Breaking News
light_mode
Trending Tags

Buka Pameran Seni Rupa “Tutur Ayu”, Ibu Putri Koster Tegaskan Bali Harus Tetap Berakar pada Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Pariwisata Bali harus tetap berakar pada budaya karena budaya merupakan fondasi utama yang memberikan keunikan, nilai jual, dan jati diri yang membedakannya dari destinasi lain di dunia. Tanpa akar budaya yang kuat, Bali berisiko kehilangan daya tariknya dan mengalami krisis identitas.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat membuka Pameran Seni Rupa oleh Komunitas Soko Guru dengan tema Tutur Ayu yang bertempat di Griya Santrian Art Gallery, Sanur, pada Jumat (6/3) malam.

Putri Koster yang merupakan seniman multitalenta ini mengatakan bahwa Tutur Ayu dalam kehidupan orang Bali merupakan sebuah wejangan atau petuah yang digunakan sebagai landasan dalam menjalani hidup. Menurutnya, melalui pameran bertajuk Tutur Ayu ini, generasi penerus dapat mempelajari berbagai dinamika kehidupan dan budaya masyarakat yang mulai bergeser melalui goresan tangan para perupa di atas kanvas.

“Ruang-ruang perupa itu masih ada. Idealisme dan tutur-tutur itu bisa diguratkan lewat karya-karya seni. Saya berharap para seniman perupa Bali tetap memiliki idealisme yang tinggi,” ungkapnya.

Tutur Ayu, lanjut Putri Koster, harus menjadi pegangan hidup masyarakat Bali agar nilai-nilai budaya yang terkandung dalam filosofi tersebut tetap terjaga, ajeg, dan lestari secara turun-temurun bagi generasi selanjutnya.

“Pameran ini menyampaikan pesan dan nasihat yang tertanam dengan nilai-nilai moral dan kebijaksanaan bagi generasi Bali saat ini atas kondisi dan keadaan Bali yang sudah mulai bergeser,” imbuhnya.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa di tengah gempuran perkembangan zaman, Bali harus tetap berakar pada budayanya, namun juga tetap mengikuti perkembangan teknologi sehingga dapat sejajar dengan daerah lain.

Sebelumnya, penulis yang juga pemerhati seni, I Made Susanta Dwitanaya, menyampaikan bahwa pameran ini lahir dari perjalanan panjang pengabdian para seniman yang selama ini tidak hanya berkarya, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pengetahuan kepada generasi muda.

“Dalam perjalanan panjang pengabdian, ada jejak-jejak sunyi yang tak pernah benar-benar selesai dituliskan. Ada jejak yang terus hidup melalui karya, melalui nilai, dan melalui ketulusan berbagi pengetahuan,” ungkapnya.

Karya-karya yang dipamerkan dalam Tutur Ayu tidak hanya menghadirkan nilai estetika, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat sebagai pewaris kebudayaan Bali yang terus berkembang mengikuti zaman.

“Di tengah arus perubahan, Tutur Ayu menjadi pengingat bahwa kebijaksanaan tidak lahir dari kebisingan, melainkan dari ketekunan merawat nilai,” terangnya.

Pameran ini menampilkan sebanyak 18 karya lukisan dari tiga perupa Bali yang juga dikenal sebagai guru seni, yakni Ketut Marra, I Wayan Santrayana, dan I Gede Budiartha. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banding Berujung Bumerang, Panglima Hukum Togar Situmorang Divonis 3 Tahun Penjara

    Banding Berujung Bumerang, Panglima Hukum Togar Situmorang Divonis 3 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perjalanan hukum advokat senior Bali, Togar Situmorang, memasuki babak baru. Setelah sebelumnya divonis 2 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar dalam perkara penipuan terhadap kliennya, Pengadilan Tinggi Denpasar kini memutuskan memperberat hukuman tersebut menjadi 3 tahun penjara. Putusan banding tersebut menjadi perhatian publik karena majelis hakim tingkat banding menilai hukuman yang […]

  • Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    Kecelakaan Terjadi di Tol Pemalang- Batang, Satu Orang Penumpang Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PEKALONGAN,JARRAKPOS.COM – Kecelakaan Maut Bus Suporter Persebaya vs Mobil Pengangkut Rokok di Tol Pekalongan, Satu orang meninggal dunia. Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang KM 332 arah Jakarta, Sabtu pagi (12/4/2025). Bus PO Fransindo Trans yang mengangkut suporter Persebaya (Bonek) bertabrakan dengan mobil Honda BR-V yang melaju melawan arah. Akibatnya, satu penumpang mobil tewas […]

  • Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 895
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Premanisme dalam bentuk apapun merupakan ancaman bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah serta menindak tegas pelaku premanisme sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal itu diutarakan Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si pada Apel Siaga Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme […]

  • Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyerapan Aspirasi dalam rangka penyusunan Raperda Inisiatif Dewan tentang Pelestarian Seni dan Budaya di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 20 Agustus 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus, I Nyoman Graha Wicaksana didampingi Sekretaris Pansus I Made […]

  • Proyek LNG Bali Selatan Jadi Sorotan, Plang Larangan Muncul di Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai

    Proyek LNG Bali Selatan Jadi Sorotan, Plang Larangan Muncul di Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Keberadaan rencana proyek Liquefied Natural Gas (LNG) yang menggunakan di kawasan Mangrove kembali menjadi perhatian publik Bali pasca Pansus TRAP DPRD Bali gencar melakukan sidak Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Sorotan kali ini tertuju pada pemasangan plang bertuliskan “Dilarang Melakukan Aktifitas Dalam Bentuk Apapun Tanpa Ijin” yang dimotori oleh PT Dewata […]

  • Dari BPI KPNPA RI ke STIJNAS, TB Rahmad Sukendar Bawa Misi Besar: Cetak Generasi Kritis, Berintegritas dan Berani Berpihak pada Fakta

    Dari BPI KPNPA RI ke STIJNAS, TB Rahmad Sukendar Bawa Misi Besar: Cetak Generasi Kritis, Berintegritas dan Berani Berpihak pada Fakta

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BEKASI – Perjalanan panjang TB Rahmad Sukendar, S.Sos., S.H., M.H., selama lebih dari dua dekade memimpin Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), memasuki babak baru. Pengalaman 23 tahun berkecimpung dalam organisasi, penelitian, pembinaan kader, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan kini dibawa ke ruang pendidikan melalui keterlibatannya sebagai […]

expand_less