Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Laporkan ke Kemendagri Soal Penambahan Modal Rp445 Miliar Buat Perkuat BPD Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster melaporkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait penambahan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Bali kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri RI, Cheka Virgowansyah. Pertemuan berlangsung di Gedung F Kemendagri, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam laporannya, Gubernur Koster menyampaikan rencana penambahan modal sebesar Rp445 miliar yang akan dituangkan dalam peraturan daerah baru.

Langkah tersebut disebut sebagai strategi untuk memperkuat posisi BPD Bali sebagai penopang utama perekonomian daerah agar mampu bersaing dengan bank-bank swasta nasional.

Penambahan modal itu telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Paripurna ke-26 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali.

“Saya pacu terus BPD Bali, karena BPD adalah pilar ekonomi daerah. Jangan sampai kalah dengan bank swasta,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur juga memaparkan capaian kinerja BPD Bali sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan laba sekitar Rp1,1 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan menempatkan BPD Bali sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbaik di Indonesia, didukung oleh pertumbuhan aset, pendapatan bunga bersih, serta tata kelola yang efisien dan profesional.

“Ini bukti bahwa BPD Bali dikelola dengan baik dan sehat. Karena itu, pemerintah daerah berkewajiban memperkuatnya agar makin berdaya saing dan berkontribusi besar bagi pembangunan Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Koster menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah sejalan dengan visi Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun yang menempatkan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian budaya sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Ia juga menyinggung Peraturan Daerah tentang Desa Adat yang dinilai berhasil mengimplementasikan mandat Undang-Undang Desa, khususnya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.

 Menurutnya, desa adat di Bali menyatu secara utuh dengan kehidupan masyarakat dan menjadi ruang hidup bagi kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi.

“Di Bali, desa adat menyatu dengan kehidupan masyarakat. Seperti di Tabanan, seluruh wilayahnya berbasis desa. Ikatan emosional dan sosialnya sangat kuat. Di sanalah local genius hidup dan diwariskan. Kalau ini hilang, tidak bisa dicari lagi dimanapun,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Cheka Virgowansyah menyatakan pihaknya siap menerima dan memproses laporan raperda penambahan modal BPD Bali.

 Ia juga memberikan apresiasi terhadap Bali yang dinilai mampu memajukan kebudayaan tanpa memperoleh status atau insentif keistimewaan khusus dari pemerintah pusat.

“Bali tidak mendapat insentif keistimewaan, tetapi kebudayaannya justru maju dan lestari. Aktivitas budaya hidup dan menjadi adat yang dijalankan sehari-hari. Ini luar biasa,” kata Cheka.

Menurut Cheka, keberhasilan Bali menjaga keaslian budaya justru menjadi daya tarik utama sektor pariwisata. Wisatawan datang untuk menyaksikan tradisi, upacara adat, dan kearifan lokal yang otentik, bukan sekadar infrastruktur modern.

“Local genius itu mahal. Wisatawan tidak mau melihat mall bangunan modern bertingkat, mereka ingin melihat budaya, upacara adat, dan kearifan lokal setempat. Ini yang harus dijaga,” paparnya.

Ia juga membuka peluang agar daerah lain di Indonesia dapat belajar dari Bali melalui kerja sama antardaerah, termasuk dalam upaya pelestarian budaya dan pengembangan kearifan lokal. Salah satu yang disorot adalah keberadaan UPTD Kesehatan Tradisional Bali yang dinilai memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain.

“Ini contoh konkret bagaimana kearifan lokal bisa dilembagakan dan dikembangkan. Daerah lain yang punya kekhasan serupa bisa belajar dari Bali,” tambahnya.

Pertemuan tersebut menegaskan posisi Bali sebagai daerah yang tidak hanya kuat secara ekonomi melalui BPD Bali, tetapi juga konsisten menjaga identitas budaya sebagai landasan pembangunan jangka panjang. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Bali Didorong Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan Berkelanjutan.

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak boleh menggeser kecerdasan manusia maupun kecerdasan budaya. Teknologi, kata dia, harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat nilai, identitas, dan karakter masyarakat dalam pembangunan Bali. Penegasan tersebut disampaikan Koster saat membuka Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (TI […]

  • Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis bagi Masyarakat Pesisir

    Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis bagi Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 15
    • 0Komentar

      Dumai,Matakompas.com – Bertempat di wilayah pesisir Sungai Dumai, Jalan Bukit Datuk Lama, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, telah dilaksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) Polres Dumai sebagai bentuk pelayanan publik yang humanis dan adaptif kepada masyarakat di wilayah perairan dan pesisir. Kegiatan dipimpin langsung oleh Waka Polres Dumai KOMPOL RAHMAD […]

  • Drama di Pengadilan Negara: Ahli BWS hingga Saksi PWI Bali Ungkap Fakta Baru

    Drama di Pengadilan Negara: Ahli BWS hingga Saksi PWI Bali Ungkap Fakta Baru

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan seorang pengusaha di Jembrana dengan terdakwa oknum wartawan, I Putu Suardana, kembali memanas saat digelar di Pengadilan Negeri Negara, Kamis, 13 November 2025 Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Firstina Antin Syahrini tersebut, kuasa hukum terdakwa menghadirkan tiga saksi meringankan (a de charge) […]

  • Puspa Negara: PSEL Bali Bukti Keseriusan Presiden Prabowo Atasi Darurat Sampah

    Puspa Negara: PSEL Bali Bukti Keseriusan Presiden Prabowo Atasi Darurat Sampah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG | Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali resmi dimulai, Rabu, 8 Juli 2026.   Proyek senilai Rp3 triliun yang dikerjakan Danantara Indonesia bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini membebani kawasan Denpasar Raya.   Ketua Fraksi Gerindra DPRD […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, Bhabinkamtibmas Polres Magelang Kota

    Lestarikan Budaya Lokal, Bhabinkamtibmas Polres Magelang Kota

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aipda Ridha Susadam, seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, dikenal tidak hanya sebagai anggota kepolisian yang berdedikasi, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap pelestarian budaya daerah. Di tengah kesibukannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Aipda Ridha meluangkan waktu untuk mengajarkan kesenian tradisional kepada generasi […]

  • Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 865
    • 0Komentar

      INDRAMAYU JarrakPos.Com- Angin Puting beliung yang menerjang 2 (Pabean ilir dan Totoran) desa di kecamatan Pasekan. Ketika meninjau di lokasi blok tegur desa Pabean ilir terdapat 3 rumah yang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Sedangkan dilokasi kedua blok Taman (desa Pabean ilir dan desa Totoran) terdapat 3 rumah roboh beberapa […]

expand_less