Breaking News
light_mode
Trending Tags

Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya sebanyak 4.000, masih kurang sekitar 637 dapur MBG, selain itu pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat juga akan membangun dapur SPPG di daerah dengan kategori (3T) tertinggal, terdepan dan terluar, totalnya sekitar 5 ribu dapur yang ada di Jawa Barat.

Sementara itu berdasarkan data temuan Public Policy Watch (PPW) yang merilis hasil pengawasan terbarunya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat menyebut masih jauh dari harapan. Hasil surveinya menyebut, dari total 4.000 dapur MBG yang telah terbentuk, ditemukan sebagian dapur belum berjalan optimal.

Direktur Eksekutif PPW, Azaz Fauzan, menegaskan bahwa pengawasan oleh lembaganya dilakukan pada Februari hingga Agustus 2025.

Hasil pengawasan, sebanyak 92% dapur telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sementara 8% masih membutuhkan perbaikan fasilitas.

Lebih lanjut Azaz juga menjelaskan bahwa dalam pengiriman makanan, tercatat 87% dapur sudah tepat waktu, sisanya masih ditemukan ada indikasi keterlambatan, khususnya untuk di daerah terpencil.

Sementara dari sisi kepuasan penerima manfaat, 80% responden menyatakan puas dengan menu yang disajikan, meskipun masih terdapat kritik mengenai variasi makanan, jelasnya.

Sedangkan sebanyak 63% bahan pangan diolah dalam dapur MBG melibatkan rantai pasok lokal, dan kendala utama yang dihadapinya menurut Direktur PPW adalah keterbatasan SDM yang terlatih serta lemahnya pelaporan.

Azaz juga menjelaskan bahwa tujuan utama dai program pengawasan MBG yang dilakukan lembaganya untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan standar gizi dan kemanan pangan, menjamin akuntabilitas pengguna anggaran, serta memperkuat ekosistem pangan lokal dengan melibatkan UMKM.

Sementara dari hasil survei yang dilakukan oleh Mahardhika Media menyebut masih banyak sekolah yang belum mendapat program MBG. Bahkan banyak siswa yang tidak tahu ada program MBG. Survei dilakukan di Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Cianjur, Cirebon, Kuningan, dan Garut.

“Rata-rata sekolah-sekolah di Jawa Barat, banyak yang belum mendapat program MBG. Bahkan para murid tidak tahu kalau ada program makan bergizi,” kata Adi Wibowo, Manajer Program Mahardhika Media kepada wartawan, Senin (1/09/25) di Jakarta.

Perlunya Percepatan Dapur Sekolah

Sementara itu, Chairman of Mubarok Intsitute, Fadhil As Mubarok menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus segera turun tangan untuk mengatasi persoalan Program MBG yang belum kunjung selesai.

Target pemerintah untuk tahun 2025 ini, lanjut Fadhil mengoperasikan sebanyak 30.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat, sementara saat ini yang terealisasi masih jauh dari apa yang diharapkan.

Untuk itu Presiden Prabowo perlu bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini, beberapa solusi yang diusulkan Mubarok Institute, antara lain ; mobilisasi anggaran dan sumber daya, pemerintah menurut Chairman of Mubarok Institute, bisa mengalokasikan dana darurat dan memperioritaskan program ini.

Perlunya berkolaborsi dengan masyarakat sipil dan swasta, keterlibatan organisasi masyarakat, konuitas lokal dan sektor swasta, guna mempercepat pembangunan dapur MBG.

Penyederhanaan proses, menyederhanakan prosedur birokrasii agar pembangunan dapur bisa dilakukan lebih cepat.

Jika target ini tercapai, menurut Fadhil As Mubarok, jutaan orang yang seharusnya mendapatkan manfaat dari program ini akan terpengaruh. Dan, apabila program ini berhasil, dampaknya akan sangat signifikan bagi peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memprioritaskan kesejahterana rakyat Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 70 anggota Peguron Pencak Silat Bhirawa Anoga Mengikuti Uji Kenaikan Tingkat di Leles Majalengka.

    Sebanyak 70 anggota Peguron Pencak Silat Bhirawa Anoga Mengikuti Uji Kenaikan Tingkat di Leles Majalengka.

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pencak Silat merupakan olah raga asli Indonesia yang harus terus di kembangkan dan di lestarikan, Pencak Silat keberadaannya sudah diakui sebagai olah raga oleh masyarakat di dunia bahkan ada kejuaraan dunia pencak silat yang pada tahun yang lalu diselenggaran di Dubai Uni Emirat Arab. Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang patut diperhitungkan dalam olah […]

  • Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Bali – Kasus dugaan korupsi pembangunan Wantilan Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mulai membuka tabir baru. Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2023 senilai Rp630 juta itu hingga kini tak kunjung rampung dan justru menyeret nama seorang oknum anggota DPRD Jembrana. Bangunan wantilan yang sejatinya menjadi fasilitas […]

  • Patroli Sahur: Pemkab Cirebon bersama Polresta Cirebon Pastikan Masyarakat Tunaikan Puasa dengan Aman

    Patroli Sahur: Pemkab Cirebon bersama Polresta Cirebon Pastikan Masyarakat Tunaikan Puasa dengan Aman

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 792
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersinergi dengan Polresta Cirebon menggelar patroli sahur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, tetapi juga menjadi sarana berbagi dengan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa. Bupati Cirebon Imron yang turut serta dalam patroli […]

  • PDI Perjuangan Bali Jadikan Soekarno Cup III Ajang Pembinaan dan Penggerak UMKM Desa

    PDI Perjuangan Bali Jadikan Soekarno Cup III Ajang Pembinaan dan Penggerak UMKM Desa

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kejuaraan sepak bola Soekarno Cup III Tahun 2026 hadir dengan semangat yang lebih besar dari sekadar kompetisi olahraga. Turnamen yang diinisiasi PDI Perjuangan tersebut kini berkembang menjadi katalisator pengembangan ekosistem olahraga akar rumput sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Bali. Digelar di Stadion Ngurah Rai, Senin (25/5/2026), ajang ini menjadi ruang pembinaan generasi muda […]

  • Panas di DPRD Bali! Pansus TRAP Semprot Wakil Ketua Dewan: “Hukum Jangan Pakai Perasaan”

    Panas di DPRD Bali! Pansus TRAP Semprot Wakil Ketua Dewan: “Hukum Jangan Pakai Perasaan”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali kembali memanaskan situasi politik di Bali. Kali ini, ketegangan terbuka terjadi di internal DPRD Bali setelah pernyataan Wakil Ketua I DPRD Bali, Desel Astawa, dinilai menghambat langkah Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali dalam menindak dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) di kawasan proyek yang dikelola […]

  • Gubernur Koster Antar Bali Raih Terbaik I Layanan Kesehatan dan Terbaik II Pendidikan Regional Jawa-Bali 2026.

    Gubernur Koster Antar Bali Raih Terbaik I Layanan Kesehatan dan Terbaik II Pendidikan Regional Jawa-Bali 2026.

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MANGUPURA, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster, Pemprov Bali berhasil meraih penghargaan Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali. Tidak hanya unggul di sektor kesehatan, Bali juga meraih penghargaan Terbaik II […]

expand_less