Rayakan Bulan Bung Karno dan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Kader Se-Bali Serentak Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR — Semangat menjaga alam dan merawat bumi kembali digaungkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali melalui gerakan serentak bertajuk Merawat Pertiwi yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Bali dalam rangka Bulan Bung Karno 2026 dan peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan.
Gerakan yang dipusatkan di Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa, Kabupaten Badung itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 dengan melibatkan ribuan kader partai, masyarakat, mahasiswa, pelajar, komunitas lingkungan, petani hingga nelayan.
Kegiatan tersebut dipadukan dengan momentum Rahina Tumpek Wariga, hari suci umat Hindu yang dimaknai sebagai penghormatan terhadap tumbuh-tumbuhan dan keharmonisan alam semesta. Semangat itulah yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan gerakan ekologis dan kebudayaan yang diusung PDI Perjuangan Bali.
Berbagai aksi nyata lingkungan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari bersih-bersih pantai, penanaman pohon, konservasi kawasan pesisir, pelepasan benih ikan, pelepasan tukik, hingga perlindungan keanekaragaman hayati di sejumlah wilayah Bali.
Koordinator kegiatan, I Nyoman Budiutama dan Ni Made Usmantari, menegaskan bahwa gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial partai, melainkan bagian dari gerakan ideologis untuk menjaga bumi sebagai sumber kehidupan rakyat.
“Gerakan ini merupakan gerakan ekologis, gerakan kebudayaan, sekaligus gerakan ideologis partai dalam meneguhkan komitmen menjaga bumi pertiwi sebagai sumber kehidupan rakyat,” ujar Budiutama.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan serentak di seluruh Bali dengan karakter aksi yang disesuaikan kondisi wilayah masing-masing. Kabupaten Klungkung misalnya memusatkan kegiatan di kawasan Pura Watu Klotok melalui aksi bersih pura dan pantai serta penanaman pohon cempaka. Kabupaten Karangasem menggelar aksi di kawasan sumber mata air Telaga Tista, sedangkan Kabupaten Tabanan melaksanakan penghijauan di Bendungan Telaga Tunjung, Desa Timpag, Kerambitan.
Sementara itu, Kabupaten Jembrana memilih kawasan mangrove Tibu Kleneng, Perancak sebagai lokasi kegiatan dengan agenda penanaman pohon dan pelepasan tukik. Kota Denpasar menggelar aksi bersih pantai dan penanaman mangrove di Pantai Sidakarya. Di Kabupaten Bangli, kegiatan dipusatkan di kawasan Hutan Suter, Kintamani dan Danau Batur melalui pelepasan bibit ikan.
Gerakan serupa juga berlangsung di Kabupaten Buleleng melalui aksi lingkungan di Teluk Bangsal, Desa Sumberkima, Gerokgak. Sedangkan Kabupaten Gianyar melaksanakan penghijauan di Desa Kerta, Payangan serta aksi bersih pantai di Pantai Saba.
PDI Perjuangan Bali menilai gerakan tersebut menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menekankan kesucian dan keharmonisan alam Bali secara sekala dan niskala.
Melalui Gerakan Merawat Pertiwi, partai berlambang banteng moncong putih itu berharap tumbuh kesadaran ekologis masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya Bali di tengah tantangan perubahan zaman.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar