Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Bali Dr. Somvir Sampaikan Ucapan Rahina Kuningan: Momentum Menjaga Cahaya Dharma dan Memuliakan Leluhur

Ketua Fraksi Demokrat – NasDem DPRD Bali Dr. Somvir Sampaikan Ucapan Rahina Kuningan: Momentum Menjaga Cahaya Dharma dan Memuliakan Leluhur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Menyambut perayaan Rahina Kuningan, Ketua Fraksi NasDem–Demokrat DPRD Bali, Dr. Somvir, menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Bali. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Hari Kuningan bukan hanya rangkaian penutup dari perayaan Galungan, tetapi juga simbol keheningan batin dan penghormatan mendalam kepada leluhur.

Dengan gaya tutur yang lembut dan penuh kekhidmatan, Dr. Somvir mengajak umat Hindu untuk menjadikan momentum Kuningan sebagai kesempatan meneguhkan kembali nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.

“Rahajeng Rahina Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan, kedamaian, dan kecemerlangan pikiran bagi seluruh krama Bali. Kuningan adalah saat untuk kembali menata hati, menyucikan niat, dan memuliakan ajaran leluhur yang telah menuntun kita sepanjang hidup,” ujar Somvir yang juga wakil sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali.

Sebagai wakil rakyat, Somvir juga berharap perayaan Kuningan tahun ini menjadi titik penguatan solidaritas, toleransi, dan rasa saling asah-asih-asuh di tengah masyarakat Bali.

Makna Hari Raya Kuningan: Menyambut Cahaya, Melepas Restu Leluhur

Hari Raya Kuningan jatuh sepuluh hari setelah Galungan, menandai berakhirnya masa hadirnya para Dewa dan roh leluhur di alam dunia. Dalam tradisi Hindu Bali, Kuningan identik dengan sinar kuning, lambang kemuliaan dan pencerahan.

Makna utama Kuningan yang disampaikan Dr. Somvir antara lain:

1. Memuliakan Leluhur yang Kembali ke Alam Suci

Pada hari ini, umat percaya para leluhur kembali menuju alam niskala. Dengan penuh bakti, krama Bali menghadirkan sesajen sebagai bentuk cinta kasih, penghormatan, dan terima kasih atas restu mereka selama ini.

2. Menjernihkan Pikiran dan Meneguhkan Dharma

Kuningan menjadi momen menyucikan pikiran dari keruhnya dinamika kehidupan. Cahaya kuning yang menghiasi upacara merupakan simbol kejernihan, keteduhan, dan penguatan moral.

3. Menggugah Syukur dan Kesadaran Spiritual

Lewat berbagai simbol persembahyangan, umat diajak menyadari bahwa hidup adalah anugerah yang patut dijaga. Kesadaran ini kemudian diterjemahkan dalam sikap hidup yang lebih welas asih, penuh harmoni, dan tidak mudah goyah.

Pesan Kedamaian dari Dr. Somvir untuk Warga Bali

Dalam penutup pesannya, Dr. Somvir mengajak seluruh masyarakat Bali menjaga persaudaraan, ketenangan, dan kedamaian, mengingat Kuningan adalah tonggak spiritual untuk memperkuat harmoni antara sekala dan niskala.

“Semoga Rahina Kuningan membawa cahaya terang dalam setiap langkah kita. Mari terus rawat tradisi, jaga budaya, dan perkuat harmoni agar Bali tetap ajeg dan penuh kedamaian.”

Dengan doa dan harapan tersebut, perayaan Hari Kuningan diharapkan dapat membawa vibrasi kebaikan bagi keluarga, banjar, desa adat, dan Bali secara keseluruhan. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 6
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, atau yang akrab disapa SBS, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah dalam pengelolaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Menurutnya, keseimbangan itu ibarat pohon yang berdiri tegak, jika batangnya miring, maka seluruh pohon bisa tumbang. “Kalau batangnya miring ke satu sisi, maka pohonnya […]

  • Platina vs Flores United: Duel Sarat Drama di Marilonga Berakhir Imbang 1-1

    Platina vs Flores United: Duel Sarat Drama di Marilonga Berakhir Imbang 1-1

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 5
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Babak penyisihan Grup C El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 kembali menghadirkan laga penuh emosi dan tensi tinggi. Pertemuan antara Platina dan Flores United di Stadion Marilonga, Ende, Rabu (15/11/2025) malam, menjadi salah satu duel paling panas sejauh ini. Sejak pertandingan dimulai, kedua tim tampil agresif dengan permainan menyerang. Platina mendominasi serangan melalui […]

  • Bali Bukan Tempat untuk Proyek Beresiko Tinggi, Ketua Persadha Nusantara Bali Tolak Proyek Tangki Minyak di Badung

    Bali Bukan Tempat untuk Proyek Beresiko Tinggi, Ketua Persadha Nusantara Bali Tolak Proyek Tangki Minyak di Badung

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Persadha Nusantara Provinsi Bali, I Ketut Sae Tanju menyampaikan penolakan tegas atas rencana pembangunan infrastruktur tangki minyak berskala besar di wilayah Kabupaten Badung. Sae Tanju yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) Bali menilai proyek tersebut berisiko tinggi atas lingkungan, budaya dan keberlanjutan ekonomi Pulau […]

  • Prahara Bupati Raymundus Bena: Insiden MBG, Tragedi Pulpen-Buku, dan Marwah Partai Gerindra

    Prahara Bupati Raymundus Bena: Insiden MBG, Tragedi Pulpen-Buku, dan Marwah Partai Gerindra

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 4
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Kepemimpinan Bupati Ngada Raymundus Bena tengah menghadapi rangkaian ujian yang datang hampir bersamaan. Dari polemik program makan bergizi di sekolah, tragedi memilukan seorang anak yang tak mampu membeli alat tulis, hingga konflik administratif dengan pemerintah provinsi, semuanya bermuara pada satu titik: sorotan publik terhadap arah kepemimpinan di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Situasi […]

  • Penantian Puluhan Tahun Terjawab: Bupati SBS Mulai Bangun Jembatan Gantung Numbei, Akses Warga Terisolasi Segera Terbuka

    Penantian Puluhan Tahun Terjawab: Bupati SBS Mulai Bangun Jembatan Gantung Numbei, Akses Warga Terisolasi Segera Terbuka

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 5
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Gantung Numbei pada Kamis, 11 Desember 2025. Didampingi Kadis PUPR Malaka Lorens Haba serta sejumlah staf teknis, SBS menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan fasilitas vital yang telah lama dinantikan masyarakat untuk mengatasi keterisolasian, terutama saat musim penghujan. “Dukung para […]

  • Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang bertindak sebagai Inspektur Upacara atau Manggala Utama. Gelar Agung Pacalang tahun ini mengusung tema “Sarana Nincapang Kasukretan Jagat Bali […]

expand_less