Breaking News
light_mode
Trending Tags

BWS Bali Penida Paparkan Rencana Pengendalian Banjir, Curah Hujan Ekstrem dan Sampah Jadi Pemicu Utama

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida memaparkan langkah-langkah penanganan serta rencana strategis pengendalian banjir di Bali, menyusul terjadinya dua peristiwa banjir besar yang melanda sejumlah wilayah pada September dan Desember 2025. Curah hujan ekstrem yang diperparah oleh penumpukan sampah di alur sungai disebut menjadi penyebab utama terjadinya luapan air di berbagai daerah.

Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro, ST., MDM., M.Eng, menjelaskan bahwa banjir besar yang terjadi pada 10 September 2025 dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem. Data dari Pos Klimatologi Penatih mencatat curah hujan mencapai 493 mm, angka yang jauh di atas kondisi normal.

“Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya sampah yang terbawa arus dan menyumbat aliran sungai, sehingga menyebabkan air meluap di beberapa titik,” ungkap Gunawan Suntoro.

DAS Tukad Badung, Mati, dan Ayung Paling Terdampak

Banjir September lalu tercatat menyebar di berbagai wilayah Provinsi Bali, dengan dampak terparah terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Badung, Tukad Mati, dan Tukad Ayung yang bermuara di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Selain merendam kawasan permukiman, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur sumber daya air, seperti tanggul sungai, saluran irigasi, serta bangunan pengambilan air baku (intake).

Sementara itu, banjir kembali terjadi pada 14 dan 15 Desember 2025, meskipun dengan intensitas yang lebih rendah. Curah hujan yang tercatat di Pos Curah Hujan Buagan mencapai 96 mm. Namun demikian, genangan tetap terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Jl. Kunti–Legian (Badung), Desa Batuan–Sukawati, Desa Saba–Blahbatuh, dan Ubud di Kabupaten Gianyar.

“Banjir Desember ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem akibat terbentuknya Siklon 93S di selatan perairan Indonesia,” jelas Gunawan.

Langkah Cepat Penanganan dan Pemulihan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BWS Bali Penida telah melakukan sejumlah upaya penanggulangan dan pemulihan jangka pendek, di antaranya:

* Koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, dan Polri dalam penanganan pascabencana.

* Pengoperasian mobil pompa untuk menyedot genangan air di titik-titik rawan seperti Underpass Simpang Dewa Ruci, Pasar Badung, Jl. Kunti, dan lokasi lainnya.

* Mobilisasi alat berat (excavator) untuk pembersihan material dan sampah pascabanjir.

* Pemeliharaan serta rehabilitasi infrastruktur sumber daya air yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Normalisasi Sungai dan Pemantauan Dini

Sebagai langkah pencegahan jangka pendek, BWS Bali Penida juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi sungai, termasuk pengerukan sedimen di alur sungai serta Waduk Muara Nusa Dua, guna mengembalikan kapasitas tampung air.

Selain itu, BWS Bali Penida secara aktif melakukan pemantauan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, serta mengoperasikan infrastruktur sungai khususnya pintu air bendung dan waduk sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Langkah ini penting untuk meminimalisir dampak apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Masterplan Pengendalian Banjir Disiapkan Tahun 2026

Untuk solusi jangka panjang, BWS Bali Penida telah mengusulkan studi Masterplan dan Detail Engineering Design (DED) Pengendalian Banjir bagi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, khususnya di wilayah DAS Tukad Ayung, Tukad Mati, dan Tukad Badung. Studi tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Dalam kajian itu, BWS Bali Penida juga akan menelaah kebutuhan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) guna mengurangi risiko korban jiwa dan dampak banjir. Selain itu, akan dilakukan kajian terkait sempadan sungai sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015.

“Pengendalian banjir tidak bisa hanya mengandalkan penanganan darurat. Diperlukan perencanaan terpadu, kesadaran lingkungan, dan kepatuhan terhadap aturan tata ruang,” tegas Gunawan Suntoro.

Dengan langkah penanganan jangka pendek hingga perencanaan jangka panjang tersebut, BWS Bali Penida berharap risiko banjir di Bali dapat ditekan, sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Salah Terapkan Pasal, Kakanwil BPN Bali Ajukan Praperadilan ke PN Denpasar

    Diduga Salah Terapkan Pasal, Kakanwil BPN Bali Ajukan Praperadilan ke PN Denpasar

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Penetapan status tersangka terhadap Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, menuai respons dari tim kuasa hukum.  Melalui pernyataan resmi, tim advokat menegaskan kliennya akan menempuh jalur praperadilan untuk menguji keabsahan penetapan tersebut. Penetapan tersangka dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali berdasarkan Surat Ketetapan […]

  • Tumpek Uye 5 September 2026, Gubernur Koster Ajak Krama Bali Rawat Harmoni Alam dan Satwa

    Tumpek Uye 5 September 2026, Gubernur Koster Ajak Krama Bali Rawat Harmoni Alam dan Satwa

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh komponen masyarakat Bali untuk merayakan Rahina Tumpek Uye pada Sabtu, 5 September 2026, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Uye tersebut ditegaskan sebagai momentum penting untuk memuliakan hewan dan satwa sekaligus memperkuat komitmen menjaga keseimbangan alam. Penegasan tersebut disampaikan Koster di […]

  • Mangrove Dipotong, Wayan Bawa Ingatkan BTID: Jangan Abaikan Kesucian Pulau Serangan

    Mangrove Dipotong, Wayan Bawa Ingatkan BTID: Jangan Abaikan Kesucian Pulau Serangan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling lahan mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5), berlangsung panas dan penuh sorotan tajam terhadap aktivitas perusahaan di kawasan Pulau Serangan. Dalam rapat yang digelar di Gedung DPRD Bali […]

  • Bersama Warga Wujudkan Kabersamaan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Padi di Perbatasan

    Bersama Warga Wujudkan Kabersamaan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Padi di Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya mempererat hubungan dan menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat, personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Kanduangan turut serta membantu warga dalam panen padi di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan.Sabtu,(25/2/2025) Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat […]

  • PS Malaka vs Persewa Waingapu Digelar Malam Ini: Laga Penentuan Nasib di ETMC 2025

    PS Malaka vs Persewa Waingapu Digelar Malam Ini: Laga Penentuan Nasib di ETMC 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 18
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Malam ini, 21 November 2025,Stadion Marilonga akan menjadi panggung penentuan bagi PS Malaka yang akan berhadapan dengan Persewa Waingapu dalam lanjutan Piala ETMC XXXIV Ende 2025. Pertandingan ini menjadi krusial karena akan menentukan apakah PS Malaka dapat melangkah ke babak 16 besar atau harus mengakhiri perjalanan lebih awal. Sementara itu, persaingan di grup […]

  • Handball Bali Juara Divisi I Kejurnas Junior U-19 2026, Regenerasi Atlet Mulai Menunjukkan Taji

    Handball Bali Juara Divisi I Kejurnas Junior U-19 2026, Regenerasi Atlet Mulai Menunjukkan Taji

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SURABAYA – Bola tangan Bali kembali menunjukkan tajinya di panggung nasional. Datang bukan sekadar sebagai peserta, kontingen Bali justru berhasil mengakhiri persaingan dengan kepala tegak setelah merebut gelar Juara 1 Divisi I Putra Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan Junior U-19 2026. Bertanding di GOR Universitas Negeri Surabaya (UNESA), 3–8 Agustus 2026, tim Putra Bali tampil […]

expand_less