Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud I Gusti Ngurah Rai Resmikan Gatra Akasa
- account_circle admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai meluncurkan Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara), sebuah kanal informasi resmi sekaligus e-magazine digital interaktif pertama yang dimiliki satuan tersebut. Peluncuran ini menjadi tonggak penting transformasi digital Lanud I Gusti Ngurah Rai dalam membangun sistem informasi yang akurat, terdokumentasi, dan mudah diakses masyarakat.
Peluncuran Gatra Akasa dilakukan seusai upacara peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 oleh Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M. Momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pelopor dirgantara Indonesia, yakni Marsda TNI (Anumerta) Agustinus Adisutjipto, Marsda TNI (Anumerta) Abdulrachman Saleh, serta para perintis TNI Angkatan Udara yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan bangsa.
Dalam sambutannya, Kolonel Pnb David Dwi Martin menegaskan bahwa Gatra Akasa lahir dari semangat menghadirkan informasi yang kredibel di tengah era digital. Menurutnya, prinsip akurasi yang menjadi budaya seorang penerbang juga harus diterapkan dalam penyampaian informasi kepada publik.
“Saya seorang penerbang. Di udara, akurasi bukan pilihan, tetapi akurasi adalah keselamatan. Prinsip yang sama saya bawa ke darat: informasi dari pangkalan ini harus akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lanud I Gusti Ngurah Rai berdiri di gerbang pariwisata Indonesia, disaksikan dunia setiap hari. Sudah semestinya pangkalan ini juga menjadi gerbang akurasi informasi dirgantara,” ujarnya.
Transformasi digital tersebut merupakan bagian dari inovasi yang digagas sejak awal kepemimpinannya. Dalam waktu relatif singkat, Lanud I Gusti Ngurah Rai berhasil menghadirkan portal informasi resmi, e-magazine edisi perdana, membangun sistem arsip digital, hingga menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelola seluruh platform secara mandiri.
Nama Gatra Akasa dipilih karena memiliki makna filosofis yang kuat. Kata gatra berarti wujud atau rupa, sedangkan akasa berarti langit. Keduanya merepresentasikan wajah resmi Lanud I Gusti Ngurah Rai di ruang digital sebagai institusi yang modern, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
E-magazine perdana Gatra Akasa disajikan dalam format flipbook interaktif dengan sentuhan estetika khas Bali. Identitas visualnya mengusung simbol helai bulu sayap yang bertransformasi menjadi kepingan piksel, melambangkan perpaduan nilai-nilai dirgantara dengan era digital.
Lebih dari sekadar media publikasi, Gatra Akasa juga dirancang sebagai ruang dokumentasi perjalanan pengabdian seluruh personel Lanud I Gusti Ngurah Rai. Menurut Komandan Lanud, setiap karya dan pengabdian prajurit memiliki nilai sejarah yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Setiap generasi di pangkalan ini menorehkan pengabdiannya. Yang membedakan hanyalah satu: apakah pengabdian itu terdokumentasi atau hilang ditelan waktu. Gatra Akasa adalah cara kami memastikan tidak ada lagi pengabdian yang hilang. Apa yang kami kerjakan hari ini akan dapat dibaca oleh prajurit yang bahkan belum lahir,” ungkapnya.
Edisi pertama Gatra Akasa mengangkat perjalanan kepemimpinan Kolonel Pnb David Dwi Martin W., mulai dari rekam jejak jabatan, visi, misi, hingga arah kebijakan transformasi yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya di Lanud I Gusti Ngurah Rai.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi, Lanud juga meningkatkan kompetensi personel dalam produksi konten digital, pengelolaan portal informasi, serta tata kelola arsip elektronik. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan kemandirian digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Seluruh konten yang dipublikasikan melalui Gatra Akasa akan melalui proses penyuntingan dan verifikasi internal sehingga informasi yang disampaikan tetap akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai pangkalan yang berdampingan dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai—gerbang utama kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia—Lanud I Gusti Ngurah Rai dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu wajah TNI Angkatan Udara di mata dunia. Karena itu, transformasi digital dipandang menjadi bagian penting dalam membangun citra institusi yang profesional, modern, dan terpercaya.
Dalam proses pengembangannya, Gatra Akasa memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) non-komersial dari Juara Holding Group, khususnya dalam bidang dokumentasi, pengarsipan digital, dan pelatihan sumber daya manusia.
Owner Juara Holding Group, Agung Afif, mengatakan pihaknya merasa terhormat dapat mendukung terwujudnya inovasi tersebut.
“Ini sepenuhnya buah visi Komandan David. Kami bekerja di dunia media digital dan hospitality yang menuntut presisi, estetika, dan penghormatan terhadap cerita. Ketika beliau memaparkan visinya tentang arsip sebagai warisan, kami memahami bahwa keahlian kami menemukan ruang pengabdiannya. Tugas kami hanya memastikan gagasan besar itu berdiri dengan standar terbaik yang kami mampu. Selebihnya, panggung ini milik pangkalan dan para prajuritnya,” katanya.
Peluncuran Gatra Akasa juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama program CSR antara Lanud I Gusti Ngurah Rai dan Juara Holding Group, serta penyerahan Penghargaan Gatra Akasa “Sayap Akasa” kepada Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai sebagai Pelopor Inovasi Digitalisasi Pangkalan.
Melalui Gatra Akasa, Lanud I Gusti Ngurah Rai berharap mampu memperkuat budaya dokumentasi, meningkatkan akurasi penyebaran informasi, sekaligus menjadi contoh penerapan transformasi digital di lingkungan TNI Angkatan Udara. Platform tersebut kini telah dapat diakses oleh masyarakat sebagai sumber informasi resmi mengenai aktivitas, sejarah, dan pengabdian Lanud I Gusti Ngurah Rai.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar