Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Pengurus NCPI Bali Resmi Dilantik, BEIF 2026 Menjadi Ruang Koordinasi Strategis Investasi Berkelanjutan

Pengurus NCPI Bali Resmi Dilantik, BEIF 2026 Menjadi Ruang Koordinasi Strategis Investasi Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) resmi melantik pengurus NCPI Provinsi Bali masa bakti 2026-2031 di Bali International Hospital, kawasan KEK Sanur, Rabu, 18 Pebruari 2026.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional Bali Economic Investment Forum (BEIF) 2026 yang mengusung tema “Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045”.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, termasuk mantan Gubernur Bali dua periode Made Mangku Pastika serta Ketua BPD PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Seminar dimoderatori akademisi pariwisata I Nyoman Sunarta dengan menghadirkan narasumber dari pemerintah, perbankan hingga investor.

Gubernur Koster: Pariwisata Bali Tumbuh, Tapi Hadapi Ancaman Serius

Gubernur Bali Wayan Koster membuka sekaligus meresmikan BEIF 2026. Bahkan, Gubernur Koster menegaskan Bali memiliki kekhasan budaya dengan lebih dari 1.500 desa adat, namun menghadapi tantangan penyusutan lahan dan alih fungsi sawah.

“Tadinya, luas Bali 5.640 kilometer persegi, sekarang jumlah lahan Bali berkurang, bahkan jumlah sawah juga menyusut,” kata Gubernur Koster.

Meski wilayah dan jumlah penduduk relatif kecil, ekonomi Bali tumbuh 5,82 persen dan berada di peringkat lima nasional, terutama ditopang sektor pariwisata.

“Bali itu tidak sepi. Saya terus pantau jumlah wisatawan ke Bali wisatawan datang berapa dan pergi berapa melalui Bandara Ngurah Rai. Itu 7,05 juta adalah angka capaian tertinggi selama wisatawan asing berada di Bali. Jadi, tiap hari saya pantau dengan GM Angkasa Pura. Kecil pulaunya, sedikit penduduknya, tapi khasiatnya besar,” kata Gubernur Koster.

Namun, Gubernur Koster menilai pembangunan infrastruktur nasional belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan spesifik Bali.

“Selama di Banggar DPR RI tiga periode belum pernah ada rumusan memperhatikan kebutuhan daerah secara spesifik sesuai dengan karakteristik daerah. Jadi, kita tidak bisa membangun insfrastruktur sekala besar hanya dari APBD Bali,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster juga menyoroti alih fungsi lahan 600-700 hektare per tahun, ancaman pangan, keterbatasan air bersih, kemacetan hingga kesenjangan ekonomi wilayah.

“Saya tidak ingin Bali terlalu banyak tergantung sumber pangannya dari luar. Itu sangat membahayakan. Kebutuhan dasar Bali, seperti pangan, air dan energi itu harus bisa dimulai dari Bali,” terangnya.

Gubernur Koster meminta dukungan penuh APBN untuk infrastruktur agar daya saing pariwisata tidak menurun.

“Itu bisa membuat daya saing pariwisata Bali bisa menurun, kemudian ekonomi Bali akan mengalami ancaman. Ini harus menjadi pemahaman kita semua,” kata Gubernur Koster.

NCPI Dorong Sinergi Investasi Hijau dan Perlindungan Lokal

Ketua Umum DPP NCPI Gusti Kade Sutawa menegaskan pengurus baru harus mendukung kebijakan pemerintah daerah.

“Dengan dilantiknya pengurus NCPI Bali, kami harapkan segera bisa bekerja untuk mendukung semua program-program apa yang pak Gubernur Bali sudah canangkan. Jadi, NCPI Bali harus mendukung semua kebijakan pak Gubernur Bali,” kata Gusti Kade Sutawa.

Ketua DPW NCPI Bali Agus Maha Usadha menilai BEIF menjadi ruang koordinasi strategis investasi berkelanjutan sekaligus mencari solusi persoalan pariwisata, terutama infrastruktur dan pengelolaan sampah.

“Kunci Bali semuanya itu di insfratruktur. Kalau kita bicara jumlah kunjungan wisatawan ke Bali 7,05 juta kemarin itu sebenarnya masih bisa dikembangkan,” kata Agus Maha Usadha.

Ia juga menyinggung persaingan regional dengan destinasi seperti Bangkok, Singapura, Myanmar, dan Kamboja yang berkembang pesat sebagai hub distribusi wisata.

Forum Diharapkan Jadi Rekomendasi Kebijakan

Sementara itu, Dinas Pariwisata Provinsi Bali melalui I Ketut Yadnya Winarta berharap BEIF menghasilkan rekomendasi nyata bagi pemerintah.

“Mudah-mudahan, hal ini ada hasil dan output yang bisa menjadi masukan pemerintah, sehingga pemerintah bisa mengambil sebuah kebijakan yang bisa bermanfaat untuk semua, baik buat masyarakat maupun bermanfaat buat kemajuan pariwisata Bali,” kata Yadnya Winarta.

Forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Bali menuju visi Indonesia Emas 2045. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati DKJ Minta OPD Lapor Jika Ada Oknum Jaksa Main Proyek

    Kejati DKJ Minta OPD Lapor Jika Ada Oknum Jaksa Main Proyek

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mengingatkan seluruh Kepala Dinas (Kadis) dan Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah untuk segera melaporkan jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Institusi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang meminta proyek atau uang. “Sehubungan dengan maraknya pihak-pihak yang mengatasnamakan Institusi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk meminta pekerjaan atau […]

  • Perang Timur Tengah Berdampak Pariwisata Bali

    Perang Timur Tengah Berdampak Pariwisata Bali

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Serangan militer Amerika Serikat-Israel terhadap Iran membuat panas situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kondisi ini diprediksi mengancam keberlangsungan pariwisata dan perekonomian Bali. Meski belum ada laporan resmi, dampak perang terhadap kunjungan wisatawan ke Bali dinilai tetap harus diantisipasi sejak dini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan asal kawasan […]

  • NCW Bali Ultimatum Keras MoU Gubernur Bali – Agus Andrianto: Bukan Seremoni, Negara Harus Hadir Nyata

    NCW Bali Ultimatum Keras MoU Gubernur Bali – Agus Andrianto: Bukan Seremoni, Negara Harus Hadir Nyata

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, 27 April 2026 — Penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dinilai sebagai momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Namun di balik seremoni tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah National Corruption Watch (NCW) Bali justru melihatnya sebagai titik krusial untuk menguji keseriusan negara […]

  • Beni Prihayatno Terpilih Sebagai Ketua DP Korpri Kabupaten Kuningan Secara Aklamasi

    Beni Prihayatno Terpilih Sebagai Ketua DP Korpri Kabupaten Kuningan Secara Aklamasi

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kuningan periode 2025–2030 melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) X yang digelar Kamis (17/4/2025). Ia terpilih secara aklamasi setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt.) ketua. Pemilihan berlangsung secara aklamasi, melibatkan pengurus Korpri dari tingkat OPD, kecamatan, serta perwakilan BUMD, BLUD, dan […]

  • Sidak KEK Kura-Kura Bali, Pansus TRAP Tegaskan Mangrove Kawasan Konservasi Abadi

    Sidak KEK Kura-Kura Bali, Pansus TRAP Tegaskan Mangrove Kawasan Konservasi Abadi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Senin, 2 Pebruari 2026. Sidak ini dilakukan menyusul dugaan pengambilan lahan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dalam sidak tersebut, […]

  • Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Keberadaan minimarket di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu yang kian menjamur mengancam dan bisa mematikan pedagang kecil. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima laporan banyak warung kecil tutup dan bangkrut karena terlibas dengan jaringan gerai modern yang terus bertumbuh.Maka dari itu, mulai saat ini, ia memastikan tak ada izin penerbitan baru. Pemkot melakukan pemberhentian […]

expand_less