Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Bali Soroti Kasus Tanah Negara Bukit Ser, Gede Harja Astawa Minta Penegakan Hukum Harus Tegas dan Terbuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com |Kasus dugaan pemalsuan dokumen terkait penguasaan tanah negara di kawasan Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, kembali menjadi perhatian publik.

 Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menegaskan pentingnya transparansi dan ketegasan aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.

Menurut Gede Harja, berdasarkan laporan masyarakat, pelapor, serta LSM Gema Nusantara, hasil gelar perkara oleh penyidik Satreskrim Polres Buleleng hingga kini belum memberikan kejelasan mengenai status hukum para pihak yang terlibat.

“Saya membaca adanya sedikit keraguan dari penyidik dalam mengumumkan hasil penyidikan ini. Tidak ada penjelasan kepada publik ataupun pelapor tentang siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Padahal jika sudah masuk tahap penyidikan, semestinya sudah ada alat bukti yang cukup dan arah yang jelas terhadap pelaku,” kata Gede Harja Astawa, Rabu, 12 November 2025.

Ia menilai lambannya proses hukum menimbulkan pertanyaan di masyarakat serta dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Karena itu, ia mendorong penyidik untuk bekerja lebih terbuka dan profesional.

“Kalau sudah tahap penyidikan, penyidik seharusnya tidak ragu mengambil langkah-langkah hukum, termasuk penyitaan dokumen dan penggeledahan. Transparansi itu penting agar tidak menimbulkan praduga dan spekulasi di masyarakat,” tegasnya.

Politisi Gerindra asal Buleleng ini juga mengingatkan agar kepolisian menjaga nama baik serta profesionalisme sebagai pengayom dan penegak hukum. Ia berharap setiap kekurangan dalam proses penyidikan dapat segera disempurnakan.

“Kalau memang ada indikasi keterlibatan aparat pemerintahan atau lembaga lain seperti BPN, saya kira penyidik tidak perlu ragu. Ambil langkah sesuai prosedur hukum yang berlaku. Itu akan menunjukkan ketegasan dan integritas penegakan hukum kita,” kata Gede Harja Astawa.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali yang membidangi pemerintahan dan hukum, Gede Harja mengaku sejak awal telah mengawasi perkembangan kasus ini. Ia juga beberapa kali menerima pengaduan langsung dari masyarakat Desa Pemuteran yang merasa dirugikan.

“Secara moral dan kelembagaan, kami di Komisi I tentu memiliki tanggung jawab untuk mengawal proses ini. Kami juga memberikan dukungan penuh kepada kepolisian agar bisa menyelesaikan kasus ini secara profesional, transparan dan tuntas,” ujarnya.

Gede Harja menutup pernyataannya dengan harapan agar kasus dugaan pemalsuan dokumen tanah negara di kawasan Bukit Ser dapat segera menemukan titik terang, sehingga tidak lagi menimbulkan keresahan di masyarakat. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perseftim Manggarai Timur Tundukkan Persab Belu 2-0: Pertarungan Panas yang Menyisakan Harapan

    Perseftim Manggarai Timur Tundukkan Persab Belu 2-0: Pertarungan Panas yang Menyisakan Harapan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 8
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Suasana panas membungkus laga putaran kedua penyisihan Grup D Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV Ende 2025 pada Kamis, 20 November 2025. Persab Belu dan Perseftim Manggarai Timur saling berhadapan dalam duel yang penuh tensi, energi, dan emosi. Dua gol Perseftim di babak kedua menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung ketat ini. […]

  • Kapolres Pasangkayu Diduga Aniaya Bawahan, Masyarakat Minta Propam Polri Turun Tangan ​

    Kapolres Pasangkayu Diduga Aniaya Bawahan, Masyarakat Minta Propam Polri Turun Tangan ​

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Matakompas.com Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Kepala Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, AKBP Joko Kusumadinata, semakin memanas dan menarik perhatian luas. Tidak hanya soal kekerasan terhadap sesama anggota institusi, kasus ini kini juga memicu pertanyaan serius terkait pola kepemimpinan dan keadilan penegakan hukum di wilayah tersebut bahkan mendorong peringatan keras dari wakil rakyat di […]

  • Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah

    Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Lingkungan Hidup RI yang juga selaku Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq meninjau dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di wilayah Badung, Kamis (5/3). Dua TPS3R yang ditinjau yaitu TPS3R Abirupa Pertiwi Desa Bongkasa Pertiwi dan Pudak Mesari Desa Darmasaba, Kecamatan […]

  • Tahanan KPK: Mantan Gubernur Kenakan Rompi Orange dan Tangan Diborgol

    Tahanan KPK: Mantan Gubernur Kenakan Rompi Orange dan Tangan Diborgol

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    BENGKULU,JARRAKPOS.COM – Mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (RM), mantan Sekda Isnan Fajri, dan ajudan RM, Evriansyah (Anca), akhirnya tiba di Bengkulu. Mereka mendarat di Bandara Fatmawati pada Senin (14/4/2025) siang. Saat tiba di bandara, Rohidin tampak mengenakan rompi orange tahanan KPK dengan kondisi tangan terborgol dan mengenakan topi berwarna putih dan mengenakan masker mulut berwarna […]

  • Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    Presiden Prabowo Diminta Pecat Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Desakan agar Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kembali mengemuka. Kali ini datang dari pengamat politik Muslim Arbi. Ia menilai, keberadaan Listyo Sigit di pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak lagi relevan dalam era pemerintahan baru yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Menurut Muslim, Kapolri saat ini […]

  • Guru Harus Jadi Tauladan, Bukan Sekedar Pengajar

    Guru Harus Jadi Tauladan, Bukan Sekedar Pengajar

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Guru bukan hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi panutan dalam pembentukan karakter siswa. Kalau gurunya tidak disiplin dan tidak memberi teladan, bagaimana bisa membentuk karakter siswa. Hal itu disampaikan Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si saat menjadi pembina apel pagi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Rabu (9/4/2025). Apel […]

expand_less