Dari Bandara ke Ruang Publik: Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Media Perkuat Transparansi
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADUNG — Upaya memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus membangun sinergi yang solid dengan media massa ditunjukkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai melalui gelaran media gathering pada Rabu (6/5). Bertempat di aula kantor imigrasi setempat, kegiatan ini menjadi titik temu strategis antara jajaran imigrasi dan insan pers di wilayah Bali.
Momentum ini terasa istimewa. Pasalnya, inilah media gathering perdana yang digelar sejak masa pasca pandemi—menandai babak baru dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif. Tak sekadar ajang silaturahmi, forum ini dirancang sebagai ruang dialog dua arah demi memperkuat transparansi informasi kepada publik.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa peran media sangat vital dalam menjembatani informasi antara institusi dan masyarakat. Ia menyampaikan komitmen jajarannya untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan tugas keimigrasian, mulai dari pemeriksaan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA), hingga pelayanan prima bagi WNI dan WNA.
“Media memiliki peran krusial dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan terpercaya. Kolaborasi ini kami harapkan mampu mendukung tugas-tugas keimigrasian agar berjalan lebih optimal, lancar, dan efisien,” ujar Bugie.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa media merupakan mitra strategis dalam membangun transparansi serta meningkatkan kualitas kinerja imigrasi di Bali.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah komunikasi untuk membangun keterbukaan. Hubungan yang harmonis dengan media adalah kunci dalam mengawal kebijakan keimigrasian sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Suasana hangat terasa hingga akhir acara. Sesi diskusi interaktif menjadi ruang bagi para jurnalis untuk menyampaikan masukan dan kritik konstruktif. Bagi Imigrasi Ngurah Rai, hal ini menjadi bahan evaluasi penting dalam menyusun pola komunikasi yang lebih efektif ke depan.
Melalui langkah ini, Imigrasi Ngurah Rai tak hanya memperkuat hubungan dengan media, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem informasi publik yang sehat, transparan, dan akuntabel di Bali.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar