Breaking News
light_mode
Trending Tags

RDP DPRD Bali Panas: Eks Sekdes Bongkar Dugaan Permainan BTID yang Dinilai Keterlaluan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Polemik lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), muncul pengakuan mengejutkan dari mantan Sekretaris Desa Serangan periode 2014–2019, I Nyoman Kemu Antara.

Di hadapan anggota dewan, ia mengungkap adanya dugaan penambahan luas lahan yang dikuasai BTID di kawasan Tahura. Jika selama ini publik hanya mengetahui angka 80 hektare, fakta baru menunjukkan adanya tambahan sekitar 62 hektare di luar luasan tersebut.

Kemu Antara mengaku terlibat langsung dalam proses awal. Pada 2014, saat masih menjabat sebagai Sekretaris Desa, ia diajak pihak BTID ke Jakarta untuk bertemu pejabat Kementerian Kehutanan. Pertemuan itu, menurutnya, membahas permohonan pengelolaan lahan seluas 62 hektare yang disebut untuk kepentingan masyarakat, termasuk kawasan permukiman di sekitar Serangan.

“Permohonan itu lama terkatung-katung. Lalu kami diajak ke Jakarta, bertemu Sekjen Kementerian Kehutanan. Dari situ prosesnya berjalan,” ungkapnya.

Namun, persoalan tak berhenti di sana. Ia mengaku pada 2019 justru dilaporkan oleh BTID hingga berstatus tersangka bersama kepala desa, terkait dugaan penyerobotan lahan pantai yang selama ini mereka kelola. Ironisnya, lahan tersebut belakangan diketahui telah disertifikatkan oleh BTID.

“Sepengetahuan kami itu tanah pantai. Tapi ternyata sudah disertifikatkan BTID. Kami dilaporkan, jadi tersangka,” ujarnya.

Lebih mengejutkan lagi, Kemu Antara mengungkap adanya dugaan praktik yang janggal. Saat proses hukum berjalan, ia mengaku ditawari “hadiah” berupa lahan seluas 7,3 hektare untuk desa. Setelah itu, status tersangka yang melekat padanya disebut dicabut.

“Kami jadi tersangka, lalu ditawari tanah. Setelah itu status kami dicabut. Ini yang membuat kami heran,” katanya.

Tak hanya itu, dari total 7,3 hektare yang dijanjikan, realisasi di lapangan disebut hanya sekitar 5,6 hektare, itupun tidak sepenuhnya layak untuk permukiman karena sebagian merupakan area pura, kuburan, hingga kawasan pantai.

Dalam kesaksiannya, ia juga menyinggung adanya penguasaan lahan lain oleh BTID seluas 82 hektare di lokasi berbeda, yang disebut berada di kawasan selatan Serangan. Jika ditotal, angka ini memperkuat dugaan adanya ekspansi lahan dalam skala besar yang belum sepenuhnya terungkap ke publik.

Kini, sebagai warga biasa, Kemu Antara mengaku tetap berjuang memperjuangkan hak masyarakat Serangan. Ia bahkan telah bersurat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pihak terkait, meski hingga kini belum mendapat kejelasan.

Kasus ini membuka babak baru polemik panjang proyek di Serangan. Pansus TRAP DPRD Bali pun berencana menindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi untuk memastikan fakta di lapangan.

Sorotan tajam kini mengarah ke BTID. Dugaan praktik-praktik yang mencuat dalam forum resmi DPRD tersebut dinilai sangat serius dan berpotensi menyeret persoalan hukum serta konflik agraria yang lebih luas di Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tujuh warga negara (WN) Bangladesh yang diduga masuk ke Bali secara ilegal tanpa dokumen resmi. Ketujuh pria tersebut kini menjalani proses pendetensian di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar sebelum dideportasi. Peristiwa ini menjadi sorotan karena para WNA tersebut tidak tercatat dalam sistem perlintasan keimigrasian dan […]

  • Ingan Pane Ketua AFK Medan

    Ingan Pane Ketua AFK Medan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Medan – Ingan Habibi Pane secara resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kota Medan untuk periode 2025-2029. Ia menggantikan ketua sebelumnya yang dijabat Al Husaini masa khidmat 2021-2025. Pemilihan ini berlangsung dalam acara Kongres AFK Kota Medan yang digelar di Karya Futsal Medan, Minggu (20/5) Ia terpilih secara aklamasi pada kongres yang dihadiri […]

  • Bagikan 200 Nasi Dus untuk Masyarakat, Polres Magelang Kota saat Saur On The Road

    Bagikan 200 Nasi Dus untuk Masyarakat, Polres Magelang Kota saat Saur On The Road

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 966
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota menggelar kegiatan “Saur On The Road” yang dilaksanakan di Simpang Shoping, Kota Magelang, pada Sabtu pagi (23/3). Kegiatan ini melibatkan pengusaha makanan lokal dan membagikan 200 nasi dus untuk sahur kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Polres Magelang Kota pada bulan […]

  • Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menghentikan penagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) usai tagihannya melonjak drastis hingga 800%. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendorong adanya asas keadilan. “Harus berkeadilan. Terutama buat masyarakat yang memang kemampuan membayarnya itu sangat kecil, sangat minim, buruh, tani, nelayan, pensiunan, guru dan lain-lain. Itu […]

  • Wadan Kodiklat TNI Buka Dikma TNI di Akmil Magelang

    Wadan Kodiklat TNI Buka Dikma TNI di Akmil Magelang

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Pertama (Dikma) Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI Reguler, PA PK TNI Program Khusus, serta Perwira Siswa Dinas Pendek (PSDP) TNI Tenaga Kerja Pertanian Tahun Anggaran 2025. Acara yang berlangsung di Lapangan Sapta Marga Akmil ini diikuti oleh […]

  • “Satyam Eva Jayate”: Bulan Bung Karno 2026 Jadi Panggung Meneguhkan Warisan Sang Proklamator

    “Satyam Eva Jayate”: Bulan Bung Karno 2026 Jadi Panggung Meneguhkan Warisan Sang Proklamator

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DENPASAR — DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali kembali menegaskan komitmennya dalam merawat api nasionalisme melalui rangkaian Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Mengusung tema “Satyam Eva Jayate – Pada Akhirnya Kebenaran yang Akan Menang”, perayaan tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum ideologis untuk membumikan kembali ajaran, pemikiran, dan keteladanan Ir. Soekarno […]

expand_less