Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keluhan Wisatawan Asing hingga Isu Sampah, Ombudsman Kaji Tata Kelola PWA Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com |  Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Bali kembali menjadi perhatian publik. Selain persoalan pelayanan di lapangan, transparansi pemanfaatan dana hingga prioritas alokasi anggaran juga menjadi sorotan, khususnya terkait penanganan sampah yang dinilai masih minim dibandingkan pelestarian budaya.

Sorotan ini mengemuka menyusul keluhan sejumlah wisatawan asing terkait proses pengecekan PWA yang dinilai berulang dan tersebar di berbagai titik, mulai dari penginapan hingga Daya Tarik Wisata (DTW).

 Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan dan berdampak pada citra pariwisata Bali.

Banyak Checker PWA Dinilai Kurang Efektif

Di lapangan, wisatawan asing kerap menghadapi pemeriksaan PWA lebih dari satu kali. Pemeriksaan dilakukan di berbagai lokasi, termasuk saat memasuki DTW dan akomodasi.

Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian wisatawan karena proses verifikasi dilakukan berulang tanpa standar pelayanan yang seragam.

Ombudsman menilai kondisi tersebut perlu dibenahi agar tidak memunculkan persepsi negatif terhadap kebijakan PWA.

PWA Jadi Pemasukan Besar, Capai Rp313 Miliar

Anggota Keasistenan Pencegahan Maladministrasi 2025 Ombudsman RI Perwakilan Bali, I Gede Febri Putra menyebut PWA merupakan salah satu komponen penting dalam kategori lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah.

Berdasarkan data Ombudsman, pemasukan PWA pada tahun 2024 mencapai angka signifikan.

“Dari data yang kami dapat itu 2024 itu 313 miliar 887 juta dari segi pemasukan pendapatannya,” paparnya saat ditemui di Kantor Ombudsman Bali, Rabu, 21 Januari 2026.

Anggaran Budaya Naik 100 Persen

Dalam kajian Ombudsman, alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pelestarian budaya menunjukkan peningkatan tajam.

Pada 2024, anggaran perlindungan budaya berada di kisaran Rp107 miliar, kemudian melonjak pada 2025 menjadi sekitar Rp218 miliar atau naik hampir 100 persen.

Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk mendukung kegiatan budaya, termasuk penampilan seni dalam Pesta Kesenian Bali (PKB).

Anggaran Sampah Dinilai Masih Terlalu Kecil

Disisi lain, alokasi anggaran untuk pelestarian lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal.

Dalam kajian Ombudsman, BKK untuk pengelolaan sampah hanya sebesar Rp40 miliar dan dialokasikan kepada sejumlah kabupaten/kota, dengan pengecualian Kabupaten Badung.

Perbandingan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai keseimbangan prioritas penggunaan dana PWA, mengingat persoalan sampah kerap menjadi keluhan utama wisatawan.

Ombudsman Terima Aduan Warga dan WNA

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, mengungkapkan bahwa pihaknya pernah menerima pengaduan layanan publik terkait persoalan lingkungan, termasuk sampah.

Aduan tersebut tidak hanya datang dari warga lokal, tetapi juga dari wisatawan asing yang tinggal cukup lama di Bali. Ia menegaskan bahwa pengaduan resmi dapat disampaikan melalui berbagai kanal, tidak hanya media sosial.

Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani secara serius karena berpotensi menjadi masalah besar bagi Bali ke depan.

Dorong Transparansi dan Sosialisasi Manfaat PWA

Ombudsman mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada kewajiban pembayaran PWA, tetapi juga aktif menyosialisasikan manfaat konkret dari pungutan tersebut.

Transparansi pemanfaatan dana dinilai penting agar wisatawan asing memahami bahwa kontribusi mereka digunakan untuk menjaga budaya dan lingkungan Bali.

“Kalau kita nanti bisa lebih transparan dari sisi pemanfaatan pengolahannya, wisatawan itu tanpa dipaksa pun mereka akan sadar bahwa mereka berkontribusi untuk Bali,” paparnya.

Potensi Maladministrasi dan Rekomendasi Perbaikan

Ombudsman menegaskan bahwa kajian ini belum menyimpulkan adanya maladministrasi. Namun, potensi maladministrasi bisa muncul jika tata kelola dan pelayanan PWA tidak segera diperbaiki.

Beberapa rekomendasi yang disampaikan meliputi penyusunan standar pelayanan PWA, pengaturan sistem pendaftaran dan pemeriksaan, penataan titik layanan agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan, serta penguatan sosialisasi dan transparansi pemanfaatan dana.

Gubernur Bali Belum Beri Tanggapan

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait polemik PWA, Gubernur Bali Wayan Koster tidak memberikan respons. Gubernur tidak menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Bali di Gedung Wiswasabha, Renon, Denpasar, Rabu, 21 Januari 2026. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Bali di Ujung Batas, DPR RI Turun ke Serangan: FSRU LNG Dipacu, Aspirasi Warga Jadi Penentu

    Listrik Bali di Ujung Batas, DPR RI Turun ke Serangan: FSRU LNG Dipacu, Aspirasi Warga Jadi Penentu

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 ke kawasan Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur Kauh, hingga lokasi rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) LNG di perairan Serangan, Denpasar, Rabu (22/7/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Drs. Sugeng […]

  • Dari Bandara ke Ruang Publik: Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Media Perkuat Transparansi

    Dari Bandara ke Ruang Publik: Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Media Perkuat Transparansi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BADUNG — Upaya memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus membangun sinergi yang solid dengan media massa ditunjukkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai melalui gelaran media gathering pada Rabu (6/5). Bertempat di aula kantor imigrasi setempat, kegiatan ini menjadi titik temu strategis antara jajaran imigrasi dan insan pers di wilayah Bali. Momentum ini terasa […]

  • Oka Antara Semprot BTID di DPRD Bali: “Tanah Belum Jelas, Mangrove Ditebang, Ini Sudah Tidak Benar Semua!”

    Oka Antara Semprot BTID di DPRD Bali: “Tanah Belum Jelas, Mangrove Ditebang, Ini Sudah Tidak Benar Semua!”

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait proyek reklamasi dan pengembangan kawasan KEK Kura-Kura Bali oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), berlangsung panas. Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Nyoman Oka Antara, melontarkan kritik tajam terhadap dugaan carut-marut proses […]

  • Danrem 092/Maharajalila Tinjau Satgas Pamtas dan KRI Singa- 651 di Wilayah Perbatasan

    Danrem 092/Maharajalila Tinjau Satgas Pamtas dan KRI Singa- 651 di Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 880
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Danrem 092/Maharajalila selaku Dankolakops Pamtasrat RI-Malaysia wilayah Kaltim-Kaltara, Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan,S.I.P.,M.Han didampingi Staf Kolakops Korem 092/Maharajalila, Dandim 0911/Nunukan, dan Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, melaksanakan peninjauan operasi dan kunjungan kerja ke sejumlah satuan tugas yang bertugas di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Kunjungan ini mencakup Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Pos AL Sei […]

  • Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    Mahfud MD Melihat Pengadilan tidak Proporsional dalam Menangani Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi perbincangan hangat. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai, perkara ini semestinya sudah selesai dan tidak perlu terus dipersoalkan, apalagi menyeret UGM ke dalam pusaran konflik hukum yang tak berdasar. “UGM itu yang mengeluarkan ijazah bukan yang […]

  • Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa Tegaskan ABK Asing di Kapal Gamsunoro Sesuai Aturan Internasional

    Sekjen KPI I Dewa Nyoman Budiasa Tegaskan ABK Asing di Kapal Gamsunoro Sesuai Aturan Internasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Viralitas kapal Gamsunoro milik Pertamina memicu beragam persepsi di tengah publik, terutama terkait penggunaan awak kapal (ABK) asing. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), I Dewa Nyoman Budiasa, menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam industri pelayaran internasional. Budiasa menjelaskan, kapal Gamsunoro yang dikelola Pertamina International Shipping […]

expand_less