencuat di tengah inspeksi mendadak yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4). Dalam momen tersebut, warga secara langsung “mesadu” atau mengadu kepada pansus, mengungkap dugaan kerusakan mangrove yang berdampak pada ruang hidup nelayan.

Keluhan itu disampaikan oleh warga asli Serangan, I Wayan Sudiarsa, saat rombongan pansus hendak meninggalkan lokasi peninjauan. Ia mengungkapkan bahwa kawasan yang dulunya merupakan jalur air dan tempat mencari udang kini telah berubah akibat aktivitas penimbunan dan pemotongan vegetasi mangrove.

“Saya kemarin ke sini cari udang. Dulu tempat ini bisa dilalui, sekarang sudah hilang. Nelayan kehilangan ruang,” ujar Sudiarsa di hadapan anggota pansus.

Mendengar laporan tersebut, rombongan Pansus TRAP yang dipimpin Ketua I Made Supartha bersama Sekretaris I Dewa Nyoman Rai langsung bergerak menuju titik yang dimaksud. Lokasi itu berada di area yang relatif tersembunyi dan hanya diketahui oleh warga setempat.

Di lokasi, pansus menemukan alat berat berupa ekskavator serta kondisi lahan yang telah mengalami perubahan signifikan. Sejumlah titik yang sebelumnya berupa perairan tampak telah dipadatkan menjadi daratan. Perubahan ini dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari kawasan tersebut.

Sudiarsa juga mengungkap bahwa proses perubahan terjadi secara bertahap, dimulai dari pemotongan mangrove hingga pemadatan lahan. Ia bahkan mengaku mendapat informasi dari pekerja di lapangan bahwa aktivitas tersebut berkaitan dengan proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Pernyataan itu memicu perdebatan di lokasi antara pansus dan pihak BTID. Perwakilan perusahaan, Anak Agung Ngurah Buana, sempat menyatakan tidak mengetahui aktivitas pembabatan tersebut. Namun dalam perkembangan diskusi, diakui bahwa area tersebut memang berada dalam penguasaan lahan perusahaan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB).

Menanggapi hal itu, Ketua Pansus TRAP I Made Supartha menegaskan bahwa kepemilikan lahan tidak dapat dijadikan alasan untuk merusak ekosistem mangrove. Ia menekankan bahwa kawasan mangrove memiliki fungsi ekologis vital dan dilindungi oleh regulasi.

“Apapun alasannya, ini sudah merusak ekosistem. Mau lahan HGB atau apa, tidak bisa semena-mena menebang mangrove,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pansus TRAP merekomendasikan penghentian sementara sejumlah aktivitas di kawasan tersebut. Satpol PP Provinsi Bali pun diminta memasang garis pengaman di titik yang diduga bermasalah, sembari menunggu pendalaman lebih lanjut terkait aspek perizinan, tata ruang, dan lingkungan.

Di sisi lain, pihak BTID menyayangkan langkah yang diambil pansus. Mereka menilai tindakan penghentian aktivitas seharusnya melalui mekanisme resmi dan melibatkan pemerintah provinsi sebagai pihak eksekutif.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas, mempertemukan tiga kepentingan besar: suara warga yang merasa kehilangan ruang hidup, langkah pengawasan Pansus TRAP, serta kepentingan investasi BTID di kawasan strategis Serangan. Di tengah tarik-menarik tersebut, satu hal menjadi titik krusial—kelestarian mangrove dan masa depan ekosistem pesisir Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akmil Ukir Kemenangan di Karate Piala Kemenpora

    Akmil Ukir Kemenangan di Karate Piala Kemenpora

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Tim Karate Akademi Militer menunjukkan performa gemilang pada Kejuaraan Piala Kemenpora RI Rakashima Karate National Championship 2025 yang digelar di Gedung Wanita Jepara pada 7-8 Februari 2025. Kejuaraan ini diikuti oleh 63 kontingen dari berbagai kategori, baik perorangan maupun beregu, yang terdiri dari TNI/Polri serta peserta umum dengan total 1.100 atlet. Rabu(12/2/2025) Dalam […]

  • Ciptakan Budaya Tertip Berlalu Lintas: Aiptu Mundrik Polres Magelang Kota Menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 4 serta Beri Sosialisasi kepada Para Siswa

    Ciptakan Budaya Tertip Berlalu Lintas: Aiptu Mundrik Polres Magelang Kota Menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 4 serta Beri Sosialisasi kepada Para Siswa

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Kegiatan menjadi Inspektur Upacara dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2025 dengan tema Polisi Peduli Generasi Penerus Bangsa dilaksanakan di halaman upacara SMA Negeri 4 Kota Magelang. Senin (17/2/2025). Upacara ini dipimpin oleh Inspektur Upacara Kanit Kamsel Satlantas Polres Magelang Kota Aiptu Mudrik Saefudayan dan diikuti oleh para siswa serta pihak sekolah. Kegiatan ini […]

  • Hadiri Sertijab Gubernur Jawa Barat, Lucky Hakim Siap Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi

    Hadiri Sertijab Gubernur Jawa Barat, Lucky Hakim Siap Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Bupati Indramayu Lucky Hakim hadiri serah terima jabatan Gubernur Jawa Barat. Momentum itu diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Lucky Hakim mengatakan, dengan sertijab ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergitas dengan semua pihak. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten […]

  • Pansus TRAP Bali Komitmen Lindungi Kawasan WBD Subak Jatiluwih dan Perkuat Kesejahteraan Petani

    Pansus TRAP Bali Komitmen Lindungi Kawasan WBD Subak Jatiluwih dan Perkuat Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melindungi Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih dari pelanggaran tata ruang serta aktivitas pembangunan yang berpotensi merusak kelestarian lingkungan dan sistem irigasi tradisional Subak. Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda rapat dengar pendapat (RDP) sebagai […]

  • 100 Hari Kerja Bupati, Pemkab Labuhanbatu Serius Atasi Permasalahan Sampah

    100 Hari Kerja Bupati, Pemkab Labuhanbatu Serius Atasi Permasalahan Sampah

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Labuhanbatu – Mendukung program 100 kerja Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Hasan Heri Rambe menegaskan pentingnya aksi nyata dalam upaya membersihkan Kabupaten Labuhanbatu dari permasalahan sampah. Hal ini disampaikan Hasan Heri pada Rapat Koordinasi terkait Pengelolaan dan Penanganan Sampah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Rapat tersebut berlangsung di ruang Rapat Bupati, Jl. Gose Gautama, Ujung […]

  • Wabup Kuningan Tinjau Langsung Daerah yang Terkena Bencana Banjir

    Wabup Kuningan Tinjau Langsung Daerah yang Terkena Bencana Banjir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.kn, didampingi oleh Kalak BPBD, Ka.Disperkimtan, melakukan kunjungan ke Desa Cimahi Kec. Cimahi Kabupaten Kuningan pada Selasa (25/02/2025) dalam rangka meninjau daerah terkena dampak bencana banjir tepatnya di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Cimahi. Banjir terjadi pada Hari Senin, 24 Februari 2025 Pukul 15.00 WIB. […]

expand_less