Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Prioritaskan Penanganan Abrasi Sidakarya, Warga Serangan Tolak Betonisasi Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan penanganan abrasi di Pantai Sidakarya menjadi prioritas setelah bertemu dengan prajuru desa adat di Kantor Gubernur Bali.

Pertemuan tersebut juga memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait rencana pembangunan di kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai.

Selanjutnya, Prajuru Desa Adat Serangan, Wayan Patut merespons pertemuan antara Gubernur Koster dengan Prajuru Desa Adat Sidakarya yang berlangsung Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memastikan langkah konkret untuk menangani abrasi yang terjadi di wilayah pesisir Kota Denpasar.

Bahkan, Gubernur Koster menegaskan akan segera memanggil Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali guna mematangkan langkah penanganan abrasi di kawasan tersebut.

Namun disisi lain, masyarakat Serangan menyoroti pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan lindung mangrove Taman Hutan Raya Ngurah Rai.

Wayan Patut menegaskan bahwa kawasan tersebut seharusnya terbebas dari pembangunan berbahan beton.

Menurutnya, pembangunan permanen di area mangrove berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem pesisir, termasuk terganggunya keseimbangan lingkungan.

Sorotan ini semakin menguat setelah adanya balasan surat dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) terkait rencana proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Kelurahan Serangan.

Penjelasan tersebut disampaikan Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan sebagai tanggapan atas permohonan klarifikasi dari Desa Adat Serangan terkait proyek FSRU/LNG.

Masyarakat khawatir pembangunan FSRU LNG serta penggunaan beton di sekitar mangrove, khususnya di bantaran sungai, dapat memicu gangguan lingkungan yang meluas.

Wayan Patut juga menjelaskan bahwa struktur beton berisiko mengganggu sirkulasi arus air di kawasan mangrove. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ekosistem yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan pesisir.

“Kedua, akan terjadi penumpukan pasir atau lumpur di sekitar bangunan serta akan menutupi perakaran pohon mangrove yang berfungsi sebagai pernafasan dalam proses penyerapan karbon ( Co2) yang larut dalam air,” tegasnya.

Wayan Patut juga menambahkan, akar mangrove memiliki fungsi vital sebagai tempat sirkulasi oksigen dan penyerap karbon dioksida. Jika tertutup sedimen akibat pembangunan, maka fungsi alami mangrove dapat terganggu.

Oleh karena itu, masyarakat berharap seluruh pihak lebih memperhatikan aspek lingkungan sebelum melakukan pembangunan di kawasan pesisir, khususnya di hutan lindung mangrove.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra mengungkapkan bahwa Gubernur Koster bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, sebelumnya telah meninjau langsung kondisi Pantai Sidakarya pada 27 Mei 2025.

“Kebetulan pak Gubernur kesana waktu ngantar Menteri LH memang kondisinya sedang pasang. Jadi, waktu itu sudah di Sanur sebenarnya, sehingga abrasi menjadi prioritas,” terangnya.

Menurut Suadi Putra, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar sebenarnya telah melakukan penataan kawasan Pantai Sidakarya. Namun abrasi masih menjadi persoalan serius akibat pergerakan pasir yang terus terjadi. “Pasir sudah turun karena ketarik gitu,” jelasnya.

Suadi Putra menegaskan bahwa penanganan abrasi harus menjadi prioritas sebelum pengembangan kawasan pantai dilakukan lebih lanjut. Selain itu, diperlukan solusi jangka panjang agar abrasi tidak terus berulang setiap tahun.

“Keinginan kita, mudah-mudahan di Anggaran Perubahan 2026 ini bisa dibuatkan kajian, sehingga bisa dieksekusi,” kata Suadi Putra.

Dengan koordinasi antara Pemprov Bali, Pemkot Denpasar dan instansi teknis terkait, diharapkan penanganan abrasi Pantai Sidakarya dapat segera direalisasikan demi menjaga keberlanjutan kawasan pesisir di Kota Denpasar. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Nyata Partai Perindo di Buleleng . Kegiatan bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas yang terbengkalai , hingga penyerahan sembako dan kursi Roda

    Aksi Nyata Partai Perindo di Buleleng . Kegiatan bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas yang terbengkalai , hingga penyerahan sembako dan kursi Roda

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Dlam aksi sosial,  Jro Bima yang Ketua DPW Partai Perindo Bali didampingi Ketua DPD Partai Perindo Buleleng Made Suparjo , melancarkan aksinya mulai penyerahan kursi roda hingga melaksanakan kebersihan di Tugu Perjuangan Desa Patas Kecamatan Gerokgak. Pada Jumat 27 Februari 2026. Jro Bima menyerahkan kursi roda di Dusun Banjar Sekar Desa Banjar […]

  • Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024

    Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    CIREBON, Jarrakpos.com — Pejabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memimpin prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan 60 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Acara ini berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (31/12/2024). Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan, bahwa jabatan yang telah diterima merupakan amanah yang […]

  • Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas,Marga Sembiring Rayakan HUT Ke-6 di Tais

    Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas,Marga Sembiring Rayakan HUT Ke-6 di Tais

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Salah satu marga dari Suku Karo, Sembiring Margana, yang tergabung dalam Merga Silima , merayakan hari ulang tahun ke-6 terbentuknya perkumpulan Marga Sembiring di Provinsi Bengkulu. Perayaan HUT ke-6 ini dilaksanakan di Tais, Kabupaten Seluma, pada Senin (27/1/2025). Usin Abdisyah Putra Sembiring, salah satu anggota Marga Sembiring Bengkulu sekaligus anggota DPRD Provinsi […]

  • Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BADUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026). Agenda utama rapat adalah penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025. Rapat paripurna dipimpin […]

  • Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Penyegelan Rumah milik Kuwu (Kepala Desa-Kades) Desa Wanasaba Kidul oleh warga terkait dugaan kasus proyek bersamaan dengan BLT yang belum di bayar  memunculkan ketidak percayaan warga kepada Pemerintah Desa Wabasaba Kidul. Atas ketidak percayaan tersebut Warga masyarakat Desa Wanasaba Kidul sempat melakukan demo pada  sabtu 1 Pebruari 2025 dan menuntut Kades Desa […]

  • Jembatan Baranang Diresmikan, Bupati Dian : Sebut Simbol Harapan Bagi Masyarakat Kuningan Timur

    Jembatan Baranang Diresmikan, Bupati Dian : Sebut Simbol Harapan Bagi Masyarakat Kuningan Timur

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur wilayah pedesaan dengan meresmikan penerangan Jembatan Baranang yang terletak di Dusun Babakan, Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Minggu (13/04/2025) Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, Forkompida Kuningan, Pj […]

expand_less