Breaking News
light_mode
Trending Tags

Akademisi Unud Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Penataan Berbasis Tri Hita Karana

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mendapat apresiasi luas dari kalangan akademisi Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud) dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025.

 Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat arah penataan Bali yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai Tri Hita Karana.

FGD yang berlangsung di lingkungan Fakultas Hukum Unud tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, hingga mahasiswa. Hadir sebagai narasumber utama Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha, S.H., M.H., didampingi Wakil Sekretaris Pansus TRAP Dr. Somvir serta anggota Pansus TRAP I Ketut Rochineng, S.H., M.H. Forum ini juga dihadiri perwakilan DPMPTSP Provinsi Bali dan Kejaksaan Tinggi Bali.

Dekan Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, S.H., M.Hum., bersama Koordinator Program Studi Magister Ilmu Hukum Prof. Dr. I Gede Yusa, S.H., M.H., menilai Pansus TRAP DPRD Bali memiliki konsep penataan yang jelas dan berpihak pada keberlanjutan Bali. Penataan tersebut tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga harmoni antara manusia, alam, dan nilai spiritual.

Dalam pemaparannya, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha menegaskan komitmen DPRD Bali untuk menata tata ruang, aset, dan perizinan secara tegas namun tetap berkeadilan. Penataan Bali, menurutnya, harus berlandaskan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan alam sebagai roh utama pembangunan.

Apresiasi juga datang dari kalangan mahasiswa Fakultas Hukum Unud. Mereka menilai langkah Pansus TRAP sebagai bentuk keberanian politik dalam menjaga Bali dari pelanggaran tata ruang yang berpotensi merusak lingkungan dan warisan budaya.

Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Ketut Rochineng, yang juga alumni Universitas Udayana, menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan legislatif. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi kunci lahirnya regulasi yang kuat dan berpihak pada kepentingan masyarakat Bali.

Sementara itu, Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali Dr. Somvir menyebut FGD ini sebagai momentum strategis untuk mempertemukan kajian ilmiah dengan kebijakan publik. Menurutnya, tanpa dukungan kajian akademik, penataan Bali berisiko kehilangan jati diri dan nilai kearifan lokal.

Ketua Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Hukum FH Unud, I Gusti Ngurah Bagus Ryan Nugraha, S.H., menyampaikan harapannya agar kehadiran Pansus TRAP DPRD Bali mampu memberikan perspektif langsung kepada mahasiswa terkait peran legislasi dan fungsi pengawasan DPRD dalam menjaga keseimbangan pembangunan Bali.

Melalui FGD ini, civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Udayana berharap sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga legislatif semakin kuat, guna merumuskan konsep penataan Bali yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpijak pada nilai luhur Tri Hita Karana.

Forum ini menegaskan satu pesan utama, bahwa penataan Bali ke depan harus dilakukan secara tegas, terarah, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian Bali bagi generasi mendatang. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarh Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI ) Kabupaten Indramayu 2025.

    Musyawarh Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI ) Kabupaten Indramayu 2025.

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    INDRAMAYU Jarrak Pos.Com- Puncak kegiatan dari suatu organisasi adalah pelaksanaan Musyawarah Kabupaten untuk dapat menilai apakah program dan capaian target sudah di tercapai apa belum, selain itu pula sebagai proses regenerasi kepengurusan yang ada. IPSI Kabupaten Indramayu melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun 2025 yang bertempat di hotel Wiwi Perkasa Minggu (27/04/25). Dihadiri oleh pengurus IPSI […]

  • Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertegas kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif dinilai belum cukup menjamin lahirnya lebih banyak perempuan di kursi parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani menilai tantangan terbesar justru masih terjadi di internal partai politik dan kultur politik nasional […]

  • Mas Sumatri Tegaskan Parpol Harus Serius Rekrut Caleg Perempuan atau Kena Sanksi

    Mas Sumatri Tegaskan Parpol Harus Serius Rekrut Caleg Perempuan atau Kena Sanksi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan pentingnya sanksi tegas bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif. Mantan Bupati Karangasem itu menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban kuota minimal 30 persen perempuan menjadi langkah penting untuk memperkuat representasi […]

  • 200 Pengusaha Berasal Dari Tiga Negara Ikuti Giat Business Matching Roro Dumai – Melaka Tahun 2025

    200 Pengusaha Berasal Dari Tiga Negara Ikuti Giat Business Matching Roro Dumai – Melaka Tahun 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 17
    • 0Komentar

      Matakompas. Com DUMAI – Kegiatan Business Matching Roro Dumai-Melaka tahun 2025 yang diadakan pada The Zuri Hotel and Convention Dumai 14-16 November 2025 berjalan dengan lancar. Tampak 200 pengusaha yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand mengikuti proses tahapan Business Matching dengan antusias serta intens. Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Gencarkan Operasi Wirawaspada 2026, Belasan WNA Bermasalah Diamankan

    Imigrasi Ngurah Rai Gencarkan Operasi Wirawaspada 2026, Belasan WNA Bermasalah Diamankan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com  — Komitmen menjaga kedaulatan hukum dan ketertiban di Pulau Dewata kembali ditegaskan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. Sepanjang awal April 2026, melalui rangkaian Operasi Wirawaspada, petugas berhasil menjaring belasan warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian. Operasi yang digelar secara intensif ini menyasar sejumlah titik strategis keberadaan […]

  • Puluhan Miliar Tak Menguap: Imigrasi Atambua dan Bea Cukai Buktikan Efektivitas Pengawasan Perbatasan

    Puluhan Miliar Tak Menguap: Imigrasi Atambua dan Bea Cukai Buktikan Efektivitas Pengawasan Perbatasan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    ATAMBUA, Matakompas.com – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Atambua, bersama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT menggelar konferensi pers di Kantor Bea Cukai Atambua pada Selasa, 16 Desember 2025. Forum ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan melalui penindakan tegas terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang menyalahgunakan izin tinggal […]

expand_less