Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menuju PON 2028, Pameran Pembangunan NTT Diharapkan Naik Kelas: Bukan Sekadar Deretan Stan

  • account_circle Redaksi Matakompas
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matakompas.com- Anggota Komisi I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), David Boimau, berharap penyelenggaraan Pameran Pembangunan Provinsi NTT terus berbenah dan naik kelas menjelang NTT menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Menurutnya, pameran pembangunan sudah saatnya bertransformasi menjadi event yang mampu menampilkan wajah NTT secara modern, kreatif, dan profesional, bukan sekadar deretan stan pemerintah maupun UMKM.

“Pameran Pembangunan NTT jangan hanya menjadi deretan stan. Sudah saatnya naik kelas menjadi event pembangunan yang berkualitas. Apalagi NTT sedang bersiap menjadi tuan rumah bersama PON 2028. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa daerah kita mampu menyelenggarakan event yang profesional, tertata, dan membanggakan,” kata David.

Ia menilai pameran pembangunan harus menjadi ruang untuk memperkenalkan capaian pembangunan, potensi investasi, budaya, pariwisata, produk unggulan, hingga kreativitas masyarakat dalam satu kemasan yang menarik dan memberikan pengalaman bagi pengunjung.

David juga mendorong agar penyelenggara lebih mengutamakan keterlibatan sumber daya lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, penggunaan jasa artis asal NTT merupakan bentuk apresiasi terhadap para seniman daerah sekaligus upaya mendorong perkembangan seni tari, musik, dan vokal di provinsi ini.

Selain itu, ia juga meminta agar event organizer (EO), vendor, pelaku ekonomi kreatif, hingga penyedia jasa lainnya dari NTT diberikan ruang dan kepercayaan lebih besar dalam penyelenggaraan pameran.

“Seniman-seniman kita memiliki kemampuan yang tidak kalah. Momentum seperti ini sebaiknya menjadi ruang bagi mereka untuk tampil dan dikenal masyarakat. Begitu juga dengan EO, vendor, pelaku kreatif, hingga penyedia jasa lainnya, kalau bisa diprioritaskan berasal dari NTT agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat daerah,” ujarnya.

Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–20 Agustus 2026 di Halaman Hotel Harper Kupang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema “Bangun SDM, Tumbuhkan Ekonomi, Lajukan NTT,” kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas penyelenggaraan event daerah.

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Keberhasilan penyelenggaraan NTT BaGaYa 2025 yang mampu menarik lebih dari 88.600 pengunjung menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pameran pembangunan.

Jumlah tersebut dinilai menjadi modal besar untuk menghadirkan konsep penyelenggaraan yang lebih inovatif dan berdaya saing.

Salah satu pemuda NTT, Riko, menilai pameran pembangunan memiliki potensi besar menjadi kebanggaan masyarakat apabila dikemas secara profesional.

“Kalau hanya datang melihat stan lalu pulang, tentu daya tariknya terbatas. Tetapi kalau pengunjung mendapatkan pengalaman, belajar tentang pembangunan, menikmati budaya, melihat inovasi daerah, hingga menikmati hiburan yang berkualitas, tentu nilai acaranya akan jauh lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Riko, kualitas sebuah event tidak hanya diukur dari banyaknya peserta atau pengunjung, tetapi juga dari penataan kawasan, desain booth, identitas visual acara, kenyamanan pengunjung, hingga kualitas produksi secara keseluruhan.

Senada dengan itu, warga Kota Kupang, Faris, berharap Pameran Pembangunan NTT menghadirkan konsep yang terus berkembang sehingga masyarakat selalu memiliki alasan untuk kembali berkunjung setiap tahun.

“Potensinya sangat besar. Kalau dikemas lebih kreatif dengan banyak atraksi budaya, edukasi, kuliner, ruang interaksi, dan hiburan yang menarik, tentu masyarakat akan semakin antusias. Bahkan ke depan bisa menjadi salah satu destinasi wisata event di NTT,” katanya.

Berbagai kalangan menilai penyelenggaraan event berkualitas mulai saat ini akan menjadi bekal penting bagi NTT dalam menyongsong PON XXII Tahun 2028.

Kesiapan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan venue olahraga, tetapi juga dari kemampuan menyambut tamu, mengelola keramaian, menghadirkan hiburan, mempromosikan UMKM dan budaya, serta menciptakan pengalaman yang membanggakan bagi setiap pengunjung.

Karena itu, NTT BaSTEL 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya standar baru Pameran Pembangunan NTT lebih tertata, lebih kreatif, lebih representatif, dan lebih profesional sehingga mampu menjadi etalase kemajuan pembangunan sekaligus menunjukkan kesiapan Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan event berkelas nasional.***

  • Penulis: Redaksi Matakompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Perda Baru 2026 Jadi Alarm Keras Investor Nakal dan Mafia Izin di Bali

    Dua Perda Baru 2026 Jadi Alarm Keras Investor Nakal dan Mafia Izin di Bali

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pengesahan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nominee serta Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pantai dan Sempadan Pantai menandai babak baru penertiban tata ruang di Bali. Regulasi ini bukan sekadar administrasi, melainkan instrumen […]

  • Dr Ribka Tjiptaning Dorong Pemerintah Serius Tangani Isu Kesehatan

    Dr Ribka Tjiptaning Dorong Pemerintah Serius Tangani Isu Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Politisi PDIP Dr. Ribka Tjiptaning meminta Pemerintah Presiden Prabowo Subianto di momentum 100 hari kepemimpinannya untuk serius dalam menangani isu kesehatan. Menurut Dr Ribka, pemerintah tidak hanya berfokus pada program Makan Bergizi Gratis. “Pemberian makanan bergizi gratis itu boleh, dan baik saja tapi jika tujuannya untuk mengentaskan stunting tidak tepat. Karena stunting […]

  • Ny. Putri Suastini Koster Berbagi Kisah Hidup, Sastra, dan Teater dalam Bincang Inspiratif di SMAN 1 Rendang

    Ny. Putri Suastini Koster Berbagi Kisah Hidup, Sastra, dan Teater dalam Bincang Inspiratif di SMAN 1 Rendang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menjadi narasumber dalam Wawancara Eksklusif Bincang Inspiratif yang mengangkat topik “Kisah, Kiprah, dan Kecintaan dalam Bidang Sastra dan Teater”, bertempat di Ruang Podcast SMA Negeri 1 Rendang, Karangasem, pada Kamis (29/1). Dalam perbincangan tersebut, Ny. Putri Koster menceritakan perjalanan hidupnya […]

  • Perbekel Candikuning Bantah Dugaan Pungli, Tegaskan Semua Laporan Warga Telah Diproses Secara Resmi

    Perbekel Candikuning Bantah Dugaan Pungli, Tegaskan Semua Laporan Warga Telah Diproses Secara Resmi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TABANAN – Perbekel Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, I Made Mudita, akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sumbangan operasional di Banjar Candikuning II. Ia membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh laporan masyarakat telah ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi yang difasilitasi Pemerintah Desa. Mudita menjelaskan, sejak menerima surat […]

  • Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Bank DKI resmi mengganti nama menjadi Bank Jakarta pada tahun 2024. Pergantian nama ini menimbulkan berbagai spekulasi publik. Banyak pihak menilai langkah tersebut bukan sekadar rebranding semata, melainkan upaya sistematis untuk menghapus jejak persoalan yang selama ini membelit manajemen Bank DKI. Salah satu suara kritis datang dari Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis […]

  • Gubernur Bali Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bali, Penguatan Modal BPD Bali Jadi Sorotan

    Gubernur Bali Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bali, Penguatan Modal BPD Bali Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Rapat Paripurna ke-23 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin, 19 Januari 2026. Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bali terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Penambahan […]

expand_less