Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ibu Putri Koster Tekankan Pendidikan dan Kesadaran Kolektif dalam Penanganan Sampah Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa pendidikan karakter dan kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai pembicara utama dalam kegiatan RISE Talks Singaraja di Aula Yayasan Dana Punia, Buleleng, Sabtu (9/5).

Dalam paparannya, Ibu Putri Koster menekankan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan sistem pengelolaan, tetapi juga menyangkut pola pikir dan kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan sejak dari sumbernya.

“Sampah akan menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran bersama dan kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah tangga masing-masing. Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membawa perubahan besar terhadap kualitas lingkungan di Bali.

Ibu Putri Koster juga menjelaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber di desa/kelurahan dan desa adat telah diatur melalui Instruksi Gubernur Bali Nomor 8324 Tahun 2021. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah desa didorong menyiapkan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, memanfaatkan lahan pemerintah kabupaten/kota untuk pengolahan sampah, serta aktif melakukan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat.

Ia memaparkan, pola pengelolaan sampah dilakukan dengan pemilahan menjadi dua jenis utama, yakni sampah organik dan anorganik. Sampah organik basah dimasukkan ke tong komposter, sedangkan sampah organik kering dimasukkan ke teba modern. Adapun sampah anorganik 3R dibawa ke TPS3R, sementara sampah residu diangkut menuju TPST.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang dilakukan sejak dari sumber akan jauh lebih efektif dibandingkan sampah yang tercampur. Sampah yang tidak terpilah akan membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar dalam proses pengolahannya.

“Selama kita sadar bahwa lingkungan yang kotor akan berdampak negatif terhadap ekosistem alam, manusia, dan kebudayaan Bali, maka secara otomatis kita akan membiasakan diri melakukan pemilahan sampah sejak awal,” imbuhnya.

Selain menyoroti pentingnya pemilahan sampah, Ibu Putri Koster juga mengingatkan masyarakat terhadap bahaya penggunaan plastik sekali pakai. Ia menyebut pembatasan sampah plastik sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 perlu terus disosialisasikan karena plastik sangat sulit terurai dan dapat merusak lingkungan.

Menurutnya, kebiasaan membakar sampah plastik juga berpotensi menimbulkan polusi racun dioksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber kedua, I Gede Sukanaya yang juga Kepala Sekolah SMKN 1 Kubutambahan, menekankan pentingnya pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Ia menyebut anak-anak akan lebih mudah membangun kebiasaan disiplin apabila tumbuh di lingkungan yang juga menerapkan kedisiplinan.

Sementara itu, Prof. I Made Yudana selaku akademisi Undiksha menyampaikan dukungannya terhadap program pengelolaan sampah berbasis sumber yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Bali. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada tumbuhnya kesadaran masyarakat.

“Jangan sampai alam marah terlebih dahulu baru kita memulai. Jika kita bersatu dan kompak, maka penanganan sampah diyakini akan terwujud,” ujarnya.

Melalui kegiatan RISE Talks Singaraja ini, diharapkan lahir integrasi pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan yang mampu mencetak generasi muda Bali yang siap bersaing sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya daerah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali Geram Satpol PP Tidak Ada Kinerja!!! Pelanggaran Depan Mata di Kawasan Reklamasi Terselubung Caplok Lahan Tahura Tidak di Pol PP Line

    Pansus TRAP DPRD Bali Geram Satpol PP Tidak Ada Kinerja!!! Pelanggaran Depan Mata di Kawasan Reklamasi Terselubung Caplok Lahan Tahura Tidak di Pol PP Line

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali geram atas kinerja Satpol PP Provinsi Bali yang tidak serius menindaklanjuti rekomendasi resmi DPRD Bali terkait pelanggaran tata ruang di kawasan Konservasi. Hal tersebut terungkap, saat Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr. (C) Made Supartha S.H.,M.H., memimpin Sidak didampingi […]

  • Soal Eksekusi Ruko Alm. HBP Ritonga, Polres Padangsidimpuan Baiknya Penuhi Janji, Selesaikan Dulu Persoalan Pidana

    Soal Eksekusi Ruko Alm. HBP Ritonga, Polres Padangsidimpuan Baiknya Penuhi Janji, Selesaikan Dulu Persoalan Pidana

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Mengingat Rencana Eksekusi Pertama Rumah Toko milik H. Baginda Parlaungan Ritonga (HBP Ritonga) di Jl. Jenderal Sudirman / kedai kopi lampu merah sekira Juni 2024 lalu sempat batal karena masih tersangkut perkara pidana. Usai rencana eksekusi pada masa itu, Polres Padangsidimpuan mengundang pihak Pengadilan Agama (PA) Kota Padangsidimpuan bersama keluarga yang melakukan perlawanan. […]

  • Dr Ribka Tjiptaning Dorong Pemerintah Serius Tangani Isu Kesehatan

    Dr Ribka Tjiptaning Dorong Pemerintah Serius Tangani Isu Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Politisi PDIP Dr. Ribka Tjiptaning meminta Pemerintah Presiden Prabowo Subianto di momentum 100 hari kepemimpinannya untuk serius dalam menangani isu kesehatan. Menurut Dr Ribka, pemerintah tidak hanya berfokus pada program Makan Bergizi Gratis. “Pemberian makanan bergizi gratis itu boleh, dan baik saja tapi jika tujuannya untuk mengentaskan stunting tidak tepat. Karena stunting […]

  • Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Keberadaan minimarket di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu yang kian menjamur mengancam dan bisa mematikan pedagang kecil. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima laporan banyak warung kecil tutup dan bangkrut karena terlibas dengan jaringan gerai modern yang terus bertumbuh.Maka dari itu, mulai saat ini, ia memastikan tak ada izin penerbitan baru. Pemkot melakukan pemberhentian […]

  • Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    Inovatif dan Kental Budaya, Audisi Mixologi Arak Bali PDI Perjuangan Bali Tampilkan Kreativitas Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR — Semangat kreativitas generasi muda Bali dalam mengangkat potensi produk lokal kembali terlihat melalui Audisi Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (19/5/2026). Ajang tersebut menjadi ruang bagi para bartender muda Bali untuk menunjukkan kemampuan meracik minuman berbahan dasar arak Bali dengan […]

  • Hari Pertama IBTK 2026 di Besakih Lancar, Pengelola Antisipasi Kebersihan

    Hari Pertama IBTK 2026 di Besakih Lancar, Pengelola Antisipasi Kebersihan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Pelaksanaan hari pertama sekaligus puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih berlangsung lancar dan khidmat pada Kamis (2/4/2026). Ribuan pemedek dari berbagai daerah memadati kawasan suci tersebut untuk mengikuti rangkaian persembahyangan. Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, mengatakan bahwa secara umum pelaksanaan hari pertama […]

expand_less