Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dharma Putra Pengamat Lingkungan Pesemisti FSRU LNG Bali Akan Segera Dibangun

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster yang menyebut proyek Terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) akan segera dibangun 2026 dan sudah masuk regulasi, ditanggapi dengan nada pesimistis oleh Pemerhati Lingkungan Hidup Bali, Ketut Gede Dharma Putra.

Ia menilai, secara prosedural, masih ada tahapan penting yang belum jelas terpenuhi, terutama setelah adanya perubahan lokasi pembangunan ke lepas pantai.

Ketut Gede Dharma Putra yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Bali menyampaikan, dirinya tidak berada dalam tim penyusun proyek FSRU LNG. Namun, berdasarkan pengetahuannya, kelayakan lingkungan dari kementerian memang sempat diterbitkan pada Oktober lalu, tetapi itu untuk rencana kegiatan yang lokasinya berada dekat pantai.

“Setahu saya, kelayakan lingkungan dari kementerian itu memang sudah terbit bulan Oktober. Cuma sepertinya itu untuk kegiatan yang lokasinya dekat pantai,” ujar Ketut Gede Dharma Putra saat dihubungi, Kamis (15/1/2026).

Ia menyoroti perubahan rencana lokasi pembangunan FSRU LNG yang kini disebut berada sekitar 3,5 kilometer dari garis pantai. Menurutnya, perubahan lokasi tersebut membawa konsekuensi prosedural yang tidak sederhana dan tidak bisa serta-merta dianggap sudah beres.

“Sementara mereka kan kemudian akan berubah ke lepas pantai, 3,5 kilometer dari pantai. Nah, kepastian apakah amdalnya sudah selesai, menurut pendapat saya, sepertinya belum ada konsultasi publik lagi,” ujarnya.

Ketut Gede Dharma Putra menjelaskan, dalam ketentuan AMDAL, perubahan lokasi kegiatan ke titik baru semestinya diikuti dengan proses konsultasi publik ulang. Hal ini penting agar masyarakat mengetahui secara jelas pergeseran lokasi dan potensi dampak yang mungkin ditimbulkan.

“Dengan lokasi yang baru, pemrakarsa kegiatan harus melaksanakan penjelasan atau konsultasi publik lagi, menjelaskan lokasinya pindah ke lepas pantai,” katanya.

Selain itu, ia juga mempertanyakan kejelasan aspek tata ruang laut yang menjadi prasyarat utama sebelum proses AMDAL dapat dilanjutkan. Menurutnya, tanpa adanya kepastian tata ruang laut, tahapan berikutnya belum semestinya berjalan.

“Apakah juga sudah terbit tata ruang lautnya? Baru proses Amdalnya bisa dilaksanakan. Kalau pengetahuan saya begitu,” ucapnya.

Ketut Gede Dharma Putra juga menyinggung rencana pemanfaatan lahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai yang disebut-sebut mencapai belasan hektare. Ia menegaskan, tambahan kegiatan semacam itu juga wajib melalui mekanisme sosialisasi dan konsultasi publik.

“Oh iya, karena itu kan tambahan kegiatannya. Dalam peraturan AMDAL itu harus ada kegiatan konsultasi publik lagi, menjelaskan kepada masyarakat hal ini seperti apa,” jelasnya.

Ia menekankan, konsultasi publik tersebut tidak boleh bersifat terbatas, melainkan harus melibatkan berbagai komponen masyarakat dan pemerhati lingkungan yang wilayahnya berpotensi terdampak langsung.

“Harus mengundang komponen-komponen yang memberi tanggapan, seperti kawasan Serangan, Tanjung Benoa juga,” katanya.

Ketut Gede Dharma Putra secara khusus menyebut Desa Adat Serangan dan Desa Adat Tanjung Benoa sebagai pihak yang semestinya dilibatkan secara aktif, mengingat sebelumnya telah muncul aspirasi dan keberatan dari wilayah-wilayah tersebut.

“Desa Adat Serangan yang kemarin sempat mengajukan penolakan, itu juga harus diundang. Tanjung Benoa juga, bendesa adatnya kan sudah menyampaikan harus diundang dalam kegiatan konsultasi publik, supaya terjadi informasi yang fair,” ujarnya.

Ia menegaskan, pandangan yang disampaikannya bukan mewakili kepentingan tertentu, melainkan sebagai suara masyarakat yang menginginkan proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan prinsip keterbukaan.

Dengan masih adanya sejumlah pertanyaan terkait AMDAL, tata ruang laut, serta keterlibatan publik, Ketut Gede Dharma Putra menyatakan sikapnya yang pesimistis terhadap anggapan bahwa proyek FSRU LNG Bali dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Sementara, Prajuru Desa Adat Serangan I Wayan Patut menyebut belum ada pelibatan masyarakat setempat dalam konsultasi publik.

Dengan adanya kelayakan lingkungan pihaknya akan membahas dengan nelayan. “Kami baru saja dalam pembahas dengan nelayan di Serangan soal rencana menyatukan sikap,” pungkasnya. (Red/Pi)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Somvir Minta Polda Bali Susun Aturan Aktivitas Warga Saat Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan

    Dr. Somvir Minta Polda Bali Susun Aturan Aktivitas Warga Saat Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua Fraksi Demokrat-NasDem, Dr. Somvir meminta aparat keamanan segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas terkait aktivitas masyarakat apabila perayaan Hari Raya Nyepi berdekatan dengan Idul Fitri. Hal tersebut dinilai penting untuk menghindari kebingungan ditengah masyarakat, mengingat hingga kini kepastian tanggal Idulfitri masih menunggu […]

  • 10 Cabor Nyatakan Dukungan pada Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    10 Cabor Nyatakan Dukungan pada Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Medan – Sejumlah 10 cabang olahraga (cabor) yang tergabung di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, menyatakan dukungan untuk A Kolonel Purn Hatunggal Siregar sebagai calon Ketua KONI Sumut periode 2025-2029. Dukungan dari cabor itu disampaikan pada acara silaturahmi dan perkenalan bakal calon Ketua KONI Sumut di Medan pada Rabu (5/2/2025) sore. Dukungan cabor […]

  • Palsukan 109 Ton Emas Senilai 185 Triliun, 6 Petinggi PT Antam Jadi Tersangka

    Palsukan 109 Ton Emas Senilai 185 Triliun, 6 Petinggi PT Antam Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.264
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 6 mantan General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UB-PPLM) PT Antam (Persero) Tbk sebagai tersangka kasus kor upsi. Mereka diduga memalsukan emas Antam dengan total berat mencapai 109 ton selama 2010-2021. Kejagung memastikan 109 ton emas yang dijual oleh para tersangka adalah emas asil, namun emas […]

  • Kajati DKJ Gerak Cepat Cegah Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah

    Kajati DKJ Gerak Cepat Cegah Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya menginisiasi terbentuknya Tim Terpadu Optimalisasi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah Jakarta. Tujuannya, untuk melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana Korupsi terkait tata Kelola Pendapatan Daerah Khusus Jakarta. “Tujuannya untuk mencegah serta memperbaiki tata kelola agar penyimpangan tersebut tidak terjadi lagi, apabila masih terjadi […]

  • Aksi Nyata Partai Perindo di Buleleng . Kegiatan bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas yang terbengkalai , hingga penyerahan sembako dan kursi Roda

    Aksi Nyata Partai Perindo di Buleleng . Kegiatan bersih bersih di Tugu Perjuangan Desa Patas yang terbengkalai , hingga penyerahan sembako dan kursi Roda

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Dlam aksi sosial,  Jro Bima yang Ketua DPW Partai Perindo Bali didampingi Ketua DPD Partai Perindo Buleleng Made Suparjo , melancarkan aksinya mulai penyerahan kursi roda hingga melaksanakan kebersihan di Tugu Perjuangan Desa Patas Kecamatan Gerokgak. Pada Jumat 27 Februari 2026. Jro Bima menyerahkan kursi roda di Dusun Banjar Sekar Desa Banjar […]

  • Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari Manager dan Keluarga Besar PLN UPK Timor

    Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari Manager dan Keluarga Besar PLN UPK Timor

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 19
    • 0Komentar
expand_less