Solidaritas Bali untuk NTT, Koster Lepas 9 Truk Bantuan Logistik Korban Bencana.
- account_circle Redaksi Bali
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Matakompas.com – Kepedulian masyarakat Bali terhadap warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak sembilan truk bantuan logistik diberangkatkan dari Bali menuju NTT untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana.
Pemberangkatan bantuan tersebut dilepas langsung Gubernur Bali Wayan Koster di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (31/8). Bantuan kemanusiaan ini dikoordinasikan melalui Korem 163/Wira Satya dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota se-Bali.
Berbagai kebutuhan masyarakat dikonsolidasikan dalam pengiriman tersebut, mulai dari mi instan, biskuit, beras, minyak goreng hingga sejumlah perlengkapan kebutuhan lainnya.
Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi bersama Gubernur Bali serta pemerintah daerah di Bali.
“Seluruh bantuan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman,” ujarnya.
Menurutnya, sembilan truk bantuan tersebut akan menempuh perjalanan menuju NTT yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari dua malam. Untuk memastikan bantuan sampai dengan aman, pengiriman dilakukan melalui koordinasi dan pengawalan.
Danrem juga mengingatkan pentingnya keselamatan seluruh personel selama perjalanan, mengingat jarak tempuh serta kondisi medan yang harus dilalui.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati dan wali kota, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan bantuan tersebut.
“Kami menyampaikan rasa duka dan simpati kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Saat ini kondisi di wilayah terdampak mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi langkah Korem 163/Wira Satya yang telah menginisiasi dan mengoordinasikan bantuan kemanusiaan tersebut.
Koster menegaskan, bantuan yang dikirim ke NTT merupakan hasil semangat gotong royong seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali.
“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam sembilan truk. Gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” tandas Koster.

Secara khusus, Koster memberikan apresiasi terhadap jajaran Pemerintah Kota Denpasar yang turut menggalang bantuan. Dari lingkungan Pemkot Denpasar, bantuan yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp700 juta.
Menurut Koster, partisipasi tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat berbagi dan kepedulian masyarakat Bali terhadap saudara-saudara mereka di NTT yang sedang menghadapi masa sulit.
Namun, di balik semangat kemanusiaan tersebut, Koster juga menaruh perhatian terhadap keselamatan tim yang membawa bantuan. Ia memahami perjalanan menuju NTT memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi medan maupun akses.
Karena itu, ia meminta seluruh tim mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Para pengemudi juga diminta bergantian untuk menjaga kondisi fisik sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman.
“Saya berharap seluruh bantuan bisa tiba dengan selamat dan dalam kondisi utuh,” harap Koster.
Bantuan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada pusat penerimaan bantuan di Bajo untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Koster berharap proses pengiriman hingga penyerahan bantuan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Di sisi lain, pengumpulan bantuan dari Bali masih terus berlangsung. Pemerintah dan masyarakat Bali masih membuka kemungkinan pengiriman bantuan tahap berikutnya apabila jumlah bantuan yang terkumpul telah mencukupi.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Bali untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat NTT, khususnya dalam menghadapi tahapan pemulihan dan pembangunan kembali setelah bencana.
Kehadiran sembilan truk bantuan dari Bali bukan sekadar pengiriman kebutuhan logistik. Di dalamnya terdapat pesan solidaritas, gotong royong dan kepedulian antarsesama.
Bagi masyarakat Bali, bantuan tersebut menjadi wujud nyata rasa kemanusiaan kepada masyarakat NTT sekaligus penegasan bahwa dalam menghadapi bencana, kepedulian dan semangat gotong royong dapat menjadi kekuatan untuk bangkit bersama. (red).
- Penulis: Redaksi Bali









Saat ini belum ada komentar