Breaking News
light_mode
Trending Tags

BTID Mangkir di RDP, Tagel Winarta Beri Peringatan Keras: Jangan Anggap Remeh DPRD Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Ketidakhadiran PT Bali Turtle Island Development (BTID) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali memantik reaksi keras dari kalangan legislatif. Sikap mangkir perusahaan pengembang proyek strategis di kawasan Serangan itu dinilai bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut etika dan penghormatan terhadap lembaga negara.

Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Wayan Tagel Winarta, secara tegas menyoroti absennya BTID dalam forum resmi tersebut. Ia mengingatkan bahwa RDP bukan agenda biasa, melainkan ruang resmi untuk membahas kepentingan publik yang tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk investor besar.

“Forum DPRD ini resmi, tidak bisa dianggap enteng. Semua pihak harus menghormati,” tegasnya, menegaskan pentingnya komitmen dan keterbukaan dalam setiap proses pembahasan kebijakan.

RDP yang digelar pada Senin (4/5/2026) itu sejatinya membahas polemik serius terkait tukar guling lahan mangrove di kawasan Serangan—isu yang sensitif karena berkaitan langsung dengan lingkungan dan tata ruang Bali. Namun, agenda krusial tersebut terpaksa berjalan tanpa kehadiran pihak BTID, sehingga memicu tanda tanya besar di kalangan dewan.

Ketidakhadiran BTID sendiri disebut karena adanya agenda kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di kawasan proyek mereka. Meski demikian, sejumlah anggota dewan menilai alasan tersebut tidak sepenuhnya dapat diterima, mengingat jadwal kegiatan dinilai tidak berbenturan secara langsung.

Situasi ini semakin memperkuat kekhawatiran DPRD Bali terhadap transparansi dan tanggung jawab pengelolaan proyek strategis seperti KEK Kura-Kura Bali. Bagi Tagel Winarta, kehadiran dalam forum resmi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk akuntabilitas kepada publik.

Di tengah sorotan tajam terhadap isu lingkungan dan tata ruang, DPRD Bali menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Jika sikap tidak kooperatif terus berlanjut, langkah lanjutan sesuai kewenangan lembaga legislatif terbuka untuk diambil.

Kasus ini pun menjadi cermin penting: bahwa sebesar apa pun sebuah investasi, tetap harus tunduk pada mekanisme demokrasi dan menghormati institusi yang mewakili suara rakyat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobilitas WNA Diawasi, Imigrasi Denpasar Temukan Dugaan Overstay di Ubud dan Sanur

    Mobilitas WNA Diawasi, Imigrasi Denpasar Temukan Dugaan Overstay di Ubud dan Sanur

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali terus diperketat. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan dua WNA yang terindikasi melakukan pelanggaran izin tinggal atau overstay dalam patroli pengawasan keimigrasian di kawasan Ubud dan Sanur, Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di bawah kendali dan pimpinan langsung Direktur Jenderal […]

  • 50 Hektar Sawah Terendam , Kuwu desa Krasak Isma Gercep Kerja Nyata.

    50 Hektar Sawah Terendam , Kuwu desa Krasak Isma Gercep Kerja Nyata.

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Hujan deras yang melanda kabupaten Indramayu beberapa hari yang lalu meninggalkan banjir yang melanda hampir disetiap wilayah, selain itu banjir juga menggenangi areal persawahan yang mulai tananam. Salah satu daerah yang terdampak adalah desa Krasak Kecamatan Jatibarang khususnya di blok lapangan sepak bola dimana 50 hektar sawah siap tanam kini berubah menjadi lautan […]

  • Komplotan Pencuri di Magelang Sasar Pengemudi Mobil yang Sendirian, Modus Ban bocor

    Komplotan Pencuri di Magelang Sasar Pengemudi Mobil yang Sendirian, Modus Ban bocor

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang, Polda Jateng mengungkap kasus pencurian dengan modus melakukan penipuan ban mobil kempis di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Para pelaku melancarkan perbuatan jahatnya secara lintas kota, bahkan antar provinsi. Polresta Magelang bekerja sama dengan Polresta Surakarta berhasil menangkap lima pelaku atas perkara tersebut di sebuah homestay di Kota Yogyakarta dini […]

  • Kristal FC Kupang Menyala di Marilonga! Tekuk Persada SBD 2-0 Lewat Drama Dua Babak

    Kristal FC Kupang Menyala di Marilonga! Tekuk Persada SBD 2-0 Lewat Drama Dua Babak

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 25
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Kristal FC Kota Kupang tampil gemilang dalam lanjutan Grup G El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 di Stadion Marilonga, Kamis (13/11/2025). Tim asal ibu kota NTT itu sukses menaklukkan Persada Sumba Barat Daya (SBD) dengan skor meyakinkan 2-0 lewat permainan cepat dan penuh determinasi. Sejak menit awal, kedua tim bermain terbuka. Pada menit […]

  • Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 823
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Nama Alun-Alun Puspawangi dirubah menjadi Alun Alun Indramayu dikembalikan pada identitas daerah sebagai kebanggan Wong Dermayu. Sontak pergantian nama Alun-Alun Puspawangi tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial dan sebagain besar netizen sangat setuju langkah yang dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim dalam mengubah ikon daerah tersebut menjadi Alun-Alun Indramayu. “Banyak yang […]

  • BPJPH Mengadakan Kerjasama (Mou) dengan Perkumpulan Jembatab Masyarakat Indonesia (JEMARI).

    BPJPH Mengadakan Kerjasama (Mou) dengan Perkumpulan Jembatab Masyarakat Indonesia (JEMARI).

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 866
    • 0Komentar

    BANDUNG JarrakPis.Com– Perkumpulan Jembatan Masyarakat Indonesia (JEMARI) melaksanakan perjanjian kerjasama (Mou) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Hotel Grand Dafam Braga Bandung, pada Sabtu (22/03/2025). Nota kesepahaman MoU ditandatangani secara langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan dan Arie Azhari selaku Ketua Umum JEMARI. Turut hadir dalam agenda kegiatan tersebut, Fariza Y Irawadi […]

expand_less