Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Bali Dr. Somvir Sampaikan Ucapan Rahina Kuningan: Momentum Menjaga Cahaya Dharma dan Memuliakan Leluhur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Menyambut perayaan Rahina Kuningan, Ketua Fraksi NasDem–Demokrat DPRD Bali, Dr. Somvir, menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Bali. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Hari Kuningan bukan hanya rangkaian penutup dari perayaan Galungan, tetapi juga simbol keheningan batin dan penghormatan mendalam kepada leluhur.

Dengan gaya tutur yang lembut dan penuh kekhidmatan, Dr. Somvir mengajak umat Hindu untuk menjadikan momentum Kuningan sebagai kesempatan meneguhkan kembali nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.

“Rahajeng Rahina Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan, kedamaian, dan kecemerlangan pikiran bagi seluruh krama Bali. Kuningan adalah saat untuk kembali menata hati, menyucikan niat, dan memuliakan ajaran leluhur yang telah menuntun kita sepanjang hidup,” ujar Somvir yang juga wakil sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali.

Sebagai wakil rakyat, Somvir juga berharap perayaan Kuningan tahun ini menjadi titik penguatan solidaritas, toleransi, dan rasa saling asah-asih-asuh di tengah masyarakat Bali.

Makna Hari Raya Kuningan: Menyambut Cahaya, Melepas Restu Leluhur

Hari Raya Kuningan jatuh sepuluh hari setelah Galungan, menandai berakhirnya masa hadirnya para Dewa dan roh leluhur di alam dunia. Dalam tradisi Hindu Bali, Kuningan identik dengan sinar kuning, lambang kemuliaan dan pencerahan.

Makna utama Kuningan yang disampaikan Dr. Somvir antara lain:

1. Memuliakan Leluhur yang Kembali ke Alam Suci

Pada hari ini, umat percaya para leluhur kembali menuju alam niskala. Dengan penuh bakti, krama Bali menghadirkan sesajen sebagai bentuk cinta kasih, penghormatan, dan terima kasih atas restu mereka selama ini.

2. Menjernihkan Pikiran dan Meneguhkan Dharma

Kuningan menjadi momen menyucikan pikiran dari keruhnya dinamika kehidupan. Cahaya kuning yang menghiasi upacara merupakan simbol kejernihan, keteduhan, dan penguatan moral.

3. Menggugah Syukur dan Kesadaran Spiritual

Lewat berbagai simbol persembahyangan, umat diajak menyadari bahwa hidup adalah anugerah yang patut dijaga. Kesadaran ini kemudian diterjemahkan dalam sikap hidup yang lebih welas asih, penuh harmoni, dan tidak mudah goyah.

Pesan Kedamaian dari Dr. Somvir untuk Warga Bali

Dalam penutup pesannya, Dr. Somvir mengajak seluruh masyarakat Bali menjaga persaudaraan, ketenangan, dan kedamaian, mengingat Kuningan adalah tonggak spiritual untuk memperkuat harmoni antara sekala dan niskala.

“Semoga Rahina Kuningan membawa cahaya terang dalam setiap langkah kita. Mari terus rawat tradisi, jaga budaya, dan perkuat harmoni agar Bali tetap ajeg dan penuh kedamaian.”

Dengan doa dan harapan tersebut, perayaan Hari Kuningan diharapkan dapat membawa vibrasi kebaikan bagi keluarga, banjar, desa adat, dan Bali secara keseluruhan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat kreativitas generasi muda Bali dalam mengangkat potensi produk lokal kembali terlihat melalui Audisi Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (19/5/2026). Ajang tersebut menjadi ruang bagi para bartender muda Bali untuk menunjukkan kemampuan meracik minuman berbahan dasar arak Bali dengan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Bidik Bangunan Ilegal di Pecatu, Rekomendasikan Penutupan hingga Pembongkaran Permanen

    Pansus TRAP DPRD Bali Bidik Bangunan Ilegal di Pecatu, Rekomendasikan Penutupan hingga Pembongkaran Permanen

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bali tentang Penegakan Peraturan Daerah Terkait Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) mempertegas sikap terhadap maraknya dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan di kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Pansus bahkan merekomendasikan penutupan sementara, hingga pembongkaran permanen terhadap bangunan yang terbukti melanggar aturan, khususnya yang […]

  • Mayoritas HGB PT BTID Ternyata Lahir dari Reklamasi, BPN Denpasar Buka Fakta di Hadapan DPRD Bali

    Mayoritas HGB PT BTID Ternyata Lahir dari Reklamasi, BPN Denpasar Buka Fakta di Hadapan DPRD Bali

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Fakta mengejutkan terungkap dalam rapat Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (11/5). Kepala Kantor Pertanahan Kota Denpasar, Mulyadi, membongkar sejarah panjang penerbitan ratusan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Bali Turtle Island Development (BTID), perusahaan pengelola kawasan KEK Kura-Kura Bali. Di hadapan anggota dewan, […]

  • Sawah Terasering Jatiluwih Terancam, Pasek Sukayasa Ungkap Masifnya Pembangunan Ilegal

    Sawah Terasering Jatiluwih Terancam, Pasek Sukayasa Ungkap Masifnya Pembangunan Ilegal

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Praktisi Hukum sekaligus Sekretaris Gerakan Cinta Indonesia (Gercin) Bali, Wayan Pasek Sukayasa, ST., SH., M.I.Kom., menegaskan adanya sejumlah pelanggaran serius di kawasan Wilayah Budaya Destinasi Pariwisata Sawah Berundak atau Sawah Terasering Subak Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Penegasan ini disampaikan saat dikonfirmasi media di Denpasar, Senin, 1 Desember 2025. Menurut Pasek Sukayasa, […]

  • Imigrasi Bali Deportasi 342 WNA dalam Enam Bulan, Pelanggaran Didominasi Overstay dan Penyalahgunaan Izin Tinggal

    Imigrasi Bali Deportasi 342 WNA dalam Enam Bulan, Pelanggaran Didominasi Overstay dan Penyalahgunaan Izin Tinggal

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menindak tegas warga negara asing (WNA) yang melanggar ketentuan keimigrasian. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 342 WNA dideportasi setelah terbukti melakukan berbagai pelanggaran hukum di wilayah Bali. Penindakan tersebut merupakan bagian dari pengawasan intensif yang dilakukan seluruh jajaran […]

  • Gubernur Wayan Koster Dukung Singgasana Seni Bung Karno, Bali Jadi Titik Awal Standar Pagelaran Nasional

    Gubernur Wayan Koster Dukung Singgasana Seni Bung Karno, Bali Jadi Titik Awal Standar Pagelaran Nasional

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Bali menjadi tuan rumah Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno di Bali Beach Convention Center, Sabtu, 28 Pebruari 2026. Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno bukan sekadar pertunjukan seni dan budaya. Ajang ini menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku IKM dan UMKM Bali yang terlibat langsung dalam pameran dan bazar kuliner. Menariknya, […]

expand_less