Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Gung Cok Geram Namanya Dikaitkan Penolakan Rekomendasi Pansus TRAP: Saya Tolak Pembacaan, Bukan Isinya

Gung Cok Geram Namanya Dikaitkan Penolakan Rekomendasi Pansus TRAP: Saya Tolak Pembacaan, Bukan Isinya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka atau Gung Cok, meluruskan pemberitaan yang menyebut dirinya menolak rekomendasi Pansus TRAP dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Bali, Jumat (19/6/2026).

Gung Cok menegaskan dirinya tidak pernah menolak substansi rekomendasi yang telah disepakati bersama. Keberatannya hanya menyangkut mekanisme pembacaan isi rekomendasi dalam forum paripurna, karena menurutnya rekomendasi tersebut telah ditetapkan melalui keputusan DPRD pada 2 Juni 2026 dan menjadi dokumen resmi lembaga.

Ia mengaku kecewa karena namanya dikaitkan seolah-olah menjadi pihak yang menghambat atau menolak hasil kerja Pansus TRAP.

Menurut Gung Cok, sebagai Wakil Ketua Pansus, ia justru ikut terlibat sejak awal dalam proses pembahasan, pendalaman, hingga penyusunan rekomendasi yang akhirnya disepakati seluruh anggota pansus.

“Saya tidak pernah menolak rekomendasinya. Yang saya persoalkan adalah mekanisme pembacaan isi rekomendasi di paripurna. Jangan dipelintir seolah-olah saya menolak hasil Pansus,” tegasnya.

Ia menilai pemberitaan yang mengesankan dirinya menolak rekomendasi dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat serta mencederai kerja kolektif seluruh anggota Pansus TRAP.

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Bali sempat terjadi perbedaan pandangan mengenai apakah seluruh isi rekomendasi perlu dibacakan dalam sidang. Ketua Pansus TRAP I Made Supartha bersama Sekretaris Pansus I Dewa Nyoman Rai menginginkan rekomendasi dibacakan secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Sementara Gung Cok berpendapat dokumen tersebut cukup diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali karena telah menjadi keputusan resmi DPRD.

Perdebatan itu akhirnya diselesaikan oleh pimpinan sidang. Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, memutuskan membacakan pokok-pokok rekomendasi sebelum secara resmi menyerahkan dokumen kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk ditindaklanjuti.

Gung Cok berharap polemik tersebut tidak lagi berkembang menjadi opini yang menyesatkan. Ia menegaskan seluruh anggota Pansus TRAP memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat pengawasan terhadap tata ruang, aset daerah, dan perizinan demi kepentingan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Suranaya Pandit: Kemandirian Polri Penting untuk Jaga Independensi dan Kepercayaan Publik

    Prof. Suranaya Pandit: Kemandirian Polri Penting untuk Jaga Independensi dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menyatakan dukungannya terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, struktur tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kemandirian dan independensi institusi kepolisian dari potensi pengaruh lembaga maupun kepentingan tertentu. Prof. Suranaya Pandit menilai, […]

  •  Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

     Wariga Nusantara & Astronomi Slavia: Jalan Baru Diplomasi Dua Negara di Festival Drusba 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Hubungan diplomatik antar negara selama ini identik dengan isu ekonomi dan politik. Namun Festival Drusba 2025 menunjukkan bahwa persahabatan yang lebih mendalam dapat lahir dari ranah budaya, spiritualitas, dan ilmu pengetahuan kuno.  Indonesia dan Rusia, dua negara dengan warisan peradaban yang kaya, kini melihat potensi baru lewat diplomasi budaya berbasis astronomi tradisional. […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Bali Handara, Diduga Langgar Tata Ruang dan Picu Banjir

    Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Bali Handara, Diduga Langgar Tata Ruang dan Picu Banjir

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menghentikan sementara aktivitas pembangunan di kawasan Bali Handara, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis, 22 Januari 2026. Penghentian dilakukan setelah pihak manajemen tidak mampu menunjukkan kelengkapan dokumen perizinan yang diwajibkan. Pengawasan lapangan dipimpin langsung Ketua Pansus TRAP DPRD […]

  • Spektakuler Siswa/i SMPN 4 Sindang Mengadakan Pentas Seni dan Bazzar.

    Spektakuler Siswa/i SMPN 4 Sindang Mengadakan Pentas Seni dan Bazzar.

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 785
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Dalam upaya menumbuhkan minat seni dan kreasi di kalangan siswa, SMPN 4 Sindang mengadakan Pentas Seni dan Bazzar yang di ikuti dengan antusias oleh seluruh warga besar SMPN 4 Sindang Selasa (25/02/25) yang bertempat di halaman olah raga SMPN 4 Sindang. Hadir pada acara tersebut plt kepala sekolah SMPN 4 Sindang Hadi, ketua […]

  • Ketua LKKS Kuningan, Kunjungi Taskim Penderita Kanker Rahang

    Ketua LKKS Kuningan, Kunjungi Taskim Penderita Kanker Rahang

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 783
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi Taskim (42), warga Dusun Sukaraja RT 006 RW 003, Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, yang tengah berjuang melawan kanker rahang. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum LKKS Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, didampingi Tim Medis dan jajaran lainnya, Minggu (9/3/2025). Tampak […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 4 WNA Vietnam Bekerja sebagai Terapis Spa di Kuta

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 4 WNA Vietnam Bekerja sebagai Terapis Spa di Kuta

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com  | Empat Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam ditindak tegas Kantor Imigrasi Ngurah Rai, karena terbukti menyalahgunakan izin tinggal dengan bekerja sebagai terapis spa disalah satu tempat usaha di wilayah Kuta.  Keempat WNA telah dideportasi ke negara asalnya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rabu, 29 Oktober 2025. Tindakan ini berawal dari […]

expand_less