Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Somvir Minta Polda Bali Susun Aturan Aktivitas Warga Saat Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua Fraksi Demokrat-NasDem, Dr. Somvir meminta aparat keamanan segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas terkait aktivitas masyarakat apabila perayaan Hari Raya Nyepi berdekatan dengan Idul Fitri.

Hal tersebut dinilai penting untuk menghindari kebingungan ditengah masyarakat, mengingat hingga kini kepastian tanggal Idulfitri masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah.

 Sementara itu, Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 telah dipastikan jatuh pada 19 Maret 2026.

“Kita sudah dengar dari tiga menteri memberikan jawaban bahwa seharusnya tanggalnya tidak bertabrakan kalau mengikuti anjuran dalam seruan itu. Tapi sekarang kenyataannya masih belum pasti kapan Idulfitri, sementara Nyepi sudah pasti tanggalnya,” kata Dr. Somvir, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, di Gedung DPRD Bali, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurut Dr. Somvir, kondisi di Bali memiliki kekhususan karena saat Nyepi berlaku aturan Catur Brata Penyepian yang membatasi aktivitas masyarakat. Aturan tersebut antara lain tidak keluar rumah, tidak menyalakan api, serta membatasi berbagai kegiatan di luar ruang.

Oleh karena itu, Dr. Somvir menilai diperlukan koordinasi lintas lembaga dan tokoh agama agar aturan yang diterapkan dapat dipahami dengan baik oleh seluruh masyarakat.

Dr. Somvir mengusulkan agar Polda Bali segera menggelar rapat koordinasi bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), pecalang, serta tokoh agama guna menyepakati aturan teknis yang akan diterapkan jika dua hari raya tersebut berlangsung berdekatan.

“Perlu ada rapat koordinasi untuk menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. SOP-nya harus jelas, apakah warga agama lain boleh keluar atau harus tetap di rumah saat Nyepi,” kata Dr. Somvir.

Dr. Somvir juga menyinggung adanya surat kesepakatan yang sebelumnya telah dibahas bersama Gubernur Bali.

Namun hingga kini, menurutnya, pelaksanaan teknis di lapangan belum dijelaskan secara rinci kepada masyarakat.

“Kita sudah mengusulkan agar Polda Bali, Parisada, dan pecalang duduk bersama. Suratnya sudah ada, tapi pelaksanaannya seperti apa belum jelas. Itu yang harus segera dijelaskan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Dr. Somvir menyoroti tidak hadirnya perwakilan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam rapat yang digelar DPRD Bali.

Padahal menurutnya, kehadiran mereka penting untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan apabila waktunya berdekatan dengan Nyepi.

“Kita berharap organisasi Islam bisa hadir dan menjelaskan kepada masyarakat bagaimana pelaksanaan kegiatan keagamaan mereka agar semuanya jelas dan tidak menimbulkan kebingungan,” kata Dr. Somvir.

Meski demikian, Dr. Somvir meyakini kerukunan antar umat beragama di Bali tetap terjaga dengan baik. Ia berharap seluruh pihak dapat saling menghormati agar perayaan keagamaan masing-masing tetap berjalan aman, tertib, dan harmoni. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rochineng Soroti Polemik Golkar Keluar dari Pansus TRAP: “Ketua DPRD yang Paling Merasa Dizalimi”

    Rochineng Soroti Polemik Golkar Keluar dari Pansus TRAP: “Ketua DPRD yang Paling Merasa Dizalimi”

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik penarikan tiga anggota Fraksi Golkar dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terus memantik beragam tanggapan. Kali ini, anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Ketut Rochineng, menyampaikan pandangan hukumnya terkait pengunduran diri anggota pansus yang dinilai tidak sesederhana persoalan hak pribadi. Saat dihubungi pada Selasa […]

  • Memuliakan Geguritan Sucita: Menghidupkan Kembali Cahaya Susastra Leluhur di Tanah Banjar

    Memuliakan Geguritan Sucita: Menghidupkan Kembali Cahaya Susastra Leluhur di Tanah Banjar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BALI | Matakompas.com – Desa Adat Banjar di Buleleng kembali menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu pusat lahir dan tumbuhnya susastra Bali yang agung. Upaya pelestarian seni dan budaya tak lagi sekadar seremonial, tetapi bergerak menjadi gerakan kultural yang lahir dari kesadaran kolektif warganya. Terbaru, geliat memuliakan Geguritan Sucita salah satu karya sastra monumental warisan […]

  • Kejari Jakpus Terima Berkas Tahap II Kasus Gratifikasi Terpidana Ronald Tannur

    Kejari Jakpus Terima Berkas Tahap II Kasus Gratifikasi Terpidana Ronald Tannur

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Tim Penuntut Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus), Rabu (8/1/2025) telah menerima pelimmpahan berkas perkara dua tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) dalam kasus suap atau gratifikasi penanganan perkara terpidana Ronald Tannur. Kedua tersangka itu Meirizka Widjaja (MW) adalah ibu Ronald Tannur, sementara Lisa […]

  • Terkait Penertiban Rumah Dinas, Purnawirawan Kodam IX/Udayana Minta Kebijakan Presiden.

    Terkait Penertiban Rumah Dinas, Purnawirawan Kodam IX/Udayana Minta Kebijakan Presiden.

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sebanyak 114 purnawirawan TNI AD, Pegawai Negeri Sipil purna tugas dan Warakawuri di lingkungan Kodam IX/Udayana menyampaikan permohonan pengasihan kepada Presiden Prabowo Subianto. Permohonan tersebut terkait rencana penertiban rumah dinas yang akan dilakukan oleh Kodam IX/Udayana mulai 3 Agustus 2026. Dalam surat permohonan yang disampaikan, para purnawirawan, PNS purna tugas, dan Warakawuri […]

  • Siapkan Estafet Kepemimpinan, Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Asah Diri Lewat Organisasi

    Siapkan Estafet Kepemimpinan, Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Asah Diri Lewat Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com –Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam memimpin daerah di masa mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu giat mendorong mereka untuk terjun aktif dalam organisasi kepemudaan. Langkah ini dipandang sebagai fondasi utama untuk membangun pemimpin yang kompeten dan berkualitas. Ika Joni Ikhwan, Kepala Dispora Bengkulu, menegaskan bahwa organisasi kepemudaan adalah wadah penting untuk […]

  • Sejumlah Fitur Unggulan Aerox Alpha Dibedah di Hadapan Jurnalis

    Sejumlah Fitur Unggulan Aerox Alpha Dibedah di Hadapan Jurnalis

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Medan – PT Alfa Scorpii menggelar silatrurahmi untuk memperkenalkan keunggulan produk baru Yamaha Aerox Alpha kepada jurnalis, dalam acara yang diadakan di ruang pameran Sentral Yamaha, Jalan Adam Malik, Medan, Jumat (14/3/25). Acara silaturahmi ini dihadiri oleh GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie, perwakilan dari PT YIMM, Sigit Ramadani, dan Ketua SIWO PWI Sumut, […]

expand_less