Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.Com | Peringatan Hari Buruh International ( May Day) yang jatuh tiap tanggal 1 Mei umumnya diperingati oleh kalangan pekerja swasta.

Untuk wilayah Propinsi Bali tahun 2026 dilaksanakan secara terpusat di areal Lapangan Niti Mandala Renon pada hari Jumat pagi (1/5/2026) dengan mengusung tema “Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama” yang di motori oleh Disnaker Propinsi Bali.

Acara diisi acara jalan santai, pasar murah, cek kesehatan gratis serta undian doorpize. Hal ini dilakukan agar para buruh (pekerja) bisa berkumpul disatu titik bersama sama merayakan peringatan hari buruh sedunia.Sekitar 1500 peserta hadir dalam kegiatan yang diawali jalan santai yang dibuka langsung oleh Gubernur Bali,I Wayan Koster.

Dalam kemeriahan suasana, terlontar tiga tuntutan dari perwakilan pekerjaan yang meliputi: Menurut penghapusan sistem perbudakan yang pernah terjadi sejak lahirnya May Day yaitu gaji yang rendah.Dan sekarang diterapkan secara halus dengan Outsourcing dan PKWTT.

Kedua, menuntut pemerintah agar baik pusat maupun daerah agar mampu sebagai pengayom pekerja dan dunia usaha.Dan terakhir meminta kepada DPR dan DPRD agar segera merevisi UU Cipta Kerja sesuai Putusan MK No.168 yang memisahkan kembali UU Ketenagakerjaan dan mengawasi implementasinya di lapangan.

Usai kegiatan, I Ketut Sunaba, S.H.,M.H. sebagai perwakilan Federasi Serikat Pekerja Bali ( F.SP Bali) yang turut hadir dalam acara tersebut bersama ratusan anggotanya mengatakan bahwa perayaan May Day tahun 2026 ini merupakan hal yang luar biasa baru pertama kali Disnaker Provinsi Bali melaksanakan kegiatan semacam ini atas desakan para buruh ( pekerjaan) yang didominasi oleh pekerja pariwisata.

“Kita patut apresiasi karena ini berarti Disnaker Provinsi Bali benar- benar menunjukkan kepeduliannya kepada kesejahteraan pekerja.Dan kita berharap,ketiga tuntutan kita tadi bisa segera terealisasi.

Kami sebagai Perwakilan Buruh ( pekerja )tidak akan menuntut banyak kepada Pemerintah maupun Pengusaha. Cukup dengan menganggap kami bagian dari organ perusahaan karena antara pengusaha dan pekerja pada dasarnya saling membutuhkan, begitu juga dengan pemerintah, kami para pekerja menyumbang PAD yang cukup besar dan cukup untuk menghidupi pemerintahan Kabupaten dari pajak penghasilan maupun devisa yang dihasilkan dari pariwisata. Janganlah kami dianggap pengemis datang ke kantor bupati. Disapa saja tidak. Ini akan mejadi catatan bagi buruh kedepannya,” keluh Wakil Ketua F.SP Bali ini.

“Harapan kami kedepan dengan momentum peringatam Hari Buruh International ( May Day) ini, mari kita saling mengingatkan betapa pentingnya kolaborasi Tripartit antara Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah. Secara normatif memang posisi pekerja sangat rendah sejak lahirnya UU no 6 tahun 2023 tentang Ciptakerja hak-hak Pekerja banyak yang dikebiri bahkan dikerdilkan. Seperti hak pensiun, outsourching, PKWTT, tenaga asing dan lain-lain.

 Namun hal-hal yang bersifat normatif bisa akan selesaikan dengan baik bilamana ada komunikasi maupun kolaborasi yang baik untuk kesejahteraan kita bersama baik pengusaha, pekerja maupun pemerintah. Dengan May Day ini juga kita kita ingatkan bahwa setiap orang yang menerima upah adalah Pekerja. Pekerja yang sejahtera akan mewujudkan usaha yang maju. Bilamana usah maju,pekerja akan sejahtera. Dan secara otomatis PAD akan tinggi untuk keberlangsungan pemerintahan,”pungkas Sunaba.( Bratayasa/red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patung Sabdo Palon Disebut Tonggak Peradaban Bali, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Leluhur

    Patung Sabdo Palon Disebut Tonggak Peradaban Bali, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BADUNG – Groundbreaking pembangunan Patung SabdonbPalon yang digagas Yayasan Sabdo Palon Nusantara mendapat apresiasi luas dari berbagai tokoh budaya dan spiritual di Bali. Untuk itu, Ketua Yayasan Perpustakaan Maharishi Markandeya MMR Puneet Malhotra menyampaikan ucapan selamat kepada Yayasan Sabdo Palon Nusantara dan Ida Bagus Dharmika (Gus Marhaen) atas dimulainya pembangunan patung yang disebut-sebut akan menjadi […]

  • Parluatan Siregar Siap Maju Ketua KONI Sumut

    Parluatan Siregar Siap Maju Ketua KONI Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Medan – Mantan pelari nasional era 1990-an, Parluatan Siregar, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara , periode 2025-2029. Kombes Pol (Purn) ini mengaku telah mengantongi dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) dan restu tokoh olahraga “Mudah mudahan saya maju karena didukung oleh teman-teman praktisi olahraga, tokoh […]

  • Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    Dede Yusuf Minta Kenaikan PBB di Kota Parepare Harus Ada Azas Keadilan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menghentikan penagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) usai tagihannya melonjak drastis hingga 800%. Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mendorong adanya asas keadilan. “Harus berkeadilan. Terutama buat masyarakat yang memang kemampuan membayarnya itu sangat kecil, sangat minim, buruh, tani, nelayan, pensiunan, guru dan lain-lain. Itu […]

  • Divonis Lepas, Budiman Tiang Menang Hukum dalam Sengketa Apartemen Umalas

    Divonis Lepas, Budiman Tiang Menang Hukum dalam Sengketa Apartemen Umalas

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com –  Perjuangan hukum panjang yang dilalui pengusaha Budiman Tiang akhirnya berujung kelegaan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap Budiman Tiang dalam perkara dugaan penggelapan yang menjeratnya. Majelis Hakim yang diketuai Ni Kadek Kusuma Wardani, S.H., M.H., dengan hakim anggota I Wayan Suarta, S.H., M.H. dan Theodora […]

  • Bali-NTT Perkuat Harmoni Sosial, Gubernur Koster dan Gubernur Melki Laka Lena Teken Komitmen Bersama

    Bali-NTT Perkuat Harmoni Sosial, Gubernur Koster dan Gubernur Melki Laka Lena Teken Komitmen Bersama

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, Matakompas.com |  Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat sinergi antar wilayah melalui penandatanganan komitmen bersama oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur NTT Melki Laka Lena di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu, 28 Januari 2026. Komitmen ini menjadi langkah strategis kedua daerah dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat […]

  • PS Malaka U15 Ukir Sejarah: Runner-Up Piala Presiden 2025, Kebanggaan Baru dari Perbatasan NTT

    PS Malaka U15 Ukir Sejarah: Runner-Up Piala Presiden 2025, Kebanggaan Baru dari Perbatasan NTT

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 4
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Tim sepak bola muda PS Malaka U15 kembali membawa harum nama Kabupaten Malaka dan Nusa Tenggara Timur setelah sukses meraih posisi runner-up Piala Presiden RI U15 Tahun 2025. Meski belum mengangkat trofi juara, pencapaian ini disambut penuh sukacita oleh masyarakat Malaka yang bangga melihat generasi muda mereka bersaing di panggung nasional. Sejak fase […]

expand_less