Breaking News
light_mode
Trending Tags

Alit Kelakan Ungkap Akar Masalah dan Solusi Permanen Pasokan Pertamax Bali Kritis

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Gangguan distribusi BBM jenis Pertamax terjadi di wilayah Bali Selatan, meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, pada 15-16 November 2025.

Masalah ini menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan, menegaskan bahwa dirinya bersama Pertamina telah melakukan pemantauan sejak satu minggu sebelumnya untuk memastikan penyebab utama keterlambatan distribusi.

Menurut Alit Kelakan, distribusi harian yang seharusnya mencapai 1.024 KL hanya terealisasi sekitar 980 KL. Hal inilah yang membuat sejumlah wilayah seperti Jimbaran hingga Denpasar mengalami kelangkaan Pertamax.

“Setelah dicek semuanya bersama Pertamina, termasuk pak Haji dengan Dirut Pertamina yang ada di Bali akhirnya ketemu akar permasalahannya,” kata Alit Kelakan.

Stok Kritis dan Dampak Cuaca Buruk

Stok Pertamax di Terminal Fuel Sanggaran sempat berada pada kondisi kritis sehingga dilakukan alih suplai dari IT Manggis. Namun proses alih suplai tidak berjalan optimal karena jarak yang cukup jauh dan keterbatasan armada.

“IT alih supply di IT Manggis tidak berjalan optimal dikarenakan jarak Manggis yang cukup jauh, 46,3 km dan ketersediaan armada mobil tangki yang terbatas,” bebernya.

Selain itu, cuaca buruk membuat kapal pengangkut BBM terlambat tiba dari Surabaya.

Alit Kelakan menjelaskan bahwa stok ideal di FT Sanggaran seharusnya minimal dua tangki penuh atau sekitar 6.000 KL.

“Itu cuma terlambat 1-2 hari sebenarnya cukup terpenuhi. Itu kita cek nanti apa penyebabnya,” ujarnya.

Mitigasi: Penambahan Armada dan Kuota

Alit Kelakan menyebutkan masih ada kekurangan 15 unit mobil tangki baru, meskipun empat unit akan tiba pada Desember 2025. Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Dirut Pertamina untuk menambah kuota BBM, terutama menghadapi masa Natal dan Tahun Baru.

“Jika sudah ngerti faktor cuaca kita bisa cek dari BMKG, selanjutnya bisa kita atur armada dan stoknya kita tambah,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa kelangkaan BBM sehari saja berpotensi mengganggu perekonomian masyarakat, terutama UMKM.

Pertamina Pastikan Kuota Nasional Aman

SAM Bali, Endo Eko Satriyo memastikan bahwa kuota Pertamax tidak diatur oleh pemerintah, namun stok BBM subsidi seperti Biosolar dan Pertalite aman hingga akhir 2025, bahkan akan ada penambahan pada 2026.

“Itu tidak ada masalah, masih ada kuotanya dan tahun 2025 cukup terpenuhi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pertamina meningkatkan suplai harian Pertamax dari 1.024 KL menjadi 1.561 KL atau naik 52 persen.

“Hari Rabu kemarin sudah normal dengan adanya penambahan pengiriman BBM seperti itu,” tambahnya.

Sementara itu, pasokan Turbo masih menunggu jadwal pengiriman dari pusat.

Kendala Cuaca Kembali Jadi Tantangan Utama

FTM Sanggaran, Muhammad Riduansyah, menegaskan bahwa pihaknya selalu menyesuaikan suplai berdasarkan rekomendasi Tim Regent. Namun faktor cuaca tetap menjadi hambatan utama keterlambatan kapal.

“Kemarin kendalanya di faktor cuaca, sehingga terjadi keterlambatan datangnya BBM ke tempat kami,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah mitigasi dan koordinasi intensif, Pertamina menargetkan pasokan BBM di Bali kembali stabil menjelang musim liburan Nataru. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

    “Kalau Bukan Aset, Kenapa Lama?” Pansus TRAP DPRD Bali Tekan Penyelesaian DN 98

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah DN 98 di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, yang hingga kini belum menemukan kejelasan. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Kamis (9/4/2026) di Ruang Rapat Ketua DPRD Bali, persoalan ini mencuat setelah masyarakat mengeluhkan ketidakadilan dalam […]

  • Rayakan Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir Semeton Bali Kuliner Gratis di 15 UMKM Pilihan Se-Bali

    Rayakan Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir Semeton Bali Kuliner Gratis di 15 UMKM Pilihan Se-Bali

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Raya Tumpek Krulut yang jatuh pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Gubernur Bali Wayan Koster kembali menghadirkan program berbagi kepada masyarakat dengan mentraktir Semeton Bali menikmati kuliner khas Bali secara gratis di 15 UMKM pilihan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Pulau Dewata. Program bertajuk “Semeton Bali Gratis” ini menjadi […]

  • Catatan Ringan Jelang 8 Besar ETMC 2025:S iapa Bertahan, Siapa Tertahan?

    Catatan Ringan Jelang 8 Besar ETMC 2025:S iapa Bertahan, Siapa Tertahan?

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 25
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Menuju perempat final ETMC XXXIV Ende 2025, kompetisi semakin mengerucut dan tensinya makin terasa. Efraim BS, dalam perbincangan ringan bersama Media Mata Kompas, mencatat bahwa ajang Liga 4/Piala Gubernur/ETMC tahun ini telah menyisakan delapan tim terbaik setelah fase 16 besar menyingkirkan delapan kontestan lainnya. Tim-tim yang harus mengakhiri petualangan mereka di Nusa Kelimutu […]

  • 18 WNA Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai dalam Sepekan, Ada Kasus Prostitusi hingga Overstay

    18 WNA Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai dalam Sepekan, Ada Kasus Prostitusi hingga Overstay

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG | Pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing (WNA) di Bali kembali diperketat. Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendeportasi sebanyak 18 WNA sepanjang 21 hingga 27 September 2026 setelah mereka terjaring dalam berbagai penindakan keimigrasian. Belasan WNA tersebut sebelumnya terjaring dalam patroli rutin keimigrasian yang digelar pada 15 hingga 20 September 2026 di sejumlah wilayah kerja […]

  • AWK Siapkan Bela Negara untuk Seluruh Siswa SMP di Bali, Gandeng TNI dan Disdikpora Denpasar

    AWK Siapkan Bela Negara untuk Seluruh Siswa SMP di Bali, Gandeng TNI dan Disdikpora Denpasar

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (AWK), mendorong penguatan karakter generasi muda melalui program Bela Negara yang akan menyasar seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri maupun swasta di Bali. Hal tersebut disampaikan AWK saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas […]

  • Tim 9 “Naga” Febria Ardiansyah, Siapa Sebenarnya Diperiksa?

    Tim 9 “Naga” Febria Ardiansyah, Siapa Sebenarnya Diperiksa?

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Perkara mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febri Adriansyah kini mendekati tahap pelimpahan ke pengadilan. Namun di tengah proses yang berjalan, muncul keraguan mendalam soal keutuhan penegakan hukum dalam kasus ini. Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, menyoroti serangkaian kejanggalan prosedural sekaligus peringatan bahwa perkara ini berpotensi diabolisi di Pengadilan Negeri. “Dari awal […]

expand_less