Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tiga Hakim Ditangkap oleh Kejagung Terkait Lepas Vonis Perkara Korupsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 258
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Penangkapan tiga hakim oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait suap vonis lepas pada perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, menampar keras wajah Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid mengatakan kejadian tersebut sangat memprihatinkan. Menurutnya, kejadian ini akan menurunkan kepercayaan publik kepada penegakan hukum. Kondisi ini menjadi tugas berat presiden, karena mengembalikan kepercayaan bukan perkara gampang

“Ini berat untuk memulihkan kepercayaan publik, karena bertubi-tubi di saat ekonomi kurang baik, di saat rakyat berharap agar ekonomi berkembang usaha rakyat sedang ingin keadilan ditampakkan, sementara yang tampak malah compang-campingnya, yang tampak malah wajah buruknya,” ujarnya di Jakarta, Senin (14/4/2025)

Jazilul juga menyoroti gaji hakim senilai Rp 25 juta per bulan. Dia mengatakan saat itu Presiden Prabowo Subianto menaikkan gaji hakim lantaran ingin adanya kesejahteraan bagi para hakim.

“Apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo ketika itu ingin agar hakim sejahtera. Mereka yang tidak punya, sementara itu di sebagian, itu yang saya sebut, sementara ada hakim yang sebagian di pelosok yang gak punya fasilitas apapun. Sementara ada sebagian lain menampar mukanya dengan kejadian seperti ini,” ujarnya.

Masih belum hilang dari benak publik soal aksi mogok massal para hakim, yang menuntut naik gaji. Sekretaris Bidang Advokasi Hakim PP Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Djuyamto, pada September lalu, termasuk yang ikut bersuara agar tuntutan kenaikan gaji pokok bagi para hakim, mestinya dapat direspons secara bijaksana oleh Prabowo.

 

 

Editor :Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Imigrasi Atambua dan Pemkab TTU Permudah Warga Perbatasan Urus Paspor

    Kolaborasi Imigrasi Atambua dan Pemkab TTU Permudah Warga Perbatasan Urus Paspor

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ATAMBUA, Matakompas.com |Dalam rangka memperingati Hari Bhakti IMIPAS Ke-I, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua sukses menggelar kegiatan Eazy Paspor dan Pengecekan Kesehatan Gratis di Aula Kantor Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program IMIPAS PEDULI, hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten TTU dan Kantor Imigrasi Atambua. […]

  • Perkuat Sistem Merit dan Asta Cita, Kemenkum Gelar Uji Kompetensi bagi Ratusan Analis dan Penyuluh Hukum

    Perkuat Sistem Merit dan Asta Cita, Kemenkum Gelar Uji Kompetensi bagi Ratusan Analis dan Penyuluh Hukum

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kementerian Hukum terus berupaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur melalui penerapan sistem merit yang ketat. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural bagi Jabatan Fungsional Analis Hukum dan Penyuluh Hukum yang digelar serentak secara virtual, Senin (24/11). Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu […]

  • Ferdinandus Dhosa Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pemberitaan WartaGlobal Tidak Sesuai Fakta

    Ferdinandus Dhosa Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pemberitaan WartaGlobal Tidak Sesuai Fakta

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    NAGEKEO, Matakompas.comc- Ferdinandus Dhosa yang kerap disapa Ferdin akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang dimuat media online WartaGlobal.id yang menuding dirinya melakukan aksi penganiayaan brutal terhadap Kepala Desa Labolewa, Valens Nusa, dan seorang warga bernama Tobias Dega di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu (14/03/2026). Saat dikonfirmasi, Ferdinand menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan […]

  • Ini Penjelasan KLH/BPLH Jawab Surat Desa Adat Serangan Soal Proyek FSRU LNG Bali

    Ini Penjelasan KLH/BPLH Jawab Surat Desa Adat Serangan Soal Proyek FSRU LNG Bali

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memberikan tanggapan resmi atas surat permohonan penjelasan dari Desa Adat Serangan terkait rencana proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Kelurahan Serangan, Bali.   Surat tersebut merupakan respons atas permohonan klarifikasi yang diajukan Desa Adat Serangan mengenai informasi rencana pembangunan […]

  • Operasi Dharma Dewata: 62 WNA Bermasalah Dijaring, Imigrasi Bali Tegaskan “Tanpa Kompromi”

    Operasi Dharma Dewata: 62 WNA Bermasalah Dijaring, Imigrasi Bali Tegaskan “Tanpa Kompromi”

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DENPASAR — Operasi pengawasan keimigrasian bertajuk Patroli Dharma Dewata yang digelar selama dua puluh hari terakhir menunjukkan hasil signifikan. Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi yang menyasar berbagai pelanggaran keimigrasian di sejumlah wilayah strategis di Bali. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, mengungkapkan bahwa patroli difokuskan pada titik-titik […]

  • Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

    Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com — Dalam upaya memperkuat peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai tulang punggung ekonomi kerama Desa Adat Peliatan, Jro Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, menegaskan pentingnya partisipasi para pengusaha lokal maupun dari luar desa yang menjalankan usaha di wilayah Desa Peliatan. Jro Bendesa menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang ditempuh oleh prajuru dan […]

expand_less