Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Warga Tersengat Listrik Berulang, PLN Diminta Lebih Peka dan Tertibkan Infrastruktur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah mendapatkan sorotan tajam di Pulau Dewata.

Mengingat, PLN merupakan satu-satunya penyedia dan distributor listrik di Indonesia, yang menempatkannya dalam posisi monopoli murni.

Ketua Yayasan Tamiang Bali Mandiri, Nyoman Baskara menyoroti kesemrawutan infrastruktur PLN di Bali yang dinilai abai terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

 Ia menegaskan bahwa PLN sebagai BUMN yang memegang hak monopoli kelistrikan seharusnya memiliki kepekaan sosial, budaya, serta memperhatikan kondisi alam di setiap daerah.

Nyoman Baskara menyebut kondisi tiang dan kabel listrik saat ini merusak pemandangan dan membahayakan warga. Bahkan, penempatan tiang listrik sering dilakukan tanpa pemberitahuan atau izin dari pemilik lahan.

“Pada saat warga komplin, dan minta agar tiang dipindahkan, justru PLN meminta ganti rugi terhadap warga dimaksud,” tegasnya saat dikonfirmasi di Denpasar, Selasa, 18 November 2025.

Ia juga menyoroti seringnya terjadi musibah warga meninggal akibat tersengat listrik dari tali layangan atau ujung penjor yang menyentuh kabel PLN. Menurutnya, keluarga korban berhak mendapatkan kompensasi.

Baskara menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan semata kesalahan korban, melainkan juga kelalaian PLN sebagai penyedia layanan.

Ke depan, ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) menerapkan aturan tegas untuk menata kabel listrik agar ditempatkan di bawah tanah. Langkah tersebut dinilai dapat mencegah kecelakaan sekaligus memperindah tata kota.

Ia turut mencontohkan pengalaman pribadi terkait penempatan tiang listrik yang tidak sesuai prosedur.

“Di pekarangan saya sendiri, PLN menempakan satu tiang besar, sejak 25 tahun lalu. Bahkan, sebelumnya berdempetan dengan pintu masuk pekarangan. Tidak pernah ada petugas yang minta izin. Mestinya kami terima kompensasi yang layak,” ujarnya.

Nyoman Baskara juga mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab bila suatu hari tiang itu tumbang dan menimpa bangunan di sekitarnya.

Ia pun menilai kondisi ini harus menjadi momentum bagi PLN untuk berbenah diri.

“Hal seperti ini diabaikan PLN. Saya kira, ini momen baik untk berbenah. Mumpung PLN kini dibawah naungan Danantara,” pungkasnya.

Selain Baskara, polemik itu juga disoroti Rektor Undhira, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., M.MA., MA., Pengamat Budaya Wayan Suyadnya, Ketua Umum Paiketan Krama Bali, Dr. Ir. I Wayan Jondra dan Ketua PHDI I Nyoman Kenak.

Begitu juga Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, Tokoh Publik, Dr. Somvir yang juga Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Bali, Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih dikenal Ajus Linggih, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE (Gung Cok). (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewa Made Mahayadnya Pimpin Rapat Paripurna DPRD Bali Sampaikan Penjelasan Gubernur Bali atas Dua Raperda Provinsi Bali

    Dewa Made Mahayadnya Pimpin Rapat Paripurna DPRD Bali Sampaikan Penjelasan Gubernur Bali atas Dua Raperda Provinsi Bali

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-31 Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin, 6 April 2026. Rapat Paripurna DPRD Bali dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra dan sejumlah Anggota DPRD […]

  • Temukan Izin Tak Lengkap, Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Lift Kaca di Kelingking

    Temukan Izin Tak Lengkap, Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Lift Kaca di Kelingking

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali akhirnya turun gunung ke proyek pembangunan yang sedang berpolemik, tepatnya di proyek lift kaca setinggi 180 meter di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung. Tim Pansus turun langsung ke lokasi pada Jumat (31/10) untuk menelusuri kejelasan izin proyek senilai […]

  • Usai Aspirasi Adat Serangan di Senayan, DPR RI Tinjau Langsung Lokasi FSRU LNG

    Usai Aspirasi Adat Serangan di Senayan, DPR RI Tinjau Langsung Lokasi FSRU LNG

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan V Tahun 2025-2026 di Taman Ispirasi Munting Siokan, Pantai Mertasari, Sanur Kauh dan Pelabuhan Sire Agen, Serangan, Denpasar, Rabu, 22 Juli 2026. Kunker Reses Komisi XII DPR RI bertujuan, untuk melakukan peninjauan lapangan terhadap problematika rencana pembagunan megaproyek Floating Storage and Regasification […]

  • Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertegas kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif dinilai belum cukup menjamin lahirnya lebih banyak perempuan di kursi parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani menilai tantangan terbesar justru masih terjadi di internal partai politik dan kultur politik nasional […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Karya Bakti di Desa Tau Lumbis Pasca Banjir Bandang

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Karya Bakti di Desa Tau Lumbis Pasca Banjir Bandang

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Lumbis menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pasca bencana dengan melaksanakan karya bakti membersihkan Gereja dan Puskesmas di Desa Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan kesehatan serta mengantisipasi penyebaran penyakit pasca banjir bandang yang melanda daerah tersebut. Minggu,(12/1/2025). Dalam kegiatan […]

  • Diduga Hendak Tawuran, Sejumlah Remaja Diamankan Polresta Magelang

    Diduga Hendak Tawuran, Sejumlah Remaja Diamankan Polresta Magelang

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 895
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang Polda Jateng berhasil mengamankan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di depan pintu masuk Gedung Bale Wayang Dusun Semen, Desa Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (08/03/2025). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 02.30 WIB tersebut diketahui seorang Saksi yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Salam. Kapolresta Magelang Kombes […]

expand_less