Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi Nyata Partai Perindo di Buleleng . Kegiatan bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas yang terbengkalai , hingga penyerahan sembako dan kursi Roda

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com – Dlam aksi sosial,  Jro Bima yang Ketua DPW Partai Perindo Bali didampingi Ketua DPD Partai Perindo Buleleng Made Suparjo , melancarkan aksinya mulai penyerahan kursi roda hingga melaksanakan kebersihan di Tugu Perjuangan Desa Patas Kecamatan Gerokgak. Pada Jumat 27 Februari 2026.

Jro Bima menyerahkan kursi roda di Dusun Banjar Sekar Desa Banjar Kecamatan Banjar kepada Dewa Made Mahayadnya (25th) yang lumpuh sejak kecil. Dalam kesempatan sama Jro Bima juga menyerahkan kursi roda kepada Putu Budiawan asal kecamatan Seririt yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan bermotor .

Aksi sosial berlanjut pengurus DPW dan DPD dan masyarakat desa patas melaksanakan aksi bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas Kecamatan Gerokgak .

Menurut Jro Bima dipilihnya Tugu Perjuangan Desa Patas untuk aksi sosial ini, karena tugu Perjuangan sebagai simbol perjuangan rakyat Gerokgak sat ini kondisinya sangat memperihatinkan dan terbengkalai . Saya baru tahu ada monumen perjuangan di desa patas, tapi kondisinya sangat memperihatinkan, ungkap jro bima .

Ia menambahkan , kehadiran partai Perindo di patas bukan semata -mata karena politik tapi lebih kepada rasa kepedulian dan panggilan akan keberadaan tugu Perjuangan ini tambahnya serius.

Dihadapan masyarakat desa patas , jro bima mengajak untuk menjaga dan memelihara tugu Perjuangan yang bersejarah ini. Saya berjanji akan memperjuangkan tugu ini menjadi tugu yang membanggakan masyarakat Gerokgak, katanya semangat .

Sejalan dengan pernyataan jro bima, ketua DPD Partai Perindo Buleleng Made Suparjo juga mengatakan keprihatinan akan keberadaan tugu Perjuangan ini . Ia berjanji ketika partai Perindo Buleleng memiliki wakil wakilnya di DPRD , maka tugu ini akan diperjuangkan untuk ditata sehingga menjadi kebanggan masyarakat Gerokgak.

Usai melakukan aksi bersih bersih, dilanjutkan dengan apel memberikan penghormatan kepada pejuang yang gugur di Tugu ini dipimpin jro bima , sekaligus diakhiri dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang langsung terlibat dalam kegiatan ini.

Seperti diketahui Tugu Perjuangan desa Patas diberi nama Tugu Amartha, sebagai simbol perlawanan rakyat gerokgak terhadap agresi Belanda pada tahun 1948.

Lokasi Tugu Perjuangan ini saat itu adalah rumah milik pak Amat Doyot, yang dijadikan pusat markas perlawanan masyarakat Gerokgak terhadap penjajah Belanda.

Pada tanggal 13 Pebruari 1948 waktu tengah malam, tampa diduga terjadi penyergapan oleh pasuka Belanda ke Markas perjuangan rakyat Gerokgak ini, sehingga pertempuranpun tidak terelakkan .

 Pimpinan Pasukan pejuang Kemerdekaan Kec. Gerokgak ( Amartha) pada waktu itu Bapak Sanusi dari Patas, dan Bapak Gusti Ngurah Parta dari Sukasada, melakukan perlawanan sengit terhadap sergapan tiba – tiba oleh pasukan Belanda .

Karena serangan begitu tiba-tiba 3 orang pejuang saat itu meninggal ditembak oleh pasukan tentara Belanda yang terkenal dengan pasukan Gajah Merahnya.

3 orang pejuang itu akhirnya gugur atas nama Jubad asal desa Pengastulan, I Ketut Nadia asal desa Gerokgak meninggal ditempat dilokasi markas, sedangkan I Gusti Nyoman Mimba asal Gerokgak meninggal esok harinya dalam perjalanan untuk berobat.

Gugurnya 3 orang pejuang itu, masyarakat kemudian sepakat agar rumah Amat Doyot dijadikan Tugu Perjuangan sebagai simbol perlawanan rakyat Gerokgak terhadap penjajah Belanda.

Tugu simbol perjuangan rakyat Gerokgak itu akhirnya di bangun pada tahun 1975 yang diberi nama Tugu Amartha . ( Roy)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Proyek Aplikasi Pajak Coretax Rp 1,3 Triliun, Dirjen Pajak Dilaporkan ke KPK

    Dugaan Korupsi Proyek Aplikasi Pajak Coretax Rp 1,3 Triliun, Dirjen Pajak Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) melaporkan dugaan korupsi mega proyek aplikasi sistem administrasi pajak Coretax ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (23/1/2025). Proyek Coretax ini menghabiskan anggaran fantastis yakni lebih dari Rp 1,3 triliun. Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI), Rinto Setyawan, menyampaikan, pihaknya menemukan sejumlah bukti dugaan terjadinya penyelewengan anggaran […]

  • Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali Soroti Risiko Perumda Air hingga Perlindungan Pantai

    Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali Soroti Risiko Perumda Air hingga Perlindungan Pantai

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali menyampaikan pandangan umum terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, Senin, 1 Desember 2025. Pandangan umum dibacakan oleh I Gede Ghumi Asvatham, S.ST.Par, mewakili Ketua Fraksi, Dr. Somvir. Rapat dihadiri Gubernur Bali, pimpinan dan anggota DPRD, […]

  • Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

    Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Komisi I DPRD Bali sekaligus Anggota Pansus TRAP, Nyoman Oka Antara menyoroti adanya aktivitas reklamasi di kawasan Serangan yang dilakukan sejak era Orde Baru (Orba) dan dinilai menyalahi aturan. Oka Antara menegaskan, praktik tersebut seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama seperti reklamasi lain yang pernah diproses secara pidana di Bali. Menurut […]

  • Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DR. Somvir Sampaikan Ucapan Selamat Natal, Ajak Tebarkan Damai dan Harapan untuk Bali

    Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DR. Somvir Sampaikan Ucapan Selamat Natal, Ajak Tebarkan Damai dan Harapan untuk Bali

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Dalam suasana Natal yang penuh cahaya kasih dan pengharapan, Ketua Fraksi Demokrat–NasDem DPRD Provinsi Bali, DR. Somvir, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan di Bali dan di seluruh Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas keberagaman keyakinan serta komitmen untuk terus merawat persaudaraan dan harmoni […]

  • Kasus Perebutan Anak di Denpasar Jadi Sorotan, KPAD Bali Turun Tangan

    Kasus Perebutan Anak di Denpasar Jadi Sorotan, KPAD Bali Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kasus dugaan pengambilan paksa dan penganiayaan yang menimpa seorang ibu muda, Marsella Ivana Nofiana Chandra (23), menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Perhatian publik bermula saat Marsella meminta bantuan kepada Ni Luh Jelantik untuk mengawal kasus yang dialaminya serta mencari keadilan. Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian masyarakat. […]

  • Pemerintah dan DPR Sepakat, RUU BUMN Masuk Rapat Paripurna

    Pemerintah dan DPR Sepakat, RUU BUMN Masuk Rapat Paripurna

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. Jakarta – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Tingkat I Komisi VI DPR RI yang berlangsung di Gedung Nusantara I, Senayan, […]

expand_less