Breaking News
light_mode
Trending Tags

Syifak Muhammad Yus: Pertumbuhan Ekonomi RI Nyata, Bukan Ilusi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta — Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Syifak Muhammad Yus, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada triwulan II 2025 yang mencapai 5,12% bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari perubahan nyata di lapangan. Hal ini disampaikan Syifak menyikapi kritik sejumlah pihak yang meragukan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saya tidak masuk ke ranah debat kusir antar data. Karena kalau dasarnya tidak percaya pada BPS, lalu minta orang percaya data dia yang lembaganya tidak sekredibel BPS, ya itu kontraproduktif,” kata Syifak dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/8).

Menurut Syifak, capaian tersebut dapat dibuktikan dengan hadirnya program-program yang telah dijalankan oleh pemerintah yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi mikro dan kesejahteraan masyarakat bawah.

“Program MBG ini bukan cuma soal kasih makan. Ini ada dua sisi penting, memperkuat jaringan perlindungan social dibawah sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal di daerah-daerah,” jelas Syifak.

Bahkan, kata Syifak, bahan pangan untuk MBG banyak diserap dari petani di desa dan diproses oleh dapur local di tiap daerah, dan melibatkan tenaga kerja hingga 47 orang per dapur. Hal ini tentu mempunyai dampak yang nyata bagi Masyarakat dan menciptakan efek domino ekonomi, mulai dari distribusi pangan, lapangan kerja, hingga perputaran uang di masyarakat akar rumput.

“Ini real redistribusi ekonomi. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi kalau masih bilang ekonomi kita lesu hanya karena lihat mall sepi, ya itu keliru total,” tegas Syifak.

Tak hanya itu sambung Syifak, selain MBG, Syifak juga menyoroti dari sektor pertanian sebagai bukti keberhasilan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat. Ia menyebut kebijakan pembelian gabah oleh Bulog seharga Rp6.500 sebagai bentuk keberpihakan yang langsung terhadap petani dalam menaikkan nilai tukar petani (NTP).

“Jadi petani sekarang gak cuma kerja buat hari ini. Ada saving. Artinya apa? Ekonomi mereka mulai membaik. Apalagi kita sudah mencapai suasembada beras, belum lagi disektor kelautan Indonesia telah berhenti mengimpor garam untuk konsumsi rumah tangga, yang akan menjadi sinyal kuat bagi penguatan industri garam nasional, hal ini bukanlah sebagai mimpi belaka,” paparnya.

Disisi lain, lanjut Syifak, pihaknya juga menyambut baik langkah pemerintah yang menghapus utang UMKM dan program subsidi upah Rp600.000 per bulan bagi pekerja. Hal itu diyakini dapat mendorong konsumsi rumah tangga dan mempertahankan usaha kecil agar tetap bertahan pasca-pandemi.

“bayangkan berapa UMKM yang merasakan penghapusan utang, dan berapa banyak pekerja di Indonesia yang mendapatkan bantuan subsidi? Justru ini bentuk nyata dari pemerintah yang sangat nyata dan langsung dirasakan,” kata Syifak

Selain itu, Syifak juga mencatat bahwa nilai investasi nasional naik 6,99% — tertinggi sejak 2021 — menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Namun lebih dari itu, ia menekankan pentingnya pemerataan sebagai tolak ukur keberhasilan.

“Ekonomi di Indonesia bukan soal di Jakarta saja. Saat ini mulai digerakkan program seperti Koperasi Desa Merah Putih, bahkan sampai ke wilayah-wilayah terpencil. Pemerataan itu nyata, bukan jargon semata, namun ini menjadi instrumen efektif untuk menghubungkan produksi lokal dengan kebutuhan masyarakat.

Namun, Syifak menyayangkan, dengan setumpuk program dan segudang gebrakan pemerintah dibawah komando Presiden Prabowo tersebut masih ada pihak-pihak yang kerap menuduh Presiden Prabowo tanpa dasar. Ia menyebut mereka sebagai “antek-antek kapitalis” yang terganggu oleh kebijakan ekonomi yang kini lebih berpihak pada rakyat kecil, bukan korporasi besar.

“Indonesia bukan negara kapitalis. Kita jalan menuju ekonomi Pancasila yang berlandaskan Pasal 33 UUD 1945. Sangat jelas jika dilihat beberapa kinerja diatas, justru pemerintah hari ini bukan bekerja untuk konglomerat, tapi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” tutup Syifak

Sebelumnya, BPS merilis pertumbuhan ekonomi triwulan II mencapai 5,12%, naik dari 4,87% pada triwulan I. Beberapa pengamat menyoal angka tersebut karena tidak adanya momentum besar seperti Lebaran pada kuartal II. Padahal kenaikan angka tersebut seiring dengan berjalannya program-program prioritas dan strategis pemerintah yang sangat menyasar dan berpihak rakyat. Khususnya rakyat ditingkat ekonomi bawah. Jadi, kemajuan ekonomi bukan hanya soal angka-angka semata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bergerak dan Berbagi Menyapa Tiga Desa Bangli, Putri Koster Tekankan Gizi Keluarga dan Kekuatan PKK.

    Bergerak dan Berbagi Menyapa Tiga Desa Bangli, Putri Koster Tekankan Gizi Keluarga dan Kekuatan PKK.

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com – Kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga kembali diwujudkan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali melalui aksi sosial “Bergerak dan Berbagi”. Kali ini, gerakan sosial tersebut menyasar masyarakat di tiga desa di Kabupaten Bangli, Rabu (9/9/2026). Tiga desa yang menjadi sasaran yakni Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, dan Desa Satra, Kecamatan […]

  • Lewat Tasyakuran, BULOG Lebak‑Pandeglang Bukti Keberhasilan Pangan Juga Disertai Kepedulian Sosial

    Lewat Tasyakuran, BULOG Lebak‑Pandeglang Bukti Keberhasilan Pangan Juga Disertai Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Matacompas.com Lebak — Suksesnya BULOG secara nasional mencetak rekor pengadaan beras lebih dari 4 juta ton dirayakan dengan penuh kehangatan di Kantor Cabang Perum BULOG Lebak‑Pandeglang. Tidak hanya berupa tasyakuran atas pencapaian ketahanan pangan, perayaan juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak‑anak yatim piatu di sekitar kantor cabang, Jumat (9 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur sekaligus momentum memperkuat komitmen […]

  • Wujudkan Bali Mandiri Energi, Pemprov Bali Dukung Proyek Percontohan Energi Arus Laut di Nusa Penida

    Wujudkan Bali Mandiri Energi, Pemprov Bali Dukung Proyek Percontohan Energi Arus Laut di Nusa Penida

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sejalan dengan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, Pemerintah Provinsi Bali mendukung penuh penggunaan energi bersih dan terbarukan guna mendukung visi Bali Mandiri Energi. Dalam Sosialisasi Pre-Feasibility Study Proyek Percontohan Energi Laut Terbarukan di Nusa Penida pada Selasa (30/6) di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Sekretaris […]

  • Aksi Nekat Lompat Tebing Berujung Deportasi, WNA Belgia Diusir dari Bali dan Masuk Daftar Cekal

    Aksi Nekat Lompat Tebing Berujung Deportasi, WNA Belgia Diusir dari Bali dan Masuk Daftar Cekal

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Aksi nekat seorang wisatawan asing yang melompat dari tebing menggunakan sepeda motor di Pantai Balangan, Bali, berakhir dengan tindakan tegas dari pihak imigrasi. Kantor Imigrasi Ngurah Rai resmi mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) asal Belgia berinisial SD (31), Kamis (2/4/2026). SD dipulangkan ke negara asalnya menggunakan penerbangan Qatar Airways (QR963) dengan tujuan […]

  • TP PKK Bali dan Konjen Australia Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan

    TP PKK Bali dan Konjen Australia Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – TP PKK Provinsi Bali memperkuat sinergi kerja sama pemberdayaan perempuan dan program inklusi sosial bersama Konsulat Jenderal Australia di Denpasar. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dengan Konsul Jenderal Australia, Jo Stevens, di Denpasar, Selasa (3/3). Dalam pertemuan tersebut, Ny. Putri Suastini Koster menyampaikan […]

  • 25 Tahun Mengabdi di Polri, Mangku Pastika Bernostalgia Saat Disambangi PEPABRI Bali

    25 Tahun Mengabdi di Polri, Mangku Pastika Bernostalgia Saat Disambangi PEPABRI Bali

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DENPASAR | Semangat kekeluargaan dan penghormatan kepada para senior mewarnai rangkaian anjangsana Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) Provinsi Bali dalam rangka memperingati HUT ke-67 PEPABRI. Salah satu tokoh yang dikunjungi adalah mantan Gubernur Bali dua periode, Komjen Pol (Purn) Dr. Made Mangku Pastika, di kediamannya di Denpasar, Kamis (20/8/2026). Kunjungan […]

expand_less