Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Kasus dugaan pelanggaran tata ruang berupa pembangunan SPBU di atas aliran sungai di kawasan Pemogan, Denpasar, memantik perhatian serius dari Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa. Ia menilai kasus ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan cerminan lemahnya sistem pengawasan dan penerapan aturan di lapangan.

Menurut Harja, pelanggaran seperti ini sudah berulang kali terjadi di masa lalu dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat serta lingkungan. Namun ironisnya, siklus pelanggaran ini tetap terulang karena tidak adanya tindakan tegas dan konsistensi dari pihak berwenang.

“Masalah seperti ini bukan hal baru. Kesalahannya bukan hanya pada pengusaha, tetapi juga pada pihak-pihak yang berwenang yang lalai menerapkan SOP. Akibatnya, semua dirugikan baik pengusaha maupun lembaga pemerintah sendiri,” tegas Harja Astawa saat ditemui di Denpasar, Selasa (4/11/2025).

Efek Jera Jadi Kunci

Politisi asal Buleleng itu menegaskan, ke depan tidak boleh ada kompromi terhadap pelanggaran tata ruang, terutama yang berpotensi merusak lingkungan. Ia menilai, penegakan hukum yang setengah hati justru membuka ruang bagi pelanggaran serupa terus berulang.

“Kalau sudah jelas melanggar, tidak ada istilah kompromi. Solusinya hanya satu: efek jera. Karena kalau tidak, para pihak nanti hanya saling tuding pengusaha menyalahkan pemerintah, pemerintah menyalahkan pengusaha,” ujarnya dengan nada geram.

Ia juga mengingatkan agar para pengusaha yang merasa usahanya berpotensi bermasalah segera melakukan introspeksi dan memperbaiki legalitas usahanya.

“Kalau izin belum lengkap, segera lengkapi. Kalau tidak bisa, hentikan usahanya. Karena kalau ditemukan pelanggaran, pasti akan ditutup. Jangan menunggu masyarakat marah dulu baru bertindak,” pesannya.

Minta Dukungan Masyarakat, Dorong Satpol PP Lebih Tegas

Lebih jauh, Gede Harja Astawa menekankan bahwa pengawasan tata ruang tidak akan berjalan efektif tanpa dukungan masyarakat. Ia mengajak warga Bali untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi pembangunan di sekitarnya.

“Kami di DPRD tidak akan ada artinya tanpa dukungan masyarakat. Mari kita bersama-sama mengawasi pembangunan. Tapi laporan harus berdasarkan data dan bukti yang benar, jangan asal tuduh. Kalau ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka. Kita ingin Bali ini bersih dari praktik pembangunan yang melanggar aturan,” katanya.

Harja juga menyoroti pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif, terutama “Satpol PP” yang menjadi ujung tombak penegakan perda.

“Kami di DPRD bisa bersuara keras, tapi kalau eksekutif lambat bertindak, sama saja. Satpol PP harus berani mengeksekusi rekomendasi DPRD. Ini soal keberanian moral dan tanggung jawab pada rakyat,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan Bali yang Lebih Tertata

Di akhir pernyataannya, Gede Harja Astawa menegaskan bahwa langkah DPRD Bali dalam mengawasi tata ruang bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan upaya menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Kita tidak ingin mengulang kesalahan masa lalu. Sekarang waktunya menata ulang arah pembangunan Bali agar lebih tertib, lebih harmonis dengan alam, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Ini amanat rakyat dan harus kita jalankan dengan tegas,” pungkasnya.

Kasus SPBU Pemogan kini masih dalam proses penelusuran oleh Pansus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (TRAP) DPRD Bali, yang juga telah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida turun langsung memeriksa kondisi di lapangan. DPRD Bali berkomitmen mengawal penuh kasus ini hingga tuntas, sebagai langkah nyata memperbaiki tata kelola ruang dan izin di Pulau Dewata. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Jembatan Lama Menggantung,Keretakan Dan Material Jatuh Ke Sungai Proyek Jembatan Sungai Masjid Di Keluhkan

    Nasib Jembatan Lama Menggantung,Keretakan Dan Material Jatuh Ke Sungai Proyek Jembatan Sungai Masjid Di Keluhkan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 16
    • 0Komentar

      DUMAI.MATAKOMPAS.COM — Proyek pembangunan Jembatan Sungai Mesjid yang menghubungkan Kelurahan Purnama dan Bangsal Aceh kini menjadi sorotan warga setempat. Jembatan sepanjang 368 meter yang dibangun dengan alokasi anggaran mencapai Rp30 miliar yang telah di resmikan oleh gubernur riau pada 23 april 2025 tersebut dinilai diselesaikan secara terburu-buru tanpa memperhitungkan kualitas hasil akhir secara optimal, […]

  • Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

    Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di Bali menjadi perhatian serius Baintelkam Polri. Pengawasan dinilai perlu diperkuat seiring meningkatnya aktivitas WNA di berbagai kawasan pariwisata Pulau Dewata. Hal tersebut dibahas dalam agenda Joint Analysis pengawasan orang asing (POA) yang digelar Baintelkam Polri di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali, Kamis, 20 Agustus 2026. […]

  • Hadiri Kuliah Umum Rocky Gerung di Unmas, Gubernur Koster Ajak Mahasiswa Bali Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Jati Diri

    Hadiri Kuliah Umum Rocky Gerung di Unmas, Gubernur Koster Ajak Mahasiswa Bali Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Jati Diri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri dan menyimak kuliah umum Pengamat Politik sekaligus Akademisi Rocky Gerung yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa, 6 Januari 2026. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Dialektika dan Retorika: Menguatkan Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence”. Dalam kata pengantarnya, Gubernur Koster menilai tema yang diangkat […]

  • Kemerdekaan Pers Dipertaruhkan, PPWI Gugat Penahanan Larshen Yunus ke PN Jakarta Selatan

    Kemerdekaan Pers Dipertaruhkan, PPWI Gugat Penahanan Larshen Yunus ke PN Jakarta Selatan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gelombang perlawanan hukum terhadap dugaan kriminalisasi aktivis serta pembungkaman kebebasan pers di Provinsi Riau kini memasuki babak baru. Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melalui Divisi Hukum dan Advokasinya tengah merampungkan seluruh berkas administrasi untuk mendaftarkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Langkah hukum tersebut ditempuh sebagai bentuk perlawanan terhadap dugaan penyalahgunaan kewenangan […]

  • Amnesti Suwito Gunawan Jadi Sorotan Iklim Investasi dan Kriminalisasi Kerja Sama Bisnis

    Amnesti Suwito Gunawan Jadi Sorotan Iklim Investasi dan Kriminalisasi Kerja Sama Bisnis

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  | Pengajuan amnesti dan rehabilitasi oleh Komisaris Utama PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan kepada Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan sekadar upaya hukum personal, tetapi juga menjadi ujian serius bagi kepastian hukum dan iklim kerja sama bisnis di sektor industri strategis nasional. Permohonan tersebut diajukan setelah Suwito dijatuhi hukuman pidana dalam perkara smelter […]

  • Komisi IX DPR RI dan BPOM Sosialisasi Keamanan Produk di Abiansemal, Masyarakat Diajak Lebih Cerdas Memilih

    Komisi IX DPR RI dan BPOM Sosialisasi Keamanan Produk di Abiansemal, Masyarakat Diajak Lebih Cerdas Memilih

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com |  Sosialisasi keamanan obat dan makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) digelar di Aula Kantor Camat Abiansemal, Kabupaten Abiansemal, Sabtu, 21 Pebruari 2026. Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM dan masyarakat umum guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih produk yang aman dan layak konsumsi. Sosialisasi ini menekankan bahaya peredaran obat, makanan, dan […]

expand_less