Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

Polemik Seng Berakhir, Penataan Jatiluwih Jadi Harapan Bangkitkan Wisata Tabanan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Upaya penataan kawasan hijau Jatiluwih mulai menunjukkan hasil positif. Polemik pemasangan seng di areal persawahan Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, yang sempat memicu penurunan tajam kunjungan wisatawan, kini berangsur mereda setelah dilakukan pembongkaran seng di kawasan Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Senin, 5 Januari 2026.

Pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Tabanan, petani, dan pemilik bangunan yang dinilai melanggar kawasan hijau. Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk pemulihan kepercayaan wisatawan terhadap daya tarik lanskap sawah Jatiluwih yang telah diakui sebagai warisan dunia.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turun langsung memfasilitasi dialog bersama petani dan pemilik bangunan di Kantor Desa Jatiluwih.

Dalam pertemuan itu, Bupati Sanjaya menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan pertanian.

“Kami pemerintah tidak diam. Berbagai pertemuan sudah dilakukan untuk mencari solusi agar semua pihak merasa adil dan nyaman,” kata Bupati Sanjaya sebelum melepas seng secara simbolis.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan menerapkan moratorium pembangunan di kawasan Jatiluwih.

Kebijakan tersebut, menurut Bupati Sanjaya, merupakan hasil koordinasi dengan Panitia Khusus Tata Ruang dan Pertanahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Selain moratorium, ke depan juga akan diberlakukan standardisasi bangunan.

“Awal Januari 2026, persoalan Jatiluwih harus clear. Kita ingin solusi yang membuat semuanya happy,” tegasnya.

Selain fokus pada penataan kawasan, pemerintah juga membuka ruang dialog terkait kesejahteraan petani. Berbagai usulan, termasuk permintaan insentif, akan dibahas bersama badan pengelola DTW Jatiluwih dan dirumuskan secara tertulis.

“Usulan petani soal insentif itu bagus. Saya bertanggung jawab membahasnya agar ada kepastian dan hitam di atas putih,” kata Bupati Sanjaya.

Bupati Sanjaya menilai keberadaan bangunan permanen di tengah hamparan sawah berpotensi menggerus daya tarik utama Jatiluwih. Kondisi tersebut, menurutnya, telah berdampak langsung pada sektor pariwisata.

“Kalau bangunan makin banyak, wisatawan bisa enggan datang. Faktanya sekarang kunjungan sudah turun sampai 80 persen. Siapa yang rugi kalau kondisi ini dibiarkan,” ujarnya.

Dari sisi petani, pembongkaran seng diterima sebagai bentuk komitmen awal pemerintah. Salah satu petani Jatiluwih, I Nengah Darmika Yasa, berharap kesepakatan moratorium benar-benar dijalankan dan dibarengi perhatian terhadap kesejahteraan petani.

“Kami sepakat menurunkan seng karena ada komitmen moratorium. Harapan kami, pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan petani, karena penghasilan petani sangat terbatas,” terangnya.

Manajemen DTW Jatiluwih juga menyambut positif langkah pembongkaran tersebut. Manajer DTW Jatiluwih, I Ketut Purna, menilai keputusan ini sebagai awal pemulihan situasi pariwisata yang sempat terguncang.

“Pencabutan seng ini diharapkan mengakhiri dinamika yang berdampak besar pada pariwisata. Wisatawan turun hingga 80 persen, bahkan pasar Jerman dan Prancis tidak lagi menjual paket Jatiluwih,” kata Jhon Purna, panggilan akrabnya.

Jhon Purna menambahkan, pihak manajemen akan terus menjembatani komunikasi antara petani, badan pengelola, dan pelaku pariwisata agar aktivitas DTW Jatiluwih kembali berjalan normal. “Yang terpenting sekarang situasi tetap kondusif, sehingga kepercayaan wisatawan bisa kembali,” paparnya.

Sebelumnya, polemik mencuat setelah Pansus TRAP DPRD Bali menyegel 13 bangunan yang dinilai melanggar jalur hijau di kawasan Jatiluwih. Dinamika tersebut berdampak signifikan terhadap angka kunjungan wisatawan.

Berdasarkan data pengelola, kunjungan wisatawan sepanjang 2025 tercatat sebanyak 388.872 orang, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 421.927 kunjungan. Penurunan paling terasa terjadi pada Desember 2025 dengan jumlah kunjungan 17.682 wisatawan, lebih rendah dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 18.838 orang. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PS Malaka Melaju Dramatis ke Perempat Final ETMC Ende 2025, Tumbangkan BMP Flotim Lewat Adu Penalti

    PS Malaka Melaju Dramatis ke Perempat Final ETMC Ende 2025, Tumbangkan BMP Flotim Lewat Adu Penalti

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 5
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Duel panas tersaji di babak 16 besar ETMC Ende 2025 ketika PS Malaka berhadapan dengan Biru Muda Perkasa (BMP) Flores Timur. Laga penuh tensi tinggi itu berakhir dramatis, dengan PS Malaka memastikan satu tempat di perempat final setelah menang 5–3 lewat adu penalti, usai bermain imbang 1–1 sepanjang 90 menit dan extra time. […]

  • Dua Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali

    Dua Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Interpol Indonesia Divhubinter Polri berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu, 21 Pebruari 2026 sekitar pukul 00.05 WITA. Kedua pelaku tersebut adalah Rifaldo Aquino Pontoh, WNI, (Lk, 30 Th) dan Devianne Olivia Ratag, WNI, […]

  • Tiga Pelaku Kelompok Genk Motor Yang Menghilangkan Nyawa Pelajar Sampai Saat Ini Masih Dalam Pengejaran.

    Tiga Pelaku Kelompok Genk Motor Yang Menghilangkan Nyawa Pelajar Sampai Saat Ini Masih Dalam Pengejaran.

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dalam kasus pengeroyokan antar kelompok telah memakan 1 Korban meninggal dunia atas nama Ananda (17). pelajar asal sekolah menengah atas negeri Kaliwedi Kabupaten Cirebon (SMA N 1). Korban adalah merupakan warga Desa Guwa Lor Blok Bedeng Kecamatan Gegesik. Kejadian pengeroyokan antar kelompok tersebut terjadi pada tanggal 25 Desemeber 2024 di Blok Temu […]

  • Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

    Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Sanggar Seni Tari dan Tabuh Pentas Marak Lestari, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt dan Sanggar Seni Dharma Shanti, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan di Kabupaten Buleleng yang telah mampu melestarikan seni budaya Bali dengan terus menciptakan seniman dari usia anak – anak sampai dewasa. Atas dedikasinya melestarikan […]

  • Yayasan Tri Murti Nusantara dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi BPOM di Abiansemal Ingatkan Bahaya Obat dan Makanan Ilegal

    Yayasan Tri Murti Nusantara dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi BPOM di Abiansemal Ingatkan Bahaya Obat dan Makanan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas com – Sosialisasi keamanan obat dan makanan kembali digencarkan di Kabupaten Badung. Untuk itu, Yayasan Tri Murti Nusantara bersama Komisi IX DPR RI menghadirkan edukasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Aula Kantor Camat Abiansemal, Sabtu, 21 Pebruari 2026. Sosialisasi BPOM di Abiansemal ini menyasar pelaku UMKM dan masyarakat umum. Tujuannya […]

  • Upacara Pembukaan Patroli di Perbatasan

    Upacara Pembukaan Patroli di Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SERUDONG,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad menggelar Upacara Pembukaan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Seri I Tahun 2025 bersama Tentara Diraja Malaysia, yang dilaksanakan di Pos Serudong, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kegiatan ini dihadiri oleh Lt Kol Muhammad Ishraq bin Ibrahim, Commander Officer 3 RAMD, selaku pimpinan delegasi dari pihak Malaysia beserta jajaran, serta Letkol Arm Gde […]

expand_less