Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sinergi Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana: Mengunci Arah Tata Ruang Bali Menuju Era Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Komitmen menjaga masa depan Bali kembali ditegaskan melalui pertemuan strategis antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dengan jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana. Audiensi yang berlangsung pada Senin (13/4/2026) tersebut diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Makodam IX/Udayana, Denpasar.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam merespons dinamika penataan ruang, pengelolaan aset, serta sistem perizinan di Bali yang kian kompleks di tengah laju pembangunan dan meningkatnya perhatian global terhadap Pulau Dewata.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack, didampingi Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H , Wakil Ketua Pansus Anak Agung Bagus Tri Candra Arka S.E (Gung Cok), serta anggota Gede Harja Astawa.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, Dewa Jack menyampaikan apresiasi atas sambutan Pangdam IX/Udayana. Ia menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar agenda formal, melainkan langkah strategis dalam memastikan arah pembangunan Bali tetap berjalan dalam koridor yang tertib, berkelanjutan, dan berdaulat.

“Ini bukan sekadar pertemuan, tetapi bentuk komitmen bersama dalam memastikan tata ruang Bali tetap terjaga dan selaras dengan kepentingan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dewa Jack secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kinerja Pansus TRAP yang dinilainya menunjukkan karakter kuat, berani, dan tegas dalam mengawal isu-isu strategis daerah.

“Pansus TRAP ini adalah pansus yang sangat tajam, berani, dan keren. Saya sangat mengapresiasi ketua pansus beserta seluruh anggotanya yang telah menunjukkan sikap tegas dan konsisten dalam mengawal tata ruang Bali,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H menegaskan bahwa audiensi tersebut membahas berbagai isu fundamental yang menjadi fondasi pembangunan Bali ke depan, mulai dari tata ruang wilayah, pengelolaan aset, hingga sistem perizinan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya penguatan serta pengawalan implementasi regulasi daerah sebagai pijakan utama, sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Beberapa regulasi strategis yang menjadi perhatian antara lain Perda Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Bali serta Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.

Menurut Supartha, Perda Nomor 4 Tahun 2023 bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan arah besar pembangunan Bali yang berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana dan Sad Kerthi sebagai fondasi menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

“Perda ini menjadi fondasi penting dalam menjaga Bali ke depan. Tidak hanya mengatur pembangunan, tetapi memastikan keseimbangan kehidupan tetap terjaga. Karena itu, tata ruang, aset, dan perizinan harus dikawal dengan serius agar tidak menyimpang dari haluan besar tersebut,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas diterimanya Pansus TRAP dalam audiensi tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan TNI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan Pangdam IX/Udayana. Pembahasan tata ruang Bali ini sangat strategis dan membutuhkan sinergi semua pihak demi menjaga Bali tetap lestari,” imbuh Supartha.

Lebih jauh, Supartha mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Pangdam IX/Udayana menyatakan komitmennya untuk turut mengawal kerja-kerja Pansus TRAP, khususnya dalam menjaga tata ruang Bali serta memastikan aset-aset negara tetap terlindungi dan dimanfaatkan secara optimal.

Dukungan tersebut dinilai menjadi penguatan signifikan dalam memastikan pengawasan tata ruang tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi juga berjalan efektif di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa Bali memiliki posisi strategis yang melampaui batas administratif.

“Bali ini bukan hanya milik masyarakat Bali atau Indonesia, tetapi juga milik dunia. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Bali dan masa depannya,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan komitmen Komando Daerah Militer IX/Udayana untuk mendukung dan mengawal langkah-langkah strategis Pansus TRAP dalam menjaga konsistensi penataan ruang di Bali agar tetap selaras dengan regulasi dan arah pembangunan jangka panjang.

“Kami siap mendukung dan mengawal Pansus TRAP dalam menjaga tata ruang Bali, agar tetap tertib, terarah, dan berpihak pada keberlanjutan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memperkuat urgensi kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan Bali, sekaligus menegaskan peran strategis TNI dalam mendukung kebijakan penataan ruang yang berwawasan jangka panjang.

Audiensi ini menegaskan bahwa penataan Bali tidak dapat dilakukan secara parsial. Sinergi antara legislatif dan TNI menjadi kunci dalam memastikan kebijakan tidak hanya tersusun dengan baik, tetapi juga terlaksana secara konsisten di lapangan.

Dengan terbangunnya komunikasi yang solid antara Pansus TRAP DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana, arah pembangunan Bali diharapkan semakin terarah, terkontrol, dan selaras dengan visi besar 100 Tahun Bali Era Baru.

Lebih dari sekadar agenda formal, pertemuan ini menjadi simbol kuat komitmen bersama untuk menjaga Bali—bukan hanya sebagai destinasi dunia, tetapi sebagai warisan peradaban yang harus dijaga kesucian, keseimbangan, dan keberlanjutannya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Harlah ke 3 Forum Penggarap Pelopor Sejahtera  Kabupaten Indramayu.

    Peringatan Harlah ke 3 Forum Penggarap Pelopor Sejahtera Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Petani penggarap memerankan peran yang penting dalam penyediaan bahan pangan yang menunjang program Ketahanan Pangan Nasional dalam rangka mewujudkan Swasembada Padi, namun kadang kala para petani selalu di benturkan oleh beberapa permasahan klasik yang terjadi di bumi Nusantara ini, kekurangan akses Informasi dan komunikasi menjadi penyebab terjadinya berbagai hal yang tidak di inginkan. Bertolak […]

  • Agung Wirapramana Sebut LNG di Bali Sebagai “solusi palsu”, Terlebih Dengan Anggapan Pulau Dewata Mengalami Surplus Listrik.

    Agung Wirapramana Sebut LNG di Bali Sebagai “solusi palsu”, Terlebih Dengan Anggapan Pulau Dewata Mengalami Surplus Listrik.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Isu transisi energi di Bali mencuat dalam forum internasional MIT ASEAN: Powering Southeast Asia Through 2050 di Bangkok. Ditengah diskusi agenda besar dekarbonisasi kawasan Asia Tenggara, aksi protes nelayan Serangan justru menjadi sorotan tajam pengamat kebijakan energi, Agung Wirapramana. Aksi turun ke laut yang dilakukan nelayan Serangan pada 15 Januari 2026 dinilai […]

  • Dispora Berikan Selamat Kepada Atlet IPSI Raih Medali Emas

    Dispora Berikan Selamat Kepada Atlet IPSI Raih Medali Emas

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar
  • Bandesa Adat Serangan Kirim Surat ke KLH, Gubernur Koster Ngotot Lanjut Proyek LNG

    Bandesa Adat Serangan Kirim Surat ke KLH, Gubernur Koster Ngotot Lanjut Proyek LNG

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengungkap rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit Liquefied Natural Gas (FSRU LNG) atau Terminal Apung LNG di Perairan Serangan tetap berlanjut. Koster tetap ngotot untuk mewujudkan proyek ambisius FSRU LNG walaupun mendapat penolakan dari Masyarakat Adat Serangan. Meskipun Bandesa Adat Serangan I yoman Gede Pariatha didampingi Penyarikan […]

  • ABTI Sumut Resmi Sosialisasi kan Bola Tangan

    ABTI Sumut Resmi Sosialisasi kan Bola Tangan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.434
    • 0Komentar

    Medan – Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Utara langsung menggebrak. Organisasi ini bukan hanya mensosialisasikan bola tangan, tapi mereka menyiapkan gelaran even. “Rencana nya bulan Juni atau Juli. Kita akan even berhadiah total Rp 75 juta”, kata Ketua ABTI Sumut, Hendra Cipta saat sosialisasi bola tangan di GOR futsal Disporasu, Rabu (26/2). H Hendra […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 23 CPMI Ilegal ke Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 23 CPMI Ilegal ke Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SEBATIK,JARRAKPOS.COM – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 23 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang hendak menyeberang ke Tawau, Malaysia melalui Pelabuhan Somel, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sabtu(21/2/2025). Keberhasilan ini bermula dari informasi yang diperoleh oleh Dantim Bais TNI, Kapten Inf Sinambela, dari jaringan intelijen terkait adanya rombongan […]

expand_less