Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Gubernur Koster Dorong Aksara Bali Tampil di Semua Ruang Publik

Gubernur Koster Dorong Aksara Bali Tampil di Semua Ruang Publik

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com –  Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa asing di ruang digital, tantangan pelestarian bahasa daerah kian nyata di Bali.

 Fenomena generasi muda yang lebih percaya diri menulis caption berbahasa asing dibandingkan menuliskan namanya sendiri dalam aksara Bali menjadi cerminan persoalan yang tidak bisa diabaikan. Bukan karena ketidakmampuan, melainkan karena minimnya pembiasaan sejak dini.

Kondisi ini menjadikan peringatan Hari Bahasa Bali tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan gerakan penyelamatan identitas.

Bahasa Bali dipahami bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai sistem nilai yang mengajarkan tata krama, keseimbangan, serta etika hidup melalui tingkatan tutur dan pilihan kata.

Kesadaran akan ancaman lunturnya jati diri budaya inilah yang sejak awal menjadi perhatian Gubernur Bali Wayan Koster. Ia menilai pembangunan fisik tanpa penguatan identitas budaya justru akan membuat Bali rapuh secara karakter.

Oleh karena itu, upaya pelestarian bahasa Bali tidak berhenti pada ajakan moral, melainkan diperkuat dengan kebijakan melalui Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya, komitmen tersebut kembali ditegaskan saat membuka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar.

 Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyoroti masih belum tertibnya penggunaan aksara Bali di ruang publik. Ia pun mendorong agar aksara Bali tampil di semua ruang, bahkan digunakan tanpa huruf Latin bila memungkinkan.

Bagi Gubernur Koster, aksara Bali bukan sekadar elemen estetika, melainkan warisan intelektual leluhur yang bernilai tinggi.

Gubernur Koster kerap mencontohkan negara-negara maju seperti Jepang, Korea, Tiongkok, dan Thailand yang tetap menjaga aksara dan identitasnya di tengah modernisasi. Menurutnya, Bali pun dapat berkembang secara modern tanpa harus kehilangan akar budaya.

Penegasan tersebut juga diwujudkan dengan dorongan agar seluruh produk lokal Bali menggunakan aksara Bali pada kemasannya. Hotel, tempat usaha, hingga berbagai ruang publik diarahkan untuk disiplin menampilkan aksara Bali sebagai bentuk kebanggaan identitas, bukan sekadar formalitas.

Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 sendiri digelar sepanjang Februari dengan mengusung tema Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa, yang dimaknai sebagai pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai taman spiritual pembentuk jiwa yang luhur. Rangkaian kegiatan berlangsung berjenjang dari desa adat hingga tingkat provinsi, melibatkan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan lembaga budaya.

Beragam agenda seperti lomba, pementasan seni, seminar, workshop, pameran aksara, konservasi lontar, hingga ruang kreatif digital menunjukkan bahwa bahasa Bali tidak sekadar diawetkan, melainkan dihidupkan kembali sesuai konteks zaman.

Seluruh rangkaian ini menyimpan pesan kuat bagi generasi muda Bali. Masa depan Bali tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan ekonomi kreatif, tetapi juga oleh kemampuan generasinya untuk berpikir dan bermimpi dalam bahasa sendiri.

 Kebijakan telah dibuka, ruang telah disiapkan, dan disiplin identitas telah ditegaskan. Kini, tongkat estafet pelestarian berada di tangan generasi muda.

Hari Bahasa Bali menjadi pengingat bahwa identitas tidak diwariskan secara otomatis. Ia harus digunakan, dirawat, dan diperjuangkan agar Bali tetap tegak dengan jiwanya, sejauh apapun dunia bergerak. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resort Rp13 Juta per Malam Disegel Pansus TRAP DPRD Bali, 5 Bangunan Berdiri di Atas Mangrove Konservasi

    Resort Rp13 Juta per Malam Disegel Pansus TRAP DPRD Bali, 5 Bangunan Berdiri di Atas Mangrove Konservasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BULELENG — Pansus TRAP DPRD Bali kembali menunjukkan ketegasannya dalam mengawal perlindungan lingkungan dengan menyegel sementara sebuah resort mewah di kawasan Pulau Menjangan, Selasa (28/4/2026). Plataran Menjangan Resort dan Spa dengan tarif fantastis mencapai Rp13 juta per malam itu diduga berdiri di atas kawasan mangrove yang masuk zona konservasi. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua […]

  • Bidang Perlindungan Perempuan Dinas P3AP2KB Provinsi NTT Gelar Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2024

    Bidang Perlindungan Perempuan Dinas P3AP2KB Provinsi NTT Gelar Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Bidang Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi NTT melaksanakan Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2024. Diketahui, Evaluasi program dan kegiatan adalah suatu proses penilaian atau pengukuran untuk menentukan kualitas, efektivitas atau pencapaian suatu kegiatan, program atau kinerja. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelebihan, kekurangan serta […]

  • Jadi Ketua Pordasi Sumut, Yuriandi Siap Majukan Berkuda

    Jadi Ketua Pordasi Sumut, Yuriandi Siap Majukan Berkuda

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Medan – HR Yuriandi Siregar terpilih dengan suara bulat sebagai Ketua Umum Pengprov Pordasi Sumut periode 2025-2029. Yuri sapaan karibnya, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi IX Pordasi Sumatera Utara, di Ballroom Hotel Grandhika, Kota Medan, Minggu (9/2/2025).  Yuri menegaskan tekadnya untuk semakin memperkenalkan dan memajukan olahraga berkuda di Sumatera Utara.  “Terima kasih kepada kawan-kawan […]

  • Kejaksaan Agung Sita Mobil Mewah dalam Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara

    Kejaksaan Agung Sita Mobil Mewah dalam Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Berita viral barang bukti yang ditemukan diduga ada kaitannya dengan suap diberikan oleh MS dan AR kepada Kepala PN Jaksel, MAN melalui WG untuk mengatur putusan. Kejaksaan Agung menyita sejumlah mobil mewah dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Total, ada empat unit kendaraan mewah disita. “Satu unit mobil […]

  • Ribuan Siswa Kota Bengkulu Terima PIP 2026, Dr. Sugiarto dan Dodi Sukardi Lakukan Pengawalan

    Ribuan Siswa Kota Bengkulu Terima PIP 2026, Dr. Sugiarto dan Dodi Sukardi Lakukan Pengawalan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bengkulu
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BENGKULU, Matakompas.com – Ribuan siswa di Kota Bengkulu kembali memperoleh manfaat dari Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Program bantuan pendidikan tersebut mendapat perhatian khusus dari Koordinator Wilayah Kota Bengkulu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, Dr. Sugiarto, SH, MH, yang bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu Dodi Sukardi turun langsung mengawal proses penyalurannya. Menurut […]

  • Soroti Ketidakadilan, ARUN Klungkung Pertanyakan Sikap Gubernur Koster soal Lift Wisata

    Soroti Ketidakadilan, ARUN Klungkung Pertanyakan Sikap Gubernur Koster soal Lift Wisata

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG, Matakompas.com -Sikap Gubernur Bali Wayan Koster yang memerintahkan pembongkaran lift kaca di Pantai Kelingking Nusa Penida mendapat kritik tajam dari Ketua DPC ARUN Klungkung, I Wayan Widiasa. Ia menilai keputusan tersebut tidak adil karena fasilitas serupa di daerah lain justru dibiarkan beroperasi. Widiasa menegaskan bahwa pembangunan lift di Pantai Kelingking sudah mengikuti proses perizinan […]

expand_less