Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dukung Pansus TRAP DPRD Bali, FOR HATI BALI Siapkan Gelombang Audiensi Besar: “Bali Tidak Boleh Dikorbankan”

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Kekhawatiran publik terhadap arah pembangunan Bali yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan kini menjelma menjadi gerakan moral baru. Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI BALI) resmi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali dalam mengawal persoalan tata ruang, aset, dan perizinan di Pulau Dewata.

Gerakan yang mengusung tagline “Rakyat Bersama Memantau Pembangunan Bali” itu bahkan bersiap menggelar audiensi besar-besaran di Kantor DPRD Bali, Renon, pada 3 Juni 2026 mendatang. Sekitar 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat dipastikan hadir, mulai dari tokoh adat, akademisi, mahasiswa, komunitas sipil, hingga perwakilan masyarakat kawasan terdampak pembangunan.

Koordinator FOR HATI BALI, DR. Anak Agung Made Sudarsa, SE, SH, MH, menegaskan forum tersebut lahir dari keresahan mendalam terhadap kondisi Bali yang dinilai menghadapi ancaman serius akibat masifnya pembangunan dan investasi yang tidak terkendali.

“Forum ini lahir sebagai gerakan moral dan sosial untuk ikut mengawal pembangunan Bali agar tetap berpijak pada kelestarian alam, budaya, spiritualitas, dan kepentingan masyarakat Bali secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap Pansus TRAP DPRD Bali bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk dorongan nyata agar pengawasan terhadap tata ruang dan pembangunan dilakukan secara tegas dan konsisten.

FOR HATI BALI menilai Bali sedang berada di titik kritis. Kawasan suci, ruang hijau, wilayah pesisir, hingga kawasan strategis ekologis disebut semakin tertekan oleh kepentingan pembangunan yang kerap mengabaikan keseimbangan alam dan budaya Bali.

“Kami ingin upaya penyelamatan alam Bali, khususnya kawasan strategis seperti Pulau Serangan, terus dikawal secara konsisten oleh pemerintah dan masyarakat,” tegas Sudarsa.

Audiensi tersebut diperkirakan menjadi salah satu konsolidasi publik terbesar dalam isu tata ruang Bali tahun ini. Sejumlah tokoh penting dipastikan ikut hadir, di antaranya tokoh spiritual Ida Shri Bhagawan Yogananda, mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, hingga Prof. Dr. I Gede Sutarya.

Tak hanya itu, perwakilan masyarakat Pulau Serangan, pengempon pura di kawasan PT Jimbaran Hijau, serta belasan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas di Bali juga akan turun langsung menyuarakan kegelisahan mereka terhadap masa depan Bali.

Kehadiran lintas elemen masyarakat ini menunjukkan bahwa isu tata ruang dan arah pembangunan Bali kini bukan lagi sekadar persoalan teknis pemerintahan, melainkan telah menjadi perhatian serius publik.

Di tengah derasnya investasi dan ekspansi pembangunan pariwisata, FOR HATI BALI berharap Pansus TRAP DPRD Bali mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga Bali agar tidak kehilangan identitas, kesucian kawasan, dan keseimbangan ekologinya.

“Bali tidak boleh dikorbankan atas nama pembangunan. Pembangunan harus tetap menghormati alam, budaya, dan masyarakat lokal Bali,” tutup Sudarsa.

Audiensi 3 Juni mendatang pun dipandang sebagai momentum penting bagi masyarakat Bali untuk bersatu mengawal masa depan Pulau Dewata agar tetap lestari dan berpihak pada generasi mendatang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Diminta Segera Tetapkan Perusahaan Penikmat Anggaran Laptop Rp 9,9 Triliun sebagai Tersangka

    Kejagung Diminta Segera Tetapkan Perusahaan Penikmat Anggaran Laptop Rp 9,9 Triliun sebagai Tersangka

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk tidak berhenti hanya menetapkan pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook senilai Rp 9,9 triliun. Menurut Uchok, penetapan empat tersangka dari unsur Kemendikbudristek […]

  • Menyala Wii!! Pansus TRAP DPRD Bali Tutup PT BTID, Tukar Guling Dinilai Cacat dan Ancam Ekosistem Mangrove

    Menyala Wii!! Pansus TRAP DPRD Bali Tutup PT BTID, Tukar Guling Dinilai Cacat dan Ancam Ekosistem Mangrove

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com — Di tengah sorotan tajam terhadap tata kelola ruang dan lingkungan di Bali, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali akhirnya mengambil sikap tegas dan bulat. Setelah melalui rangkaian sidak dan verifikasi lapangan, seluruh pimpinan dan anggota Pansus sepakat merekomendasikan penutupan PT BTID. Keputusan ini bukan tanpa dasar. […]

  • Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa menilai program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar memberikan makanan, melainkan menanamkan harapan dan membangun masa depan anak bangsa yang lebih cerdas, sehat dan berdaya saing. Untuk itu, Gede Harja Astawa memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di […]

  • Pemkab Indramayu Terus Proteksi Kesehatan Masyarakat, Siapkan 87 Miliar Untuk Program UHC*

    Pemkab Indramayu Terus Proteksi Kesehatan Masyarakat, Siapkan 87 Miliar Untuk Program UHC*

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 888
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPost.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus berupaya melakukan berbagai langkah dalam peningkatan serta cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya mendorong keikutsertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan sebagai bentuk proteksi kesehatan guna tercapainya Universal Health Coverage (UHC). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai lembaga yang menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia terus berkolaborasi dan […]

  • Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 10
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, atau yang akrab disapa SBS, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah dalam pengelolaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Menurutnya, keseimbangan itu ibarat pohon yang berdiri tegak, jika batangnya miring, maka seluruh pohon bisa tumbang. “Kalau batangnya miring ke satu sisi, maka pohonnya […]

  • Inspirasi: Lulusan SD, Kakek Muryati  Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

    Inspirasi: Lulusan SD, Kakek Muryati Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    SURABAYA,JARRAKPOS.COM – Hanya Lulusan SD, Kakek Muryani Ubah Sampah Plastik Menjadi BBM, Bikin Para Ilmuwan Melongo! Sampah plastik adalah barang tak berguna yang paling bikin PR. Salah satu alasannya karena ia susah dimanfaatkan lagi apalagi kalau menunggu diurai, bisa seratus tahun katanya. Makanya kemudian berbagai cara dilakukan agar sampah jenis ini bisa diolah. Senun,(31/3/2025). Mulai […]

expand_less