Breaking News
light_mode
Trending Tags

RSUP Prof. Ngoerah Siapkan Lompatan Besar, Bangun Empat Gedung Baru Rp1,2 Triliun Menuju Rumah Sakit Kelas Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – RSUP Prof. Ngoerah Denpasar bersiap melakukan transformasi besar dalam pengembangan layanan kesehatan. Rumah sakit rujukan nasional di Bali itu akan membangun empat gedung baru dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung Bali menjadi destinasi medical tourism bertaraf internasional.

Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, mengatakan proyek tersebut akan didukung pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB). Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, peletakan batu pertama (groundbreaking) akan dilakukan pada 2027, sementara penyelesaian pembangunan ditargetkan pada 2029.

Menurut Sukadarma, pembangunan empat gedung baru merupakan bagian dari proyek strategis Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kapasitas rumah sakit rujukan nasional. Kepercayaan IsDB kembali mengucurkan pembiayaan tidak lepas dari keberhasilan RSUP Prof. Ngoerah menyelesaikan pembangunan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang dinilai berjalan sesuai target.

“Keberhasilan pembangunan gedung layanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu alasan kembalinya diberikan dukungan pembiayaan kepada RSUP Prof. Ngoerah,” ujarnya.

Empat fasilitas yang akan dibangun meliputi Gedung Bedah Sentral Terpadu lengkap dengan ruang perawatan intensif, Stroke Center, serta gedung rawat inap modern yang terintegrasi dengan berbagai layanan kesehatan lainnya. Kehadiran infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan, mempercepat penanganan pasien, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan berkualitas.

Selain dukungan pembiayaan dari IsDB, proyek ini juga akan memperoleh dana pendamping sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari operasional RSUP Prof. Ngoerah. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan hingga seluruh fasilitas dapat beroperasi secara optimal.

“Mudah-mudahan pada 2027 kita sudah bisa melakukan groundbreaking, kemudian pembangunan berlanjut hingga 2029,” kata Sukadarma.

Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari visi besar menjadikan RSUP Prof. Ngoerah sebagai rumah sakit rujukan bertaraf internasional yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berstandar dunia, baik bagi masyarakat Indonesia maupun pasien mancanegara.

Sementara itu, Anggota DPD RI Arya Wedakarna Mahendradatta menyatakan komitmennya untuk mengawal dukungan anggaran dari pemerintah pusat agar proyek strategis tersebut dapat terealisasi sesuai rencana.

Menurut Arya, pembangunan empat gedung baru bukan sekadar menambah fasilitas rumah sakit, tetapi menjadi investasi penting bagi masa depan pelayanan kesehatan nasional sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat layanan kesehatan internasional.

Dengan fasilitas yang semakin modern dan lengkap, RSUP Prof. Ngoerah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, mengurangi ketergantungan pasien untuk berobat ke luar negeri, sekaligus menarik pasien dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

“Kita akan kawal agar anggaran ini tetap ada sehingga RSUP Prof. Ngoerah memiliki fasilitas kesehatan bertingkat dunia dan menjadi salah satu simbol pelayanan kesehatan internasional Indonesia,” tegas Arya.

Melalui proyek senilai Rp1,2 triliun tersebut, RSUP Prof. Ngoerah menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan unggulan nasional. Pengembangan infrastruktur modern yang didukung teknologi dan pelayanan berkualitas diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan Bali sebagai destinasi medical tourism yang mampu bersaing di tingkat global. (AP/MK)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maaih Suasana Lebaran, Tukang Ojek Pangkalan (POTER) Terminal Tipe A Tidar Magelang Gelar Acara Halal Bihalal

    Maaih Suasana Lebaran, Tukang Ojek Pangkalan (POTER) Terminal Tipe A Tidar Magelang Gelar Acara Halal Bihalal

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Para Tukang Ojek Pangkalan Terminal Tidar Magelang (POTER) baru saja menggelar acara Halal Bihalal di rumah Sriyanto di Desa Dudan Kecamatan Tidar Utara, Kota Magelang, Minggu (20/4/2025). Sekitar 30 tukang ojek yang tergabung dalam POTER hadir dalam kegiatan halal bihalal di Desa Dudan ini. Ketua POTER yang turut serta acara, hariyanto, mengungkapkan […]

  • Wabup Jigus Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026

    Wabup Jigus Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    CIREBON, AJARRAKPOS.COM — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budimana membuka secada resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Hotel Aston Cirebon, Senin (28/4/2025). Pria yang akrab disapa Jigus ini menegaskan, Musrenbang menjadi momen penting untuk memastikan seluruh program […]

  • Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

    Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menjadi saksi ironi penegakan hukum di Indonesia. Sidang lanjutan perkara dugaan pengisian ulang gas portabel dengan terdakwa Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan agenda tanggapan Penuntut Umum atas eksepsi atau perlawanan yang diajukan Tim Kuasa Hukum dari LBH PERADI Profesional. Tim Kuasa […]

  • Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Penelusuran dugaan tukar guling lahan mangrove yang berakar sejak era kepemimpinan Ida Bagus Oka kembali mencuat dan memicu ketegangan di lapangan. Situasi memanas saat Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026). Adu argumen tak terhindarkan dalam […]

  • Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kebun Binatang Bandung 

    Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kebun Binatang Bandung 

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh Sri, pimpinan Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), dalam kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Putusan yang dibacakan pada Jumat (14/2/2025) ini menegaskan bahwa proses penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) akan terus berlanjut. Tim kuasa hukum Kebun Binatang […]

  • Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa? Seminar Desa Adat Gianyar Soroti Keadilan Ekonomi Bali

    Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa? Seminar Desa Adat Gianyar Soroti Keadilan Ekonomi Bali

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Lonjakan kunjungan wisatawan yang menembus angka lebih dari 6 juta orang per tahun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesejahteraan Desa Adat di Bali. Isu krusial tersebut mengemuka dalam Seminar Desa Adat bertema “Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa?” yang digelar di Ruang Rapat Kantor LPD Desa Adat Tulikup Kaler, Kecamatan […]

expand_less