Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah DN 98 di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, yang hingga kini belum menemukan kejelasan.

Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Kamis (9/4/2026) di Ruang Rapat Ketua DPRD Bali, persoalan ini mencuat setelah masyarakat mengeluhkan ketidakadilan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Warga yang telah menempati lahan secara turun-temurun mengaku tetap menjalankan kewajiban membayar pajak. Namun ironisnya, pengurusan sertifikat justru dipersulit. Sementara itu, sejumlah pihak yang tidak menempati lahan disebut telah berhasil memperoleh sertifikat atas kavling-kavling tanah di kawasan tersebut.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dibiarkan karena mencederai rasa keadilan masyarakat.

“Ini tidak adil. Masyarakat yang sudah lama tinggal dipersulit, sementara yang tidak menempati lahan justru bisa mendapatkan sertifikat. Ada apa sebenarnya?” tegasnya.

Ia juga menyoroti kejelasan status lahan yang sebelumnya telah dinyatakan tidak tercatat sebagai aset daerah oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali.

“Kalau memang tidak dicatat sebagai aset, itu sudah clear. Kenapa harus berlama-lama? Ini lembaga apa sebenarnya kalau hal yang jelas saja tidak bisa diselesaikan cepat?” ujarnya dengan nada kritis.

Pansus TRAP juga menyoroti lambannya respons terhadap pengaduan masyarakat. Bahkan, terdapat laporan warga yang belum mendapat jawaban hingga lima bulan.

“Surat masyarakat jangan didiamkan. Harus dijawab. Jangan sampai mereka terkatung-katung tanpa kepastian,” tambahnya.

Selain itu, Pansus menemukan adanya indikasi pengkaplingan lahan yang kemudian diperjualbelikan hingga berujung pada penerbitan sertifikat. Dugaan ini akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya cacat administrasi dalam proses penerbitannya.

Dalam aspek hukum, Pansus menegaskan bahwa penyelesaian persoalan pertanahan dapat dilakukan melalui jalur administratif, termasuk pembatalan hak atas tanah jika terbukti terdapat cacat administrasi sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Bali, I Ketut Maduyasa, menyampaikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menangani persoalan tersebut. Namun, ia menekankan perlunya kehati-hatian karena menyangkut aset daerah.

Menurutnya, hingga saat ini lahan DN 98 masih dalam proses penelusuran historis (history aset) dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami tentu berhati-hati karena ini menyangkut aset. Semua harus ditelusuri secara detail agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, total luas lahan DN 98 mencapai sekitar 15 hektare, dengan sisa sekitar 2,9 hingga 3,2 hektare yang belum tercatat secara administrasi. Sementara sebagian lahan lainnya telah bersertifikat, meskipun masih perlu ditelusuri lebih lanjut asal-usulnya.

BPKAD juga berencana berkoordinasi lebih lanjut dengan BPN Kabupaten Badung untuk memastikan kejelasan status lahan, termasuk menelusuri riwayat kepemilikan dan perbedaan perlakuan terhadap bidang tanah yang ada.

Meski demikian, Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan bahwa kehati-hatian tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat penyelesaian. DPRD memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan keadilan.

Kasus DN 98 kini menjadi perhatian serius, bukan hanya soal administrasi pertanahan, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang adil dan transparan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kepailitan Sing Ken Ken Dinilai Sarat Kejanggalan, Negara Diminta Turun Tangan

    Kasus Kepailitan Sing Ken Ken Dinilai Sarat Kejanggalan, Negara Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kasus dugaan mafia kepailitan Sing Ken Ken Beach Hotel and Residences di Legian, Kuta, Kabupaten Badung kembali berlanjut dan memasuki babak baru. Proses mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar dinyatakan gagal, sehingga persidangan ditunda selama satu pekan ke depan. Kuasa Hukum Jane Christina Tjandra, Riyanta, S.H., dari Kantor Hukum Budi Utomo […]

  • Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Wakapolda Jabar BRIGJEN POL Drs. K. Rahmadi, S.H., M.H., Lakukan Kunjungan Kerja di Polresta Cirebon

    Wakapolda Jabar BRIGJEN POL Drs. K. Rahmadi, S.H., M.H., Lakukan Kunjungan Kerja di Polresta Cirebon

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Drs. K. Rahmadi, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Mapolresta Cirebon, di Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (25/02/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., […]

  • Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    Kapolres Magelng Kota Pantau Situasi Kamtibmas pada Hari Libur

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H., didampingi pejabat utama (PJU) Polres Magelang Kota, melaksanakan pemantauan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Magelang pada hari libur. Selasa (28/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan agar Kota Magelang tetap aman dan nyaman, […]

  • BKKBN Bali Tekankan Inovasi Digital dalam Musda IPeKB 2026

    BKKBN Bali Tekankan Inovasi Digital dalam Musda IPeKB 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas com – DPD IPeKB Indonesia Provinsi Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Gedung Sewaka Dharma Lantai III Denpasar, Selasa, 28 April 2026.  Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi profesi penyuluh keluarga berencana (KB) sekaligus meningkatkan kompetensi di era digital. Dalam Musda tersebut, turut dilakukan pelantikan pengurus DPC dari Badung, Tabanan, Jembrana, […]

  • Brigjen TNI (Purn) dr. Made Mardika Ajak Anak Muda Bali Wujudkan Bela Negara Lewat Inovasi dan Literasi Digital

    Brigjen TNI (Purn) dr. Made Mardika Ajak Anak Muda Bali Wujudkan Bela Negara Lewat Inovasi dan Literasi Digital

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pengalaman panjang di lingkungan kepresidenan dan militer kini dibawa Brigjen TNI (Purn) dr. I Made Mardika, Sp.PD., MARS, FINASIM ke ruang pembinaan masyarakat. Putra Bali tersebut berkomitmen mendorong generasi muda menjadi lebih inovatif melalui perannya sebagai salah satu Dewan Pimpinan Penasehat DPW Forum Bela Negara (FBN) RI Bali. Komitmen itu kembali ditegaskan, saat […]

expand_less