Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dharma Putra Pengamat Lingkungan Pesemisti FSRU LNG Bali Akan Segera Dibangun

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster yang menyebut proyek Terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) akan segera dibangun 2026 dan sudah masuk regulasi, ditanggapi dengan nada pesimistis oleh Pemerhati Lingkungan Hidup Bali, Ketut Gede Dharma Putra.

Ia menilai, secara prosedural, masih ada tahapan penting yang belum jelas terpenuhi, terutama setelah adanya perubahan lokasi pembangunan ke lepas pantai.

Ketut Gede Dharma Putra yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Bali menyampaikan, dirinya tidak berada dalam tim penyusun proyek FSRU LNG. Namun, berdasarkan pengetahuannya, kelayakan lingkungan dari kementerian memang sempat diterbitkan pada Oktober lalu, tetapi itu untuk rencana kegiatan yang lokasinya berada dekat pantai.

“Setahu saya, kelayakan lingkungan dari kementerian itu memang sudah terbit bulan Oktober. Cuma sepertinya itu untuk kegiatan yang lokasinya dekat pantai,” ujar Ketut Gede Dharma Putra saat dihubungi, Kamis (15/1/2026).

Ia menyoroti perubahan rencana lokasi pembangunan FSRU LNG yang kini disebut berada sekitar 3,5 kilometer dari garis pantai. Menurutnya, perubahan lokasi tersebut membawa konsekuensi prosedural yang tidak sederhana dan tidak bisa serta-merta dianggap sudah beres.

“Sementara mereka kan kemudian akan berubah ke lepas pantai, 3,5 kilometer dari pantai. Nah, kepastian apakah amdalnya sudah selesai, menurut pendapat saya, sepertinya belum ada konsultasi publik lagi,” ujarnya.

Ketut Gede Dharma Putra menjelaskan, dalam ketentuan AMDAL, perubahan lokasi kegiatan ke titik baru semestinya diikuti dengan proses konsultasi publik ulang. Hal ini penting agar masyarakat mengetahui secara jelas pergeseran lokasi dan potensi dampak yang mungkin ditimbulkan.

“Dengan lokasi yang baru, pemrakarsa kegiatan harus melaksanakan penjelasan atau konsultasi publik lagi, menjelaskan lokasinya pindah ke lepas pantai,” katanya.

Selain itu, ia juga mempertanyakan kejelasan aspek tata ruang laut yang menjadi prasyarat utama sebelum proses AMDAL dapat dilanjutkan. Menurutnya, tanpa adanya kepastian tata ruang laut, tahapan berikutnya belum semestinya berjalan.

“Apakah juga sudah terbit tata ruang lautnya? Baru proses Amdalnya bisa dilaksanakan. Kalau pengetahuan saya begitu,” ucapnya.

Ketut Gede Dharma Putra juga menyinggung rencana pemanfaatan lahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai yang disebut-sebut mencapai belasan hektare. Ia menegaskan, tambahan kegiatan semacam itu juga wajib melalui mekanisme sosialisasi dan konsultasi publik.

“Oh iya, karena itu kan tambahan kegiatannya. Dalam peraturan AMDAL itu harus ada kegiatan konsultasi publik lagi, menjelaskan kepada masyarakat hal ini seperti apa,” jelasnya.

Ia menekankan, konsultasi publik tersebut tidak boleh bersifat terbatas, melainkan harus melibatkan berbagai komponen masyarakat dan pemerhati lingkungan yang wilayahnya berpotensi terdampak langsung.

“Harus mengundang komponen-komponen yang memberi tanggapan, seperti kawasan Serangan, Tanjung Benoa juga,” katanya.

Ketut Gede Dharma Putra secara khusus menyebut Desa Adat Serangan dan Desa Adat Tanjung Benoa sebagai pihak yang semestinya dilibatkan secara aktif, mengingat sebelumnya telah muncul aspirasi dan keberatan dari wilayah-wilayah tersebut.

“Desa Adat Serangan yang kemarin sempat mengajukan penolakan, itu juga harus diundang. Tanjung Benoa juga, bendesa adatnya kan sudah menyampaikan harus diundang dalam kegiatan konsultasi publik, supaya terjadi informasi yang fair,” ujarnya.

Ia menegaskan, pandangan yang disampaikannya bukan mewakili kepentingan tertentu, melainkan sebagai suara masyarakat yang menginginkan proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan prinsip keterbukaan.

Dengan masih adanya sejumlah pertanyaan terkait AMDAL, tata ruang laut, serta keterlibatan publik, Ketut Gede Dharma Putra menyatakan sikapnya yang pesimistis terhadap anggapan bahwa proyek FSRU LNG Bali dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Sementara, Prajuru Desa Adat Serangan I Wayan Patut menyebut belum ada pelibatan masyarakat setempat dalam konsultasi publik.

Dengan adanya kelayakan lingkungan pihaknya akan membahas dengan nelayan. “Kami baru saja dalam pembahas dengan nelayan di Serangan soal rencana menyatukan sikap,” pungkasnya. (Red/Pi)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Laka Lena Luncurkan Program Pendampingan Siswa/i Mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Melalui Jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025

    Gubernur Laka Lena Luncurkan Program Pendampingan Siswa/i Mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Melalui Jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 782
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi meluncurkan Program Pendampingan Siswa/i untuk mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi melalui jalur UTBK, TNI/POLRI dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025. Peluncuran program pendampingan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur NTT, bertempat di Aula SMA Negeri 3 Kota Kupang, pada Kamis (27/3/2025) pagi. Turut hadir pada kesempatan […]

  • Rakor Penanganan Konflik Sosial, Koster Ajak Kemenag dan Forkopimda Mitigasi Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

    Rakor Penanganan Konflik Sosial, Koster Ajak Kemenag dan Forkopimda Mitigasi Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, terdapat beberapa hal yang perlu diantisipasi sesuai seruan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta keharmonisan kehidupan antar umat beragama.  Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial bertempat di Wiswa […]

  • KH Maman Imanulhaq Kembali Dikukuhkan Pimpin Ormas KITA Periode 2025-2030

    KH Maman Imanulhaq Kembali Dikukuhkan Pimpin Ormas KITA Periode 2025-2030

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ketua Majelis Hikmah Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), Taufik Rahzen didampingi Sekretaris Majelis Hikmah, Handi Jatna, resmi melantik kepengurusan KITA periode 2025-2030. Pelantikan digelar di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Senin (17/3). Hadir Ketua Umum KITA, KH Maman Imanulhaq; Sekretaris Jenderal, Camelia Panduwinata Lubis; Bendahara Umum Vicky Anggriawan serta pengurus KITA pusat dan […]

  • Alit Kelakan dan Made Supartha Kompak Dukung UMKM Bali Apresiasi Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno Disupport Gubernur Koster 

    Alit Kelakan dan Made Supartha Kompak Dukung UMKM Bali Apresiasi Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno Disupport Gubernur Koster 

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno berlangsung meriah di Bali Beach Convention Center, Sanur, Sabtu, 28 Pebruari 2026. Kegiatan ini menjadi panggung kolaborasi seni, budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui fashion show, pertunjukan musik, pameran IKM produk lokal Bali hingga bazar kuliner UMKM. Acara tersebut dihadiri langsung Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri dan […]

  • HUT Kostrad ke- 64, Yonarmed 11 Kostrad Gelar Syukuran

    HUT Kostrad ke- 64, Yonarmed 11 Kostrad Gelar Syukuran

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Batalyon Artileri Medan 11/GG/2/2 Kostrad menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ke-64. Acara ini berlangsung di Gedung Guntur Geni Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad, Magelang, dengan penuh kebersamaan dan semangat kebanggaan sebagai prajurit Kostrad. Kamis(6/3/2025) Kegiatan syukuran ini dihadiri oleh Ka Korum Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad, […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Gelar Senam Pagi Bersama Gaungkan Semangat Kebugaran Pegawai

    Kanwil Kemenkum Jabar Gelar Senam Pagi Bersama Gaungkan Semangat Kebugaran Pegawai

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Untuk menjaga kebugaran fisik dan mental pegawai, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) menggelar kegiatan senam pagi bersama pada Jumat pagi (17/01/25). Kegiatan yang berlangsung di lapangan aspal kantor ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jabar Asep Sutandar, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan […]

expand_less