Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

Ditengah Pro Kontra Proyek FSRU LNG Bali,  Menteri LH Tetap Terbitkan SKKL

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq tetap menerbitkan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) Nomor 2832 Tahun 2025 terkait pembangunan infrastruktur terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Bali.

SKKL tersebut mengatur pembangunan dan pengoperasian terminal LNG berkapasitas 170 MMSCFD di wilayah Desa Sidakarya, Desa Sanur Kauh, Kelurahan Serangan, Kelurahan Sesetan, dan Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Proyek ini akan dijalankan oleh PT Dewata Energi Bersih dan ditetapkan di Jakarta pada 31 Oktober 2025.

Meski demikian, rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) LNG di perairan Serangan masih memicu pro dan kontra di masyarakat.

Hanif membenarkan penerbitan SKKL tersebut dan menilai LNG menjadi solusi tercepat menjaga ketahanan energi Bali, terutama setelah pengalaman pemadaman listrik massal serta meningkatnya kebutuhan energi akibat aktivitas pariwisata dan kepadatan penduduk.

“Soal LNG, SKKL-nya sudah kita berikan. Kita pernah blackout dan Bali memerlukan udara yang segar. Solusi yang paling cepat yang saat ini ada yaitu dengan LNG,” kata Hanif saat ditemui disela-sela aksi bersih-bersih sampah di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Jumat, 6 Pebruari 2026.

LNG Dinilai Lebih Rendah Emisi

LNG merupakan gas alam yang dicairkan melalui pendinginan suhu sangat rendah sehingga volumenya menyusut dan mudah disimpan serta diangkut. Dalam sistem kelistrikan, LNG digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga gas yang menghasilkan emisi polutan dan partikulat lebih rendah dibandingkan batu bara.

Hanif menegaskan penggunaan LNG merupakan langkah transisi menuju energi yang lebih bersih.

“Ini bukan berarti rendah karbon, tetapi rendah emisi. Ini yang harus kita lakukan untuk Bali. Segalanya harus presisi, karena di sini tempat berkumpulnya banyak orang,” ujarnya.

Ia juga menyebut proses sosialisasi dan perizinan telah berlangsung panjang hingga tiga tahun, termasuk penarikan jarak proyek dari 500 meter menjadi sekitar 3,5 kilometer dari pantai.

“Sosialisasi sudah dilakukan berkali-kali. Dari rencana awal jarak 500 meter dari pantai, sekarang ditarik sampai 3,5 kilometer. Itu sudah usulan maksimal,” ujarnya.

Menurut Hanif, pemerintah pusat mendukung pembangunan LNG sebagai bagian dari upaya menuju Bali rendah emisi sekaligus mandiri energi, sembari meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan. “Yang penting saat ini, Bali tidak boleh kekurangan energi dulu. Sambil berjalan, energi terbarukan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Koster Dorong Kemandirian Energi Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menilai pengalaman pemadaman listrik di masa lalu menjadi pelajaran penting. Kekurangan pasokan energi dinilai dapat menimbulkan keresahan luas di masyarakat. “Nanti kalau listrik mati, ribut lagi,” urainya.

Gubernur Koster menyebut pembangunan pembangkit listrik tenaga gas berbasis LNG direncanakan mulai dikerjakan pada 2026 setelah mendapat persetujuan Menteri ESDM dan PT PLN. “Menteri ESDM dan PLN sudah setuju 2026 dibangun pembangkit listrik berbahan baku gas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan penolakan terhadap pembangunan pembangkit listrik berbasis batu bara di Bali.

“Saya bicara dengan Menteri ESDM dan Direktur PLN, tidak boleh lagi membangun pembangkit listrik dengan menggunakan batu bara. Harus menggunakan energi baru terbarukan atau paling tidak gas,” tegasnya.

Menurut Gubernur Koster, keberadaan terminal LNG akan memperkuat kemandirian energi Bali dan mengurangi ketergantungan pasokan listrik dari luar pulau.

“Supaya lampu yang nyala ini nyala terus tanpa ketergantungan dari luar yang sangat mudah diganggu pihak mana pun yang ingin mengganggu Bali. Astungkara, sudah disetujui tahun ini dibangun,” terangnya.

Warga Pesisir Serangan Sampaikan Kekhawatiran

Disisi lain, kekhawatiran masyarakat pesisir, khususnya Desa Adat Serangan, masih mengemuka. Bendesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha menyampaikan keluhan warga terkait rencana pembangunan FSRU LNG yang dinilai minim komunikasi.

Bendesa Gede Pariatha menyebut sekitar 75 persen nelayan Serangan berpotensi terdampak karena wilayah laut yang selama ini digunakan untuk mencari ikan, umpan, dan aktivitas wisata bahari masuk dalam area pemanfaatan proyek. “Kami hanya menjalankan amanat adat untuk melindungi krama agar tetap sejahtera, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Bendesa Gede Pariatha juga menilai masyarakat tidak pernah dilibatkan sejak awal perencanaan. “Selama satu setengah tahun saya menjabat bendesa, tidak pernah ada komunikasi. Tiba-tiba muncul rencana itu,” ujarnya.

Minimnya sosialisasi membuat proyek dipersepsikan sebagai ancaman bagi keselamatan dan keberlanjutan mata pencaharian warga. “Itu sangat menakutkan bagi masyarakat,” paparnya.

Meski demikian, masyarakat adat menegaskan tidak menolak investasi, namun meminta keterbukaan dan pelibatan sejak tahap awal perencanaan. “Kami hanya ingin masyarakat dilibatkan dan tidak kaget,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jajal Rute 6 KM Event Denpasar Fun Run, Gubernur Koster: Bagus untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan

    Jajal Rute 6 KM Event Denpasar Fun Run, Gubernur Koster: Bagus untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster melepas peserta 6K Denpasar Fun Run 2026 yang mengambil start dan finish di Patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada Denpasar, Sabtu (14/2/2026). Tak sekadar melepas peserta, Gubernur Koster bersama Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa juga mengikuti kegiatan lari yang menempuh […]

  • Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat kreativitas generasi muda Bali dalam mengangkat potensi produk lokal kembali terlihat melalui Audisi Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (19/5/2026). Ajang tersebut menjadi ruang bagi para bartender muda Bali untuk menunjukkan kemampuan meracik minuman berbahan dasar arak Bali dengan […]

  • Akademisi Unud Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Penataan Berbasis Tri Hita Karana

    Akademisi Unud Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Penataan Berbasis Tri Hita Karana

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mendapat apresiasi luas dari kalangan akademisi Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud) dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025.  Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat arah penataan Bali yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai Tri Hita […]

  • DPMD Indramayu Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025.

    DPMD Indramayu Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025.

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025 di Aula DPMD Indramayu, Selasa (04/02/25). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman bersama kepada pemerintah desa melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa di tingkat Kecamatan, mengenai tata cara penyaluran serta penggunaan Dana Desa dan Alokasi […]

  • Yoko Hattrick! PS Malaka Kunci Tiket ke 16 Besar ETMC 2025 dengan Kemenangan Spektakuler 4–2

    Yoko Hattrick! PS Malaka Kunci Tiket ke 16 Besar ETMC 2025 dengan Kemenangan Spektakuler 4–2

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 5
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- PS Malaka tampil garang dan penuh determinasi pada laga penentuan Grup F El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, Jumat malam (21/11/2025). Bermain dengan kepercayaan diri tinggi, mereka menundukkan Persewa Waingapu dengan skor meyakinkan 4–2 dan memastikan langkah mulus ke babak 16 besar. Laga dimulai dengan kejutan dari kubu Persewa Waingapu. Lewat serangan rapi […]

  • Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    Angin Puting Beliung Menerjang 109 Rumah dan Pasum di 2 desa Kecamatan Pasekan.

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

      INDRAMAYU JarrakPos.Com- Angin Puting beliung yang menerjang 2 (Pabean ilir dan Totoran) desa di kecamatan Pasekan. Ketika meninjau di lokasi blok tegur desa Pabean ilir terdapat 3 rumah yang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan berat dan ringan. Sedangkan dilokasi kedua blok Taman (desa Pabean ilir dan desa Totoran) terdapat 3 rumah roboh beberapa […]

expand_less