Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bali dan Tiongkok Kian Erat, Gubernur Koster dan Konjen Zhang Bahas PSEL, Digitalisasi hingga Ekspor Buah Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, dalam pertemuan yang membahas penguatan hubungan Bali–Tiongkok di berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), keamanan warga negara asing, digitalisasi Bali, hingga pengembangan ekspor komoditas pertanian Bali ke pasar Tiongkok. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) petang di Kediaman Resmi Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Zhang memuji berbagai perkembangan pembangunan di Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster. Ia mengaku melihat perubahan signifikan dibandingkan saat pertama kali bertugas di Bali dua tahun lalu.

“Saya melihat perubahan yang sangat baik. Jalan dan berbagai fasilitas berkembang pesat. Saya juga sempat ke Buleleng. Tahun 2024 saya mengunjungi Ubud dan beberapa tempat lain, saat itu jalannya masih cukup rusak. Sekarang banyak perkembangan positif yang terlihat nyata,” ujar Konjen Zhang.

Menurutnya, banyak pihak kerap hanya menyoroti kekurangan Bali, namun sebagai diplomat ia justru melihat banyak capaian positif yang menggembirakan, termasuk dari sisi keamanan.

“Kasus-kasus yang menimpa warga Tiongkok juga dapat diselesaikan dengan baik. Dari kami yang bergerak di bidang diplomasi, saya melihat banyak hasil nyata dari kepemimpinan Pak Gubernur selama ini,” katanya.

*Dukung PSEL Bali dan Investasi Teknologi*

Konjen Zhang juga menegaskan dukungan Tiongkok terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali. Ia menyebut telah mengunjungi PLTU Celukan Bawang dan melihat pentingnya kepastian pasokan listrik bagi Bali.

Selain itu, pihaknya optimistis proyek PSEL dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali.

“Saya pastikan investor Zhejiang Weiming yang menggarap proyek PSEL ini profesional dan memiliki pengalaman sukses di berbagai tempat. Kami juga memastikan seluruh proses mematuhi aturan hukum yang berlaku di Bali,” tegasnya.

Konjen Zhang mengatakan Tiongkok siap mendukung pengembangan Bali di sektor ekonomi kreatif, pertanian, perikanan, hingga transformasi digital.

Ia bahkan menyoroti potensi besar komoditas buah Bali di pasar Tiongkok, terutama manggis dan salak.

“Manggis Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar ke Tiongkok. Salak juga sangat diminati, bahkan masih kekurangan pasokan. Rasanya khas dan sangat disukai masyarakat Tiongkok,” ujarnya.

Selain perdagangan, Zhang juga menyinggung kerja sama sistem pembayaran digital antara Indonesia dan Tiongkok melalui QRIS yang menurutnya semakin memudahkan wisatawan dan transaksi lintas negara.

Ia turut mengundang Gubernur Koster untuk berkunjung ke Republik Rakyat Tiongkok, termasuk ke kota teknologi seperti Shenzhen, guna memperkuat kolaborasi investasi dan transformasi digital Bali.

*Koster: Bali dan Tiongkok Punya Kedekatan Historis dan Kultural*

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan Bali mendukung penuh penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok sebagaimana dijalin Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Tiongkok.

Menurut Koster, hubungan Bali dan Tiongkok telah berlangsung lama dan memiliki kedekatan secara historis maupun kultural.

“Di sejumlah tempat suci di Bali ada pemujaan terhadap dewa-dewi Tiongkok. Secara kultural, masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki nilai-nilai yang cukup mirip dengan budaya Tiongkok,” ujar Koster.

Ia menambahkan, wisatawan asal Tiongkok juga menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata Bali. Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok berada di posisi ketiga terbesar setelah Australia dan India.

Koster juga menegaskan komitmennya mengawal langsung pembangunan PSEL Bali yang akan dibangun bersama mitra asal Tiongkok, Zhejiang Weiming, setelah dipilih oleh Danantara Indonesia sebagai mitra proyek.

“Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar untuk memastikan semuanya berjalan baik hingga peletakan batu pertama pada Juli mendatang,” katanya.

Menurutnya, saat ini proses finalisasi dokumen dan administrasi terus berjalan tanpa hambatan. Pematangan lahan juga tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.

Koster berharap fasilitas tersebut mampu mengatasi persoalan sampah di Denpasar dan Badung sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan modern.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat keamanan wilayah melalui koordinasi bersama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.

*Kagumi Deng Xiaoping*

Di akhir pertemuan, Koster mengaku banyak belajar dari perkembangan Tiongkok yang kini menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia, terutama dalam pembangunan teknologi dan industri.

“Saya mengikuti perkembangan Tiongkok hingga sekarang menjadi negara yang sangat progresif. Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun. Secara pribadi saya sangat mengagumi sosok Deng Xiaoping,” kata Koster. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Model Investasi PandAI Dibahas di Kantor Presiden, Dorong Transparansi dan Keamanan Modal

    Model Investasi PandAI Dibahas di Kantor Presiden, Dorong Transparansi dan Keamanan Modal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com |  Indonesia terus memperkuat upaya membangun iklim investasi yang aman dan transparan, khususnya di sektor real estat dan infrastruktur. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui pembahasan model investasi PandAI, sebuah kerangka kerja institusional yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan modal, kepastian hukum, serta tata kelola proyek. Dalam rangkaian diskusi tersebut, telah digelar pertemuan kerja […]

  • Kemenkum Jabar Ikuti Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI Tingkatkan Kualitas dan Akuntabilitas Kearsipan Berbasis Digital

    Kemenkum Jabar Ikuti Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI Tingkatkan Kualitas dan Akuntabilitas Kearsipan Berbasis Digital

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. Bandung – Kepala Bagian Program dan Humas Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat, Archie Tigor Mangunsong bersama seluruh Sekretaris Pimpinan dan Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Hukum Jawa Barat mengikuti Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI yang dipaparkan Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum sebagai langkah percepatan Program Aksi Kementerian Hukum Tahun 2025 Bidang Kearsipan yang dilakukan secara […]

  • Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Kendali Tata Ruang Pulau Dewata

    Diskusi Publik IWO Bali: Pansus TRAP Bongkar Arah Kendali Tata Ruang Pulau Dewata

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mengemuka. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali akan mengangkat tema strategis bertajuk “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam acara Diskusi Publik Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, di gelar Sabtu, 11 April 2026. Diskusi […]

  • 11 Tahun Sudut Pandang, Prof OC Kaligis Dianugerahi Lifetime Achievement

    11 Tahun Sudut Pandang, Prof OC Kaligis Dianugerahi Lifetime Achievement

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono dan advokat senior Prof. Otto Cornelis Kaligis atau OC Kaligis menerima Sudut Pandang Award 2026 dalam puncak perayaan HUT ke-11 Media Sudut Pandang di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026). Ferry Juliantono menerima penghargaan sebagai Tokoh Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi, sedangkan OC Kaligis meraih Lifetime Achievement […]

  • Proyek FSRU LNG Bali, Ditolak Warga Malah Proyek Energi Jalan Terus, Pengamat: Klaim Gas Itu Energi Bersih Hanya Mitos

    Proyek FSRU LNG Bali, Ditolak Warga Malah Proyek Energi Jalan Terus, Pengamat: Klaim Gas Itu Energi Bersih Hanya Mitos

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pro kontra rencana pembangunan Terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di kawasan Serangan terus bergulir. Bahkan, masyarakat Desa Adat Serangan bersama wilayah terdekat, seperti Sanur dan Sidakarya mengaku khawatir menjadi pihak yang paling terdampak oleh proyek energi tersebut. Meski mendapat penolakan, Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala […]

  • Kementrian HAM Ajukan Penghapusan SKCK ke Kapolri

    Kementrian HAM Ajukan Penghapusan SKCK ke Kapolri

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 921
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM, Nicholay Aprilindo, mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mempermudah mantan narapidana yang ingin mencari pekerjaan usai bebas dari lapas. “Kami meminta kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Kepolisian RI untuk meninjau kembali bahkan mungkin menghapuskan SKCK,” kata Nicholay kepada wartawan di Gedung Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2025). […]

expand_less