Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar 21 Temuan Pelanggaran Vila, Mal Hingga Reklamasi Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com  | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap maraknya pelanggaran tata ruang dan lingkungan yang dinilai mengancam keberlanjutan Pulau Dewata. Temuan ini menjadi alarm serius di tengah pesatnya pembangunan pariwisata yang kerap mengabaikan aturan ruang dan kelestarian alam.

Pansus TRAP dibentuk pada 3 September 2025 sebagai instrumen pengawasan DPRD Bali terhadap pelaksanaan peraturan daerah (perda) strategis, termasuk perda nominee, tata ruang, dan lingkungan hidup.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan bahwa pembentukan pansus bukan sekadar respons terhadap pembangunan bermasalah, melainkan upaya menjaga masa depan Bali.

“Pansus TRAP ini dibentuk untuk mengamankan perda-perda strategis pariwisata dan tata ruang Bali. Ini bukan semata soal pembangunan, tetapi tentang keberlanjutan ruang hidup Bali untuk generasi mendatang,” kata Made Supartha, Jumat, 9 Januari 2026.

Lebih lanjut, Made Supartha menyebutkan seluruh langkah Pansus TRAP memiliki dasar hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang MD3, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Provinsi Bali, hingga berbagai perda strategis seperti Perda Alih Fungsi Lahan, Perda LP2B, Perda Sempadan Pantai, dan regulasi berbasis filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Hingga kini, Pansus TRAP mencatat lebih dari 21 temuan utama yang mayoritas berasal dari laporan masyarakat.

Pelanggaran tersebut tersebar di berbagai wilayah Bali, mulai dari penyempitan Sungai Tohpati di Denpasar akibat pembangunan tembok oleh UC Silver dan Vasaka, hingga berdirinya pabrik material konstruksi milik warga negara asing di kawasan hutan mangrove dan Tahura Bali.

Pansus TRAP juga menemukan 106 sertifikat tanah yang beririsan dengan kawasan Tahura, aliran sungai yang berada di dalam area Mall Bali Galeria, serta pembangunan vila mewah di Amankila Residence, Karangasem, yang belum mengantongi izin lengkap. Pelanggaran sempadan sungai turut ditemukan di Quenzo Alam Resort, Padangbai.

Di Kabupaten Buleleng, Pansus TRAP mengungkap penyimpangan pengelolaan hutan negara seluas sekitar 700 hektare di Desa Pajarakan.

Temuan tersebut berujung pada penyegelan tiga vila dan satu restoran. Pelanggaran serupa juga ditemukan di Badung, Tabanan, Gianyar, hingga Nusa Penida, termasuk reklamasi mangrove terselubung, pembangunan lift kaca di kawasan Kelingking Beach, serta aktivitas pembangunan di Jatiluwih yang berstatus warisan budaya dunia.

“Ruang Bali adalah ruang terbatas yang memiliki fungsi perlindungan alam, budaya, dan spiritual. Pelanggaran di sempadan pantai, sungai, dan hutan lindung berpotensi merusak sistem ekologis Bali secara permanen,” tegas Made Supartha.

Ia mengingatkan, pembiaran pelanggaran tata ruang dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan dapat membuat Bali kehilangan ruang hidupnya.

Bahkan, sejumlah pelanggaran berpotensi dijerat sanksi berat sesuai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan, termasuk ancaman denda hingga Rp100 miliar bagi perusakan lingkungan.

Pansus TRAP mendorong sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan tata ruang.

Menurut Made Supartha, penegakan aturan tidak bisa dibebankan pada pemerintah semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama agar masyarakat Bali tidak menjadi “tamu di rumah sendiri”.

Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Supartha menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penegakan hukum tata ruang secara konsisten dan berkeadilan demi keberlanjutan lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat Bali di masa depan. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com — Gelombang dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus menguat dari akar rumput. Kali ini, suara lantang datang dari warga Kelurahan Serangan yang menilai langkah Pansus sebagai upaya krusial dalam menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai. Siti Sapurah, warga asli Serangan yang […]

  • “Masyarakat Bawa Berkas, BTID Belum Bisa Tunjukan Bukti” Pansus TRAP Bali Bongkar Fakta di RDP

    “Masyarakat Bawa Berkas, BTID Belum Bisa Tunjukan Bukti” Pansus TRAP Bali Bongkar Fakta di RDP

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali memanas saat pembahasan polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5). Turut hadir, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H, Wakil Ketua Pansus Gede […]

  • Edukasi Militer: Anak-Anak TK Kunjungi Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    Edukasi Militer: Anak-Anak TK Kunjungi Pos Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Puluhan anak-anak dari TK Ki Hajar Dewantara dan TK Islam Handayani melakukan kunjungan edukasi ke Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad di Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia militer kepada anak-anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Rabu,(22/1/2025). Kunjungan […]

  • Kemenkum Jabar Gandeng Disbudpar Kota Bandung Jalin Kolaborasi Lindungi Kekayaan Budaya Tradisional

    Kemenkum Jabar Gandeng Disbudpar Kota Bandung Jalin Kolaborasi Lindungi Kekayaan Budaya Tradisional

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com. Bandung – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, yang bertindak sebagai perpanjangan tangan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), menghadiri rapat pertama awal tahun di 2025 bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung didasarkan pada Surat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Nomor: B/TU.01.02/023-Disbudpar/I/2025 perihal : Rapat Koordinasi HKI Tahun 2025 Sekretaris Dinas Nuzrul […]

  • Mas Sumatri Tegaskan Parpol Harus Serius Rekrut Caleg Perempuan atau Kena Sanksi

    Mas Sumatri Tegaskan Parpol Harus Serius Rekrut Caleg Perempuan atau Kena Sanksi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan pentingnya sanksi tegas bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif. Mantan Bupati Karangasem itu menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban kuota minimal 30 persen perempuan menjadi langkah penting untuk memperkuat representasi […]

  • Bidik Penguatan Jalur Logistik Percepat Infrastruktur Transportasi Laut, Gubernur Koster Bawa Pelabuhan Kusamba ke Kemenhub

    Bidik Penguatan Jalur Logistik Percepat Infrastruktur Transportasi Laut, Gubernur Koster Bawa Pelabuhan Kusamba ke Kemenhub

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong percepatan peningkatan hierarki Pelabuhan Kusamba, Kabupaten Klungkung, menjadi pelabuhan penyeberangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas transportasi laut dan percepatan pembangunan wilayah Bali. Komitmen itu mengemuka, saat Gubernur Bali Wayan Koster mengunjungi Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (6/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Koster didampingi Bupati Klungkung […]

expand_less