Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Buka Seminar Nasional “Mawali Ring Uluning Kertha”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Menghadapi modernisasi, digitalisasi, dan masuknya pengaruh eksternal, pemimpin dan masyarakat Bali dituntut untuk menjaga Dresta Bali (tradisi/adat) secara sistematis tanpa bersikap reaktif atau emosional. Langkah yang diambil harus meminimalkan risiko konflik horizontal agar tidak mengganggu stabilitas pariwisata dan ekonomi Bali.

Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka seminar nasional Mewali Ring Uluning Kertha dengan tema Strategi Penguatan Dresta Bali dalam mencegah dan menangkal intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional yang dilaksanakan oleh Forum Gerakan Adat Se-Nusantara (FORGAS) Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali pada Jumat (3/4) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan seminar yang dilaksanakan bukan semata sebagai ajang diskusi dan dialogis, namun sebagai langkah strategis dalam penguatan Ideologi Bangsa yang berlandaskan Pancasila dengan berakar kuat pada tradisi dan kearifanlokal, khususnya yang tumbuh berkembang di tengah-tengah komunitas masyarakat adat.

“Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam tambang (seperti minyak, gas, atau batu bara). Anugerah terbesar Bali adalah kebudayaan, yang menjadi hulu atau penggerak utama sektor pariwisata dan ekonomi. Jika budaya rusak, maka daya tarik Bali akan hilang,” tegasnya.

Koster menekankan jika fondasi utama menjaga budaya Bali adalah Desa Adat. Berbeda dengan Desa Dinas bentukan negara, Desa Adat adalah warisan sosiologis-historis leluhur. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan ini dilakukan melalui penerbitan Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali, serta regulasi turunan untuk melindungi bahasa, aksara, dan busana Bali.

“Membangun atau mempertahankan budaya tidak bisa dibeli dengan uang. Ia membutuhkan rekayasa sosial, pemahaman ideologis, dan konsistensi, karena yang dihadapi adalah benda hidup (masyarakat) yang terus digempur oleh pengaruh eksternal,” terangnya.

Mengingat Bali adalah etalase dunia yang padat kepentingan, kebijakan yang diambil dikatakan Koster tidak boleh grusa-grusu atau konfrontatif. Pendekatannya harus dapdap dan arif. Ada kesadaran penuh akan konsep trade-off: satu sisi harus tegas menjaga budaya, tapi di sisi lain eksekusinya tidak boleh menciptakan distorsi, masalah baru, atau konflik horizontal yang justru akan menghancurkan iklim pariwisata dan ekonomi.

“Ini yang menjadi tantangan besar Kita ke depan semuanya. Yang harus kita jaga sama-sama di Bali ini. Karena kita tengah menghadapi faktor eksternal yang ingin berkembang di Bali. Ingin tumbuh di Bali. Ada yang positif, ada yang enggak. Salah satu yang bisa mengancam kalau Kita enggak waspada, tidak kerja secara sistematis maka Bali ini akan rusak. Untuk itu, drastabali ini harus dijaga dengan kuat,” tambahnya.

Untuk itu, Gubernur Koster berharap seminar yang dilaksanakan oleh FORGAS mampu mengedukasi masyarakat, khususnya para generasi muda maupun para tokoh-tokoh masyarakat untuk kuat dan teguh dalam menjalankan ajaran Hindu yang seutuhnya berdasarkan Tattwa, Susila, Acara berdasarkan Dresta Bali yang tumbuh dan dijaga oleh desa adat di seluruh Bali. Maka dari itu penguatan desa adat dan tokoh-tokoh masyarakat adat perlu dilakukan untuk mengedukasi dan menguatkan pemahaman merekapada ajaran Hindu Bali, Hindu Nusantara yang adiluhung. (Rd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gung Cok Apresiasi Langkah Gubernur Koster Resmi Diberlakukan Perda Lahan dan Nominee

    Gung Cok Apresiasi Langkah Gubernur Koster Resmi Diberlakukan Perda Lahan dan Nominee

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nominee per 24 Februari 2026. Kebijakan ini langsung mendapat apresiasi dari Koordinator Pansus Pembahasan Raperda tersebut, Agung Bagus Tri Candra Arka S.E. Menurut pria yang akrab disapa Gung Cok ini, disahkannya […]

  • Sederet Kisah Pilu Warga Myanmar Korban Gempa Besar

    Sederet Kisah Pilu Warga Myanmar Korban Gempa Besar

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    MYANMAR,JARRAKPOS.COM – Gempa dengan magnitudo (M) 7,7 membawa pilu untuk warga Myanmar. Saat jumlah korban terus meningkat, warga Myanmar masih harus menghadapi ketakutan akan serangan dari pasukan junta militer. Dilansir Reuters, Senin (31/3/2025), jumlah korban tewas akibat gempa di Myanmar telah mencapai 1.700 orang. Otoritas Myanmar juga menyebut ada 3.400 orang yang terluka dan 300 […]

  • SAH! Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Resmi Dilantik

    SAH! Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Pasangan Jeje Ritchie Ismail – Asep Ismail secara resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025) pukul 10.00 WIB. Tercatat sebanyak 481 pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 dilantik Presiden Prabowo. Rinciannya, 961 kepala […]

  • Koster Tegaskan Aset Pemprov Bali Tak Boleh “Tidur”, Dioptimalkan untuk Perkuat Fiskal Daerah.

    Koster Tegaskan Aset Pemprov Bali Tak Boleh “Tidur”, Dioptimalkan untuk Perkuat Fiskal Daerah.

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk membenahi dan mengoptimalkan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi Bali agar tidak menganggur, terbengkalai, maupun dimanfaatkan pihak lain tanpa memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Penegasan tersebut disampaikan Koster dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bali, Denpasar, Senin (7/9/2026). Menurutnya, optimalisasi aset […]

  • 28 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Barat Siap Dilantik Maret 2025, Berikut Daftar Nama-namanya 

    28 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Barat Siap Dilantik Maret 2025, Berikut Daftar Nama-namanya 

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. JAWA BARAT – Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah menetapkan 28 pasangan kepala daerah terpilih di Jawa Barat. Mereka dijadwalkan akan dilantik pada Maret 2025. Keberhasilan Pilkada ini menjadi tonggak baru bagi pembangunan di wilayah Jawa Barat, mulai dari tingkat provinsi hingga kota/kabupaten. Berikut daftar lengkap kepala daerah terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi […]

  • Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewa Nyoman Rai, S.H., menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Menurut Dewa Nyoman Rai, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai momentum keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW […]

expand_less