Breaking News
light_mode
Trending Tags

Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • visibility 638
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cirebon, Jarrakpos.com – Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Kuwu (Kantor Kades) Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sabtu 15/02/25.

Demo di jaga ketat oleh Kepolisian setempat dan beberapa Polisi Pamong Peraja (Pol-PP) yang bertugas mengamankan jalanya demo.

Dalam orasinya peserta unjuk rasa tersebut menuntut Badan Permasyawaratan Desa (BPD) segera melaksanakan musyawarah desa (Musdes) dan memberhentikan Kades dan Sekdes dengan cara tidak hormat serta di bawa ke ranah hukum untuk diadili.

Tuntutan warga berawal dari adanya dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua BPD yang di lakukan oleh Sekertaris Desa.

Tanda tangan yang diduga dipalsukan tersebut tercantum di dalam berita acara sewa tanah kas desa yang berada di Depan POM Bensin Mountoya.

Atas dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut warga masyarakat Desa menuntut agar BPD segera Musdes dan melaporkan kedua pelaku ke pihak aparat penegak hukum (APH).

Sempat terjadi penurunan baliho yang berisi rincian penggunaan APB-Des oleh peserta demo, namun dapat di cegah oleh pihak Kepolisian yang berjaga di depan pintu Kantor Balai Desa.

Demo menampilakan hiburan musik dangdut lengkap dengan para penyanyi wanita yang berasal dari warga setempat.

Selain bernyanyi para pendemo juga menampilkan replika keranda mayat sebagai simbol matinya pemerintahan desa, serta menghamburkan uangn mainan sebagai simbol dana desa yang dihambur-hamburkan oleh oknum Kades dan oknum Sekdes Desa Wanasaba Kidul.

Sementara itu Ketua Aliansi Masyarakat Desa Wanasaba Kidul Endi menyampaikan orasi dan melalui wawancara media menuntut agar BPD segera musdes untuk mengambil langkah pemberhentian Kades dan Sekdes dengan cara tidak hormat dan melaporkan dugaan pemalsuan tandatangan dan dokumen ke APH.

Pasalnya kata Endi, dalam berita acara yang ditanda tangani oleh BPD sewa alih fungsi tanah kas desa hanya satu tahun, dan tiga tahun.

Namun setelah di teliti berkas berita acaranya, sewa alih fungsi tanah sawah produksi menjadi bangunan toko besi baja ringan tersebut menjadi sepuluh tahun, sehingga menurut Endi ada dugaan pemalsuan tanda tangan dan dokumen.

” Ini sudah sangat parah karena ada dugaan pemalsuan tanda tangan dan pemalsuan dokumen, di tambah dalam perjanjian sewa tersebut jumlah uang sewa tidak di cantumkan di berita acara berapa nilainya.

Sebelumnya Endi juga telah melaporkan kasus dugaan penyalah gunaan dana Desa sebesar Rp 800 juta ke unit Tipikor Polresta Cirebon dan kasusnya dalam proses pemanggilan para pelapor.

Pelaporan tersebut menurut Endi karena anggaran dana desa penyerapannya ada, namun pembangunan secara fisik tidak ada.

Lebih lanjut Endi mengatakan kerugian sebesar itu belum termasuk anggaran di tahun 2022 hingga 2023, sebab menurut Endi nominal kerugian Rp 800 juta itu yang ditemukan pada anggaran 2024.

” Kerugian dana desa itu mencapai Rp 800 juta belum lagi anggaran di tahun 2022 sampai 2023, sebab temuan Rp 800 juta itu di tahun 2024.

” Daripada uang masyarakat Desa Wanasaba di hambur-hamburkan tidak jelas lebih baik masyarakat jangan bayar pajak, sebab pajaknya di habiskan oleh oknum Kuwu dan Sekdes, ” terangnya

Usai Demo sekitar delapan orang wartawan mencoba masuk ke dalam Kantor Balai Desa Wanasaba Kidul untuk mewawancarai Kuwu (Kades) Umaya dan Sekdes Mastur , namun menurut keterangan salah satu staf Desa yang tidak mau disebutkan namanya, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

Dan setelah di mediasi oleh pihak lain menurut keterangan, keduanya sedang sibuk, dan setelah itu sebagian wartawan meninggalkan Kantor desa dan sebagian lainya tetap menunggu dan berharap mereka bisa wawancara dengan Kades dan Sekdes.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Melki: ETMC Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola NTT, dr. Dion Bria Seran Apresiasi Semangat Pembinaan Usia Muda

    Gubernur Melki: ETMC Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola NTT, dr. Dion Bria Seran Apresiasi Semangat Pembinaan Usia Muda

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 25
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menegaskan bahwa El Tari Memorial Cup (ETMC) bukan hanya ajang kompetisi, melainkan fondasi penting pembinaan sepak bola usia muda dan pintu masuk menuju industri olahraga yang menjanjikan di NTT. Dalam sambutannya saat membuka ETMC ke-34 di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Gubernur Melki menyampaikan optimisme besar terhadap […]

  • Emansipasi Modern, HIPPI Bali Ajak Perempuan Perkuat Ekonomi Kreatif Pariwisata

    Emansipasi Modern, HIPPI Bali Ajak Perempuan Perkuat Ekonomi Kreatif Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BULELENG – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi Bali menggelar peringatan Kartini Day bertema “KARTINI Goes to EDU–Culture Tourism” di STIE Satya Dharma Singaraja, Buleleng, Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peran perempuan dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya dan pendidikan di sektor pariwisata. Ketua DPD HIPPI Bali, AAA Ngurah […]

  • Ahok Temesi Soroti Krisis Sampah Bali, Dorong Desa Jadi Pusat Ekonomi Sirkular dan Tolak Perluasan TPA

    Ahok Temesi Soroti Krisis Sampah Bali, Dorong Desa Jadi Pusat Ekonomi Sirkular dan Tolak Perluasan TPA

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    GIANYAR – Kepala Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, I Ketut Branayoga, SE, yang akrab disapa Ahok Temesi, menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat tentang Konstitusi yang digelar Anggota DPD RI sekaligus anggota MPR RI Provinsi Bali, Ni […]

  • Satgas Gabungan TNI Gagalkan Penyelundupan 16 CPMI Ilegal ke Malaysia

    Satgas Gabungan TNI Gagalkan Penyelundupan 16 CPMI Ilegal ke Malaysia

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM – Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Satgas Bais TNI, dan Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 16 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang hendak menyeberang ke Tawau, Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penggagalan ini bermula dari informasi […]

  • Jagatani Desak Kejati Sulteng Segera Tetapkan Tersangka Korupsi PT Cocoman

    Jagatani Desak Kejati Sulteng Segera Tetapkan Tersangka Korupsi PT Cocoman

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Kasus dugaan korupsi pertambangan nikel oleh PT Cocoman di Kabupaten Morowali Utara (Morut) kini memasuki babak krusial. Setelah menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada akhir April lalu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) didesak untuk tidak mengulur waktu dan segera menetapkan aktor intelektual di balik skandal yang merugikan ekologi serta […]

  • Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali yang dinilai telah bekerja secara baik dan bijaksana. Kinerja tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia (WBD) UNESCO. Gubernur Koster menilai langkah-langkah yang dilakukan Pansus […]

expand_less