Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP Ungkap Solusi Selamatkan Jatiluwih Tanpa Korbankan Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Ancaman serius kembali membayangi kawasan wisata kelas dunia, Jatiluwih Tabanan.

Masuknya investor besar yang membangun restoran di tengah hamparan sawah tradisional memicu kekhawatiran akan hilangnya bentang Subak, sistem irigasi abad ke-9 yang menjadi alasan utama kawasan ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Sedikitnya 3.000 warga dan petani, pelaku UMKM hingga generasi penerus dikhawatirkan menjadi kelompok yang paling terdampak, apabila alih fungsi lahan terus berlangsung tanpa kontrol kuat.

“Tidak hanya itu, status Warisan Budaya Dunia UNESCO berada di ujung tanduk. Jika alih fungsi lahan terus dibiarkan, Jatiluwih hanya tinggal menunggu waktu untuk dicabut dari daftar warisan dunia sebagai sebuah pukulan besar bagi pariwisata Bali dan citra budaya Indonesia di mata internasional,” ungkap Ketua Panitia sekaligus Manager DTW Jatiluwih, Jhon Ketut Purna, Jumat, 5 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa pembangunan restoran raksasa bukan hanya melanggar prinsip pelestarian, namun juga mengkhianati nilai-nilai Subak yang diwariskan turun-temurun.

“Kami berharap pemerintah hadir menata Jatiluwih untuk menjaga warisan budaya, dan membangun ekonomi rakyat tanpa merusak alam,” ujarnya.

Pansus TRAP Dorong Solusi: Homestay, Kuliner Desa, hingga Wisata Sawah

Merespons kegelisahan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali menilai bahwa Jatiluwih memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan budaya yang tetap menempatkan warga sebagai subjek utama.

Dalam konsep penguatan desa wisata:

Rumah warga diarahkan menjadi homestay berstandar internasional

Disiapkan restoran desa berkonsep kuliner lokal higienis

Pengelolaan wisata dilakukan oleh warga, bukan pemodal luar

Paket wisata sawah khas Bali: manyi, metekap, nandur, mandi lumpur, tangkap belut, trekking sawah, hingga picnic di kubu kandang sapi

Selain itu, para petani akan didukung membuka usaha kecil di jalur persawahan, menghadirkan edukasi pertanian, hingga menyajikan kuliner tradisional seperti lawar lindung, klipes goreng, pepes jubel, blauk di gubuk peristirahatan petani.

“Dengan model ini, ekonomi naik, budaya Bali tetap terjaga, dan desa wisata jati luwih tidak kehilangan identitasnya,” kata Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr (C) Made Supartha, S.H., M.H.

Momentum Kritis: Jatiluwih Butuh Keberpihakan Pemerintah

Kawasan Jatiluwih berada pada fase penentuan. Jika investor dibiarkan menguasai ruang pertanian produktif, bukan hanya lahan berubah, tetapi identitas budaya dan legitimasi UNESCO dapat hilang selamanya.

Pengawasan, regulasi, dan keberpihakan politik menjadi syarat utama agar Subak tetap hidup ditengah tekanan komersialisasi. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset dan Perizinan) DPRD Bali mengambil langkah tegas untuk menjaga Jatiluwih tetap terjaga. Agar tidak nantinya malah status WBD (Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO dicabut. Aksi – aksi yang muncul di masyarakat tetap akan diawasi, dan tidak membuat Pansus surut untuk mempertahankan status WBD untuk Jatiluwih. Ketua Pansus […]

  • DPRD Apresiasi Program Sekolah Gratis Andra Soni, Partisipasi Sekolah Diyakini Meningkat

    DPRD Apresiasi Program Sekolah Gratis Andra Soni, Partisipasi Sekolah Diyakini Meningkat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SERANG – Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo mengapresiasi program sekolah SMA/SMK dan SKh swasta dari Gubernur Banten Andra Soni, yang mulai berjalan tahun 2025. Program ini diyakini meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan di Banten. “Program sekolah gratis merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjamin keadilan sosial,” katanya, Rabu, 18 Juni […]

  • Kembali ke Masyarakat, Seorang Warga Binaan Kasus Teroris Bebas Dari Lapas Perempuan Medan

    Kembali ke Masyarakat, Seorang Warga Binaan Kasus Teroris Bebas Dari Lapas Perempuan Medan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 713
    • 0Komentar

    MEDAN – Warga Binaan Pemasyarakatan kasus terorisme R (27), akhirnya menghirup udara bebas setelah dinyatakan bebas murni, Kamis siang (13/03/2025). R telah menjalani masa pidana selama enam tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan. Pembebasan R dari Lapas Perempuan Kelas IIA Medan ini disaksikan oleh personel Densus 88, Kepolisian, TNI, BNPT, dan Babinsa. […]

  • Peringati Isra Mi’raj 1446H Diperbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Doa Bersama

    Peringati Isra Mi’raj 1446H Diperbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446H, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Seimanggaris bersama masyarakat Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, menggelar acara doa bersama di Masjid Baitul Rohim. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh personel Satgas Pamtas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Doa bersama […]

  • Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    Jro Gede Sudibya Usulkan KEK Kura-Kura Bali Dihentikan Sementara, Minta Temuan Pansus TRAP Dituntaskan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR – Mantan Anggota MPR RI Utusan Daerah Bali, Jro Gede Sudibya, mengusulkan agar proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang berlokasi di Pulau Serangan diberlakukan status quo dan dihentikan sementara hingga seluruh persoalan hukum, tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang menjadi temuan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) […]

  • Jatiluwih Warisan Dunia, DPRD Bali dan Pemkab Tabanan Sepakati Perketat Pengawasan Tata Ruang

    Jatiluwih Warisan Dunia, DPRD Bali dan Pemkab Tabanan Sepakati Perketat Pengawasan Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan sikap tegas dalam melindungi Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari ancaman alih fungsi lahan dan pelanggaran tata ruang. Komitmen tersebut disampaikan dalam rangka menjaga keberlanjutan Jatiluwih sebagai situs warisan dunia UNESCO yang memiliki nilai universal […]

expand_less