Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster ingin keamanan dan kondusivitas Daerah Bali tetap terjaga selama rangkaian perayaan Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang tahun ini dilaksanakan berhimpitan. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Koster kepada awak media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pelayanan perayaan Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Tohpati, Kamis (12/3/2026).

Gubernur Koster menyampaikan pihaknya bersama stakeholder terkait telah melakukan sejumlah langkah antisipasi jika malam takbiran dilaksanakan bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3).

“Ini kan belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Kalau sekiranya ada umat Muslim yang merayakan Idul Fitri tanggal 20 Maret, maka malam takbirannya bisa terjadi pada 19 Maret yang bertepatan dengan Nyepi,” katanya.

Menyikapi kemungkinan tersebut, Gubernur Koster telah mengumpulkan seluruh majelis umat beragama untuk merumuskan seruan bersama. Mengacu pada seruan bersama, jika ada umat muslim yang melaksanakan takbiran pada tanggal 19 Maret, mulai pukul 18.00 wita hingga 21.00 wita, didorong agar sedapat mungkin melaksanakannya di rumah masing-masing.

“Kalaupun harus ke masjid atau musala, diharapkan dilaksanakan ke lokasi terdekat dengan berjalan kaki, tidak menggunakan pengeras suara, lampu penerang berlebihan dan pawai,” ujarnya.

Gubernur Koster bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan keberadaan umat muslim yang kemungkinan melaksanakan malam takbiran bertepatan dengan Nyepi.

 “Kita sudah perkirakan dan hanya sedikit di Bali. Terutama dilaksanakan oleh sameton Muslim Muhammadiyah, ada 4 masjid dan jumlahnya juga tak terlalu banyak,” sebutnya.

 Ia menghimbau agar semua umat mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi untuk kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah terpelihara dengan baik di Pulau Dewata.

Pada bagian lain, dia juga menyampaikan bahwa sebagai Gubernur tugasnya adalah memfasilitasi agar semua umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan baik di Daerah Bali.

 “Umat Muslim dan Hindu di Bali dapat menjalankan Idul Fitri dan Nyepi dengan tertib dan disiplin, tetap jaga hubungan harmonis antar umar beragama karena ini sudah menjadi kesepakatan dan komitmen kita,” terangnya sembari mengatakan bahwa situasi seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Bali. Pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya dan menurutnya tidak menimbulkan gejolak atau masalah.

Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polda Bali yang sudah menggelar apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dalam menjaga keamanan Bali selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026. Ia mengajak semua pihak mendukung upaya Polda Bali dalam menjaga Bali tetap aman, nyaman dan kondusif.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menginformasikan, operasi pengamanan akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Pendekatan dalam operasi pengamanan meliputi preemtif, preventif, Kamselantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) hingga represif tegas dan terukur apabila terjadi pelanggaran hukum.

“Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran arus mudik serta terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang, saat hingga pasca pelaksaaan rangkaian Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026,” paparnya.

Pasukan yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2026 berjumlah 2.169 personil dan didukung unsur TNI, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya. Dalam operasi ini, Polda Bali membentuk 7 satgas dan 31 pos yang terdiri dari 15 pos pengamanan, 11 pos pelayanan, 5 pos terpadu.

Khusus untuk pengamanan tempat ibadah, akan disebar di 256 masjid, 539 musala serta 308 titik pelaksanaan malam takbiran.

“Selain itu, kita juga akan sebar personil untuk pengamanan bandara, pelabuhan, pasar tradisional, pasar modern, pusat perbelanjaan dan objek wisata,” urainya. Berkaitan dengan kemungkinan malam takbiran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, Kapolda mendukung langkah-langkah yang telah ditempuh Gubernur Bali.(red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Muda Bali Gek Diah Srikandi Raih Piala Megawati di Jakarta

    Tokoh Muda Bali Gek Diah Srikandi Raih Piala Megawati di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com –  Tokoh muda Bali, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S., yang dikenal sebagai Gek Diah Srikandi menerima Award Piala Megawati dalam Malam Penganugerahan “Piala Megawati” bertajuk “Kawal Pancasila dari Desa, Festival Desa 2025”. Acara tersebut berlangsung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin, 22 Desember 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi […]

  • Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    Bahas Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Koster Tegaskan Data Statistik Jadi Kompas Pembangunan Bali

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat, 6 Pebruari 2026. Pertemuan tersebut membahas capaian indikator sosial ekonomi Bali tahun 2025 sekaligus sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Dalam […]

  • Shopee Tak lagi Bermitra dengan J&T

    Shopee Tak lagi Bermitra dengan J&T

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Shopee Indonesia akan hentikan layanan pengiriman standar dan ekonomi dari J&T Express. Pihak Shopee telah memberitahukan hal ini pada para penjual sejak Maret agar segera memastikan kesiapan operasional. Tak perlu khawatir, Shopee tetap jalin kerja sama dengan 10 mitra logistik lainnya, termasuk Shopee Xpress (SPX), JNE, Pos Indonesia, Anteraja, dan SiCepat. Selasa,(1/4/2025). Meskipun […]

  • Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Sayuran

    Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Sayuran

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya meningkatkan kemandirian pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning melaksanakan kegiatan Ketahanan Pangan di Pos Aji Kuning, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Program ini bertujuan untuk mengelola lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan sayur mayur bagi personel Satgas yang bertugas di Pos Aji Kuning. […]

  • Timur Tengah Bergejolak, Umat Muslim di Bali Tetap Rukun Dan Selalu Berupaya Menjaga Keamanan Di Bali. 

    Timur Tengah Bergejolak, Umat Muslim di Bali Tetap Rukun Dan Selalu Berupaya Menjaga Keamanan Di Bali. 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul serangan militer langsung yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Situasi ini menandai pergeseran dari tekanan diplomatik dan sanksi ekonomi menuju konfrontasi terbuka, sehingga memunculkan kekhawatiran global atas potensi meluasnya konflik. Kondisi tersebut terjadi di tengah bulan suci […]

  • Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

    Somvir: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Benahi Tata Ruang Bali Bersama

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Isu krusial mengenai masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mencuat ke ruang publik. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengangkat tema strategis “Siapa Pengendali Tata Ruang Bali: Pemerintah atau Investor?” dalam diskusi publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Sabtu (11/4/2026). Diskusi yang berlangsung […]

expand_less