Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diskusi Bareng Wamenpar, Yonathan Bahas Padel di Bali Bernuansa Tropical Bisa Membangun Kekuatan Pariwisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar, Dr. Yonathan Andre Baskoro, menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, membahas isu-isu Pariwisata Kota Denpasar disela-sela jam makan siang bersama saat kunjungan di Wilayah Sudirman, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Yonathan, begitu sapaan akrabnya, mengatakan dari hasil diskusi bersama Wamenpar RI pihaknya menyepakati, bersama-sama mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan sampah terlebih dahulu demi masa depan pariwisata, khususnya Kota Denpasar, yang lebih berkualitas.

“Permasalahan sampah menjadi salah satu topik pembahasan kami, kita sepakat bahwa sampah harus segera tuntas demi Pariwisata yang berkualitas,” ucapnya kepada wartawan melalui pesan singkat WhatssApp (WA), Jumat, 30 Januari 2026.

Selanjutnya, Yonathan juga menekankan tentang pentingnya kebersihan di Daerah Tujuan Wisata (DTW), termasuk toilet-toilet umum, tak luput dari perhatiannya saat ini mengingat Bali memiliki tag line “Pariwisata Kelas Dunia”, sehingga persoalan sampah harus segera tuntas dari hulu hingga ke hilir yang akan berdampak terhadap kebersihan, sebagai upaya untuk mewujudkan rasa nyaman bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali, khususnya Kota Denpasar.

Sementara itu, Wamenpar RI, Ni Luh Puspa sempat mengatakan, pihaknya setuju bahwa persoalan sampah di Bali harus segera tuntas dari hulu ke hilir. Tak hanya peran masyarakat yang mulai memilah sampah dari skala rumah tangga, pemerintah daerah juga diharapkan mampu memberikan peran dalam upaya menyelesaikan persoalan sampah ini dari desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota.

“Pada pertemuan tersebut, kami juga membahas bahwa telah terjadi pergeseran tren dan perilaku masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan, masyarakat lokal maupun mancanegara saat ini senang datang ke Bali selain untuk menikmati Wisata Budaya, Wisata Alam maupun Wisata Bahari dan Kuliner, mereka juga menikmati wellness & sports di Bali,” jelas Yonathan.

Selain isu sampah, dihadapan Wamenpar Yonatahan juga sempat menyinggung soal peluang besar sport tourism di Bali. Menurutnya, jika bisa dikembangkan dengan baik Bali tidak hanya bicara soal Beach Club saja, namun bagaimana kedepan Bali bisa meningkatkan diri dengan membangun fasilitas-fasilitas olah raga dan kesehatan.

la mengambil contoh, seperti olah raga Padel yang sedang tren saat ini, banyak tamu-tamu mancanegara dan tamu-tamu lokal datang ke Bali untuk bermain Padel dengan nuansa tropical. Ini adalah salah satu peluang untuk membangun kekuatan sektor pariwisata yang masih bisa didorong dan dikembangkan kedepan.

“Bali ini paket komplit, adat budayanya indah, kulinernya enak, alamnya bagus, lautnya bagus bisa main water sport, bisa menyelam, dan ada pulau-pulaunya juga. Mau olahraga, fasilitas kita juga sudah ada,” tambahnya.

Merespon Yonathan, Wamenpar RI berpesan agar Bali khususnya Denpasar bisa mendorong pelaksanaan turnamen-turnamen olah raga baik skala lokal, hingga skala internasional, tentu dengan fasiltas-fasiltas yang memadai agar Bali benar-benar siap menyambut sport tourism.

“Contohnya, turnamen Padel Internasional di Bali kan belum ada, jika dikonsepkan dengan matang, bisa diwujudkan mulai dari level Asia dan kemudian level Dunia. Lapangan-lapangan di Bali kualitasnya bagus-bagus,” ujar Wamenpar RI.

Wamenpar Rl juga mengingatkan akan hal-hal yang perlu diperhatikan agar sport tourism di Bali benar-benar bisa terwujud, fasilitas olahraga tersebut harus qualified secara kualitas, manajemen & treatment nya untuk para tamu yang berkunjung dan menikmati leisure time di Bali. Akan sangat baik juga jika di fasilitas olahraga tersebut ada nuansa sentuhan Balinya, ini pasti akan menjadi unik dan punya nilai berbeda dengan fasilitas yang lainnya.

“Jika ini dapat berjalan berkesinambungan, saya yakin konsep sport tourism dapat menjadi jendela baru pariwisata di Bali yang tentunya dapat berkontribusi besar dalam pembangunan Bali kedepan,” tutupnya. (Van/Rd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PS Malaka U15 Ukir Sejarah: Runner-Up Piala Presiden 2025, Kebanggaan Baru dari Perbatasan NTT

    PS Malaka U15 Ukir Sejarah: Runner-Up Piala Presiden 2025, Kebanggaan Baru dari Perbatasan NTT

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 44
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Tim sepak bola muda PS Malaka U15 kembali membawa harum nama Kabupaten Malaka dan Nusa Tenggara Timur setelah sukses meraih posisi runner-up Piala Presiden RI U15 Tahun 2025. Meski belum mengangkat trofi juara, pencapaian ini disambut penuh sukacita oleh masyarakat Malaka yang bangga melihat generasi muda mereka bersaing di panggung nasional. Sejak fase […]

  • Di Balik Kemegahan Sira Village, Muncul Isu Penghapusan Rating Bintang Satu

    Di Balik Kemegahan Sira Village, Muncul Isu Penghapusan Rating Bintang Satu

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sira Village Grand Outlet Bali resmi menggelar soft opening pada Jumat, 31 Juli 2026. Berlokasi di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Pulau Serangan, Denpasar, pusat perbelanjaan seluas sekitar 4,8 hektare tersebut hadir dengan lebih dari 100 merek premium, beragam pilihan kuliner, serta area rekreasi yang menawarkan panorama matahari terbenam. Kehadiran […]

  • El Jardin Steakhouse Kuta Bikin Lidah Bergoyang: Futari Wagyu, Dry-Aged Beef dan Cita Rasa Mediterania Jadi Andalan

    El Jardin Steakhouse Kuta Bikin Lidah Bergoyang: Futari Wagyu, Dry-Aged Beef dan Cita Rasa Mediterania Jadi Andalan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BADUNG |El Jardin Steakhouse menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda di kawasan Kuta, Bali. Restoran yang berlokasi di Discovery Kartika Plaza Hotel ini memadukan pilihan daging premium, termasuk Futari Wagyu dan dry-aged beef, dengan hidangan bercita rasa Mediterania. Dibawah arahan Chef Andrea Peresthu, El Jardin Steakhouse menawarkan konsep kuliner yang mengedepankan kualitas bahan, teknik memasak, serta […]

  • BTID Berdiri di Atas Mangrove, Izin Pusat Bukan Jubah Suci

    BTID Berdiri di Atas Mangrove, Izin Pusat Bukan Jubah Suci

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Proyek besar berlabel Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kini menuai sorotan tajam. Di tengah klaim legalitas dari pusat, kritik justru menguat dari daerah, izin nasional dinilai tak bisa menjadi tameng untuk mengabaikan hukum lingkungan dan kearifan lokal Bali. “Kalau semua mau dibawa ke pusat, orang […]

  • Agung Suyoga Semprot BTID: Mangrove Tak Bisa Diganti Hitungan Bibit

    Agung Suyoga Semprot BTID: Mangrove Tak Bisa Diganti Hitungan Bibit

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), kembali memanas. Dalam forum yang dihadiri jajaran pimpinan Pansus TRAP DPRD Bali serta OPD terkait itu, Anggota Pansus TRAP DPRD […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Bali Handara, Diduga Langgar Tata Ruang dan Picu Banjir

    Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Sementara Proyek Bali Handara, Diduga Langgar Tata Ruang dan Picu Banjir

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menghentikan sementara aktivitas pembangunan di kawasan Bali Handara, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis, 22 Januari 2026. Penghentian dilakukan setelah pihak manajemen tidak mampu menunjukkan kelengkapan dokumen perizinan yang diwajibkan. Pengawasan lapangan dipimpin langsung Ketua Pansus TRAP DPRD […]

expand_less