Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi IV DPR RI Adi Wiryatama Warning Keras!!! Perjuangan 15 Tahun Pengakuan Status UNESCO Jatiluwih Terancam Komersialisasi Berlebihan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Polemik pengelolaan kawasan Subak Jatiluwih terus memanas, setelah Pansus TRAP DPRD Bali menutup sejumlah bangunan liar di kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) UNESCO tersebut.

Respon tegas datang dari Anggota DPR RI Komisi IV, Adi Wiryatama yang memperingatkan ancaman serius terhadap status bergengsi UNESCO yang diraih melalui perjuangan panjang.

Dalam pernyataan yang disampaikan penuh emosi dan keprihatinan, Adi mengingatkan bahwa pengakuan UNESCO tidak datang dengan mudah. Ia menegaskan bahwa gelar tersebut adalah hasil kerja panjang lebih dari 15 tahun, dimulai saat dirinya menjabat sebagai Bupati Tabanan.

“Perjuangan panjang mulai dari menjabat Bupati Kabupaten Tabanan untuk mendapatkan pengakuan UNESCO jangan dirusak hanya untuk kepentingan sesaat. Mari duduk bersama mencari solusi yang terbaik antara pemerintah, masyarakat petani, dan pengusaha agar Jatiluwih tetap menjadi salah satu desa terbaik dunia,” tegas Adi Wiryatama, saat dikonfirmasi awak media, Minggu, 7 Desember 2025.

Peringatan keras itu memantik kekhawatiran publik, terlebih di tengah maraknya komersialisasi pariwisata, konflik kepentingan, dan tekanan pembangunan massif yang berpotensi mengubah wajah asli Jatiluwih.

Adi Wiryatama menegaskan pelestarian warisan budaya dunia harus menjadi prioritas nyata, bukan slogan semata. Ia turut mengapresiasi langkah Pansus TRAP DPRD Bali dalam mempertahankan keaslian kawasan tersebut.

“Saya mengapresiasi kerja Pansus TRAP DPRD Bali. Upaya mempertahankan warisan budaya Jatiluwih harus terus diperkuat,” terangnya.

Petani Subak Disebut “Perlawanan Marhaen” Terhadap Kapitalisme Pariwisata

Sebelumnya, ekonom Jro Gde Sudibya menilai munculnya seng dan plastik hitam yang dipasang petani sekaligus pelaku usaha mikro sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan komersialisasi pariwisata. Menurutnya, masyarakat lokal sering terjepit di tengah geliat ekonomi yang tidak berpihak.

Merujuk ajaran Soekarno, kelompok petani ini disebutnya sebagai “Si Marhaen”, yang berjuang melawan “exploitation d’lome parlome” atau penghisapan manusia oleh manusia lainnya.

Lebih lanjut, Sudibya menyebut para penguasa semestinya berpihak kepada petani sebagai bentuk nyata kebijakan preferential for the poor dan pembumian ajaran Tri Sakti.

Pansus TRAP Dipuji, Pemerintah Diminta Beri Kepastian dan Solusi

Pengamat Kebijakan Publik Putu Suasta juga memuji keberanian Pansus TRAP DPRD Bali menertibkan bangunan liar. Ia menegaskan pemerintah harus memberi langkah konkret, bukan hanya sebatas aturan.

Selanjutnya, ia menekankan kesejahteraan petani subak harus diprioritaskan, mulai dari pembebasan pajak lahan, jaminan pembelian hasil panen, hingga alokasi anggaran pertanian yang proporsional.

“Jangan sampai jargon bela wong cilik atau marhaen, tetapi petani dicekik. Petani dibiarkan miskin sehingga tergoda melalukan praktik alih fungsi lahan,” ujarnya.

Peringatan UNESCO sebelumnya terkait kelestarian lansekap subak dan sumber air menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat dan daerah. Suasta mengingatkan komitmen pelestarian akan tampak pada rancangan APBD, bukan hanya retorika.

“Jika mereka berbicara Subak, dinilai hanya sebatas lip service. Bali identik pertanian dari Subak warisan Rsi Markendnya,” tutupnya.

Masyarakat Jatiluwih kini menanti langkah konkret pemerintah dan pelaku pariwisata agar desa yang menjadi ikon dunia ini tidak hanya bertahan, tetapi tetap bersinar sebagai warisan budaya Bali yang mendunia. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Menteri Hukum Supratman Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition dan Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia pada HCCH

    Cegah Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Menteri Hukum Supratman Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition dan Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia pada HCCH

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MANILA, Matakompas.com – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas bersama menteri-menteri negara anggota ASEAN hadiri ASEAN Law Ministers Meeting(ALAWMM) ke-13 di Manila, Filipina. Delegasi Republik Indonesia terdiri dari perwakilan Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Filipina. Setelah proses negosiasi yang panjang sejak tahun 2021, ASEAN Treaty on […]

  • Bali Tak Boleh Kotor: Polri, TNI dan Masyarakat Bersatu Jaga Pantai Se-Bali

    Bali Tak Boleh Kotor: Polri, TNI dan Masyarakat Bersatu Jaga Pantai Se-Bali

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com –  Jajaran Polda Bali bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menggelar aksi kurve atau bersih-bersih lingkungan secara serentak di berbagai wilayah Provinsi Bali, Selasa hingga Rabu (3–4 Februari 2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penanganan permasalahan sampah, khususnya di wilayah pesisir pantai dan ruang publik, sekaligus mendukung […]

  • Tokoh Senior PDIP Yang Juga Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Rudiana Di Gerudug Oleh Ketua PAC Se-Kabupaten Cirebon.

    Tokoh Senior PDIP Yang Juga Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Rudiana Di Gerudug Oleh Ketua PAC Se-Kabupaten Cirebon.

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Berawal dari diskusi panjang di Geroup Watshap untuk mencari sosok figur calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDIP). Dalam diskusi tersebut menemukan satu sosok figur yang dinilai memiliki kemampuan untuk memimpin DPC PDIP priode 2025-20230 mendatang. Usai diskusi panjang akhirnya muncul salah satu sosok tokoh senior bernama Rudiana, SE […]

  • Usai Penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ribuan Warga Serbu Jajanan Gratis

    Usai Penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ribuan Warga Serbu Jajanan Gratis

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Ribuan masyarakat Kuningan mendapatkan kesempatan menikmati jajanan gratis dalam acara Syukuran Rahayat yang digelar di Lapangan Pandapa Paramarta. Acara ini diadakan sebagai bentuk syukuran atas dilantiknya Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2025–2030. Kegiatan Syukuran Rahayat ini berlangsung meriah bukan […]

  • Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyerapan Aspirasi dalam rangka penyusunan Raperda Inisiatif Dewan tentang Pelestarian Seni dan Budaya di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 20 Agustus 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus, I Nyoman Graha Wicaksana didampingi Sekretaris Pansus I Made […]

  • KSP Guna Prima Dana Apresiasi Seminar Desa Adat Gianyar, Siap Dukung Penguatan Ekonomi Krama Adat

    KSP Guna Prima Dana Apresiasi Seminar Desa Adat Gianyar, Siap Dukung Penguatan Ekonomi Krama Adat

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    GIANYAR | Matakompas.com – KSP Guna Prima Dana menyampaikan apresiasi positif atas pelaksanaan Seminar Desa Adat se-Kecamatan Gianyar yang digelar di LPD Desa Adat Tulikup Kaler, Selasa (23/12/2025). Seminar yang mengangkat isu penguatan peran Desa Adat di tengah dinamika pariwisata Bali ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis adat. Kepala Cabang KSP Guna […]

expand_less