Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP Tegaskan Pura di Serangan Bukan Milik Investor: “Sudah Ada Jauh Sebelum BTID Masuk”

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, — Polemik keberadaan pura-pura suci di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Pulau Serangan, kembali menghangat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali merespons langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali yang melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pura di kawasan PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Dalam responsnya, Pansus TRAP menegaskan bahwa pura-pura yang kini berada di dalam kawasan pengembangan BTID merupakan kawasan suci yang telah ada jauh sebelum investor maupun proyek reklamasi masuk ke Serangan. Karena itu, keberadaan pura dinilai tidak boleh diposisikan seolah menjadi bagian dari aset korporasi.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H, menegaskan bahwa sejarah keberadaan pura di Serangan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat adat setempat. Menurutnya, masyarakat sudah sejak lama melakukan persembahyangan dan aktivitas adat di kawasan tersebut jauh sebelum hadirnya proyek pengembangan kawasan ekonomi khusus.

“Pura itu sudah ada jauh sebelum investor masuk. Jangan sampai masyarakat adat justru merasa terasing di kawasan sucinya sendiri,” tegas Supartha usai Sidang Paripurna. Senin (18/5/26)

Pernyataan itu muncul setelah jajaran PHDI Bali bersama PHDI Kota Denpasar melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kondisi akses menuju pura-pura yang berada di dalam kawasan BTID. Peninjauan dilakukan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait masa depan akses persembahyangan umat Hindu di tengah pembangunan kawasan KEK Kura-Kura Bali yang terus berkembang.

Sejumlah pura yang menjadi perhatian di antaranya Pura Puncak Tingkih, Pura Taman Sari, Pura Patpayung, Pura Beji Dalem Sakenan, hingga Pura Tanjung Sari. Pura-pura tersebut selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual masyarakat Serangan sebelum reklamasi mengubah bentang kawasan pesisir pulau itu.

Pansus TRAP menilai persoalan akses menuju pura bukan sekadar urusan jalan masuk, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat adat dalam menjaga hubungan spiritual dengan leluhur dan tempat sucinya.

Dalam berbagai sidak sebelumnya, Pansus juga menerima keluhan warga terkait kekhawatiran pembatasan akses, kontrol keamanan kawasan, hingga potensi hilangnya ruang adat akibat pembangunan yang terus meluas di area BTID.

Meski demikian, PHDI Bali mengakui hingga saat ini pihak BTID dinilai masih memberikan akses kepada umat untuk melaksanakan persembahyangan. Namun PHDI menilai perlu ada kepastian hukum dan perlindungan permanen agar akses menuju pura tidak bergantung pada kebijakan perusahaan di masa depan.

Pansus TRAP menegaskan bahwa investasi dan pembangunan di Bali tetap harus menghormati akar budaya dan spiritualitas masyarakat lokal. Mereka menilai pembangunan kawasan ekonomi khusus tidak boleh menghapus sejarah kawasan suci yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat adat.

“Bali dibangun bukan hanya dengan investasi, tetapi juga dengan adat, budaya, dan kesucian pura yang dijaga leluhur selama ratusan tahun,” ujar Supartha.

Polemik kawasan BTID sendiri dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius DPRD Bali. Selain persoalan akses pura, Pansus TRAP juga menyoroti dugaan pelanggaran tata ruang, pengelolaan kawasan pesisir, hingga isu lingkungan di area pengembangan KEK Kura-Kura Bali.

Di tengah derasnya arus investasi dan pembangunan modern, Pansus TRAP menegaskan satu hal penting: pura dan ruang spiritual masyarakat Bali tidak boleh kehilangan tempat di tanahnya sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Baru Dikukuhkan, Koster Tekankan Ideologi dan Integritas Kader PDI Perjuangan Jembrana 

    Pengurus Baru Dikukuhkan, Koster Tekankan Ideologi dan Integritas Kader PDI Perjuangan Jembrana 

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com | Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, resmi mengukuhkan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Jembrana masa bakti 2025-2030 di Gedung Kesenian Dr Ir Soekarno, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 24 Maret 2026. Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian […]

  • DPRD Bali Apresiasi 13 Kali WTP, Namun Ingatkan Pemprov: APBD Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

    DPRD Bali Apresiasi 13 Kali WTP, Namun Ingatkan Pemprov: APBD Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Bali yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski demikian, DPRD mengingatkan bahwa keberhasilan administrasi keuangan harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Hal […]

  • Oknum Korcam P3K Sliyeg di duga melakukan Pungli.

    Oknum Korcam P3K Sliyeg di duga melakukan Pungli.

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Perbuatan kejahatan bukan dilihat dari latar belakang pendidikan dan status sosial, tapi bila ada peluang serta kesempatan apalagi berada dalam suatu kedudukan maka perbuatan kejahatan akan dapat dilakukan dengan mudah dan sistematis. Oknum Korcam P3K kecamatan Sliyeg In melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan kepada para rekan-rekan seangkatan P3K yang baru dilantik oleh Bupati […]

  • Gerindra-PSI Bongkar Titik Rawan APBD Perubahan Bali 2026: Soroti PWA Rp500 Miliar, Pinjaman Rp873 Miliar hingga Ancaman Tebang Pilih Tata Ruang

    Gerindra-PSI Bongkar Titik Rawan APBD Perubahan Bali 2026: Soroti PWA Rp500 Miliar, Pinjaman Rp873 Miliar hingga Ancaman Tebang Pilih Tata Ruang

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR — Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali melontarkan sejumlah kritik tajam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Pandangan umum fraksi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-50 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Senin (14/9/2026), di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali. Pandangan […]

  • Kebakaran Rumah Milik Warga Akibatkan Korban Luka Bakar Dan Di Evakuasi Ke RS

    Kebakaran Rumah Milik Warga Akibatkan Korban Luka Bakar Dan Di Evakuasi Ke RS

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Telah terjadi kebakaran rumah tempat tinggal milik warga pasangan suami istri yang bernama Budy dan Munawati yang beralamat di Desa Banjar Wangunan , tepatnya di Perum Puri Indah Blok A No 43  RT 007 RW 008, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis 17 April 2025. Dalam kejadian tersebut sempat memakan korban yang bernama […]

  • 25 Tahun Demokrat Bali, Dewa Badra Bongkar Kunci Besarkan Partai: Kenali Sejarah, Matangkan Kedewasaan, dan Perkuat Refleksi

    25 Tahun Demokrat Bali, Dewa Badra Bongkar Kunci Besarkan Partai: Kenali Sejarah, Matangkan Kedewasaan, dan Perkuat Refleksi

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR |Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali memperingati Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 secara sederhana di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Rabu, 9 September 2026 Turut hadir, tokoh sesepuh, deklarator, sekaligus pendiri Partai Demokrat Bali, Dewa Bagus Badra, tokoh-tokoh Partai Demokrat Bali, seperti Putu Suasta, Bagus Astawa Merta, Ngurah Wididana (Pak […]

expand_less