Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Dukung Pansus TRAP DPRD Bali, FOR HATI BALI Siapkan Gelombang Audiensi Besar: “Bali Tidak Boleh Dikorbankan”

Dukung Pansus TRAP DPRD Bali, FOR HATI BALI Siapkan Gelombang Audiensi Besar: “Bali Tidak Boleh Dikorbankan”

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kekhawatiran publik terhadap arah pembangunan Bali yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan kini menjelma menjadi gerakan moral baru. Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI BALI) resmi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali dalam mengawal persoalan tata ruang, aset, dan perizinan di Pulau Dewata.

Gerakan yang mengusung tagline “Rakyat Bersama Memantau Pembangunan Bali” itu bahkan bersiap menggelar audiensi besar-besaran di Kantor DPRD Bali, Renon, pada 3 Juni 2026 mendatang. Sekitar 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat dipastikan hadir, mulai dari tokoh adat, akademisi, mahasiswa, komunitas sipil, hingga perwakilan masyarakat kawasan terdampak pembangunan.

Koordinator FOR HATI BALI, DR. Anak Agung Made Sudarsa, SE, SH, MH, menegaskan forum tersebut lahir dari keresahan mendalam terhadap kondisi Bali yang dinilai menghadapi ancaman serius akibat masifnya pembangunan dan investasi yang tidak terkendali.

“Forum ini lahir sebagai gerakan moral dan sosial untuk ikut mengawal pembangunan Bali agar tetap berpijak pada kelestarian alam, budaya, spiritualitas, dan kepentingan masyarakat Bali secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap Pansus TRAP DPRD Bali bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk dorongan nyata agar pengawasan terhadap tata ruang dan pembangunan dilakukan secara tegas dan konsisten.

FOR HATI BALI menilai Bali sedang berada di titik kritis. Kawasan suci, ruang hijau, wilayah pesisir, hingga kawasan strategis ekologis disebut semakin tertekan oleh kepentingan pembangunan yang kerap mengabaikan keseimbangan alam dan budaya Bali.

“Kami ingin upaya penyelamatan alam Bali, khususnya kawasan strategis seperti Pulau Serangan, terus dikawal secara konsisten oleh pemerintah dan masyarakat,” tegas Sudarsa.

Audiensi tersebut diperkirakan menjadi salah satu konsolidasi publik terbesar dalam isu tata ruang Bali tahun ini. Sejumlah tokoh penting dipastikan ikut hadir, di antaranya tokoh spiritual Ida Shri Bhagawan Yogananda, mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, hingga Prof. Dr. I Gede Sutarya.

Tak hanya itu, perwakilan masyarakat Pulau Serangan, pengempon pura di kawasan PT Jimbaran Hijau, serta belasan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas di Bali juga akan turun langsung menyuarakan kegelisahan mereka terhadap masa depan Bali.

Kehadiran lintas elemen masyarakat ini menunjukkan bahwa isu tata ruang dan arah pembangunan Bali kini bukan lagi sekadar persoalan teknis pemerintahan, melainkan telah menjadi perhatian serius publik.

Di tengah derasnya investasi dan ekspansi pembangunan pariwisata, FOR HATI BALI berharap Pansus TRAP DPRD Bali mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga Bali agar tidak kehilangan identitas, kesucian kawasan, dan keseimbangan ekologinya.

“Bali tidak boleh dikorbankan atas nama pembangunan. Pembangunan harus tetap menghormati alam, budaya, dan masyarakat lokal Bali,” tutup Sudarsa.

Audiensi 3 Juni mendatang pun dipandang sebagai momentum penting bagi masyarakat Bali untuk bersatu mengawal masa depan Pulau Dewata agar tetap lestari dan berpihak pada generasi mendatang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR – Mantan Anggota MPR RI Utusan Daerah Bali, Jro Gede Sudibya, mengusulkan agar proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang berlokasi di Pulau Serangan diberlakukan status quo dan dihentikan sementara hingga seluruh persoalan hukum, tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang menjadi temuan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) […]

  • Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menerima keluhan dari Bendesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali (KKB), Senin (2/1). Hal itu diungkapkan saat Pansus TRAP DPRD Bali Sidak ke PT BTID, Bendesa Adat Serangan Gede Pariatha, […]

  • Sinergi Kanwil Kemenkum Bali dalam Upacara Hari Pahlawan: Meneladani Semangat “Bergerak dan Berdampak”

    Sinergi Kanwil Kemenkum Bali dalam Upacara Hari Pahlawan: Meneladani Semangat “Bergerak dan Berdampak”

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Bali sukses menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan tema inspiratif, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Upacara ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan sinergi lintas Kementerian, melibatkan jajaran Kanwil Kemenkum Bali, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, dan Kanwil Kementerian HAM NTT Wilayah Kerja […]

  • KPK Ungkap Kasus Korupsi Akuisisi Kapal di PT ASDP Indonesia Ferry, Negara Rugi  893 Miliar

    KPK Ungkap Kasus Korupsi Akuisisi Kapal di PT ASDP Indonesia Ferry, Negara Rugi 893 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.533
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terkait akuisisi kapal milik PT Jembatan Nusantara (JN). Dugaan korupsi ini diperkirakan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp893 miliar. Berdasarkan konstruksi perkara yang dipaparkan KPK melalui kanal YouTube resminya pada Minggu, 2 Maret 2025, tiga petinggi PT ASDP […]

  • Bulan Bung Karno 2025, Lomba Konten “Bali Bersih Sampah” Jadi Ajang Kreativitas dan Gerakan Nyata Generasi Muda

    Bulan Bung Karno 2025, Lomba Konten “Bali Bersih Sampah” Jadi Ajang Kreativitas dan Gerakan Nyata Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan dalam peringatan Bulan Bung Karno 2025 di Bali. Melalui lomba konten kreatif bertema “Bali Bersih Sampah”, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali mengajak generasi muda untuk tidak hanya berkarya di ruang digital, tetapi juga turut mengambil bagian dalam gerakan nyata menjaga Pulau Dewata dari persoalan sampah. […]

  • Raup Keuntungan Besar, Pelaku Penjual Pupuk Subsidi Ilegal di Magelang Ditangkap Polisi

    Raup Keuntungan Besar, Pelaku Penjual Pupuk Subsidi Ilegal di Magelang Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 952
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aparat kepolisian Polresta Magelang berhasil menangkap seorang pria yang menjual pupuk subsidi ilegal di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pelaku mengeruk keuntungan Rp 30.000 per sak pupuk NPK Phonska seberat 50 kilogram. Penjual pupuk subsidi ilegal itu adalah P (46), asal Kecamatan Kajoran, yang sudah beroperasi hampir dua tahun. Dia ditangkap di […]

expand_less