Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mangrove Bali “Dijajah” Investasi? Pansus DPRD Murka, Ultimatum Keras Menggema

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Sorotan dunia terhadap Bali kembali menguat, kali ini bukan karena pariwisatanya, melainkan dugaan pelanggaran serius di kawasan mangrove. Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan aktivitas pemadatan lahan di area mangrove yang telah dipasangi garis pengawasan Satpol PP, diduga dilakukan oleh PT BTID pada Selasa (28/4/2026).

Temuan ini langsung memantik reaksi keras dari Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H. Ia menilai aktivitas tersebut sebagai bentuk nyata pembangkangan terhadap rekomendasi resmi Pansus.

“Satpol PP wajib jalankan tugas—pasang garis, hentikan kegiatan. Kalau masih ada aktivitas, itu fakta pelanggaran. Tidak bisa lagi berdalih ‘masih mendalami’. Ini alasan klasik yang tidak masuk akal. Ini sama saja menampar wajah pemerintah Bali,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkap dugaan pelanggaran yang lebih luas, termasuk indikasi reklamasi ilegal yang disebut-sebut masih berlangsung di kawasan tersebut. Menurutnya, seluruh aktivitas proyek harus dihentikan total karena belum memenuhi persyaratan administratif.

“Bukan hanya mangrove yang harus dihentikan kegiatannya, tapi juga reklamasi ilegal. Kalau ini dibiarkan, artinya ada ‘pemerintah di atas Pemerintah Provinsi Bali’?” ujarnya tajam.

Pansus TRAP DPRD Bali pun mengeluarkan ultimatum keras. Jika tidak ada langkah tegas dari Pemerintah Provinsi Bali, pimpinan Pansus menyatakan siap mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Tekanan kini mengarah langsung kepada Gubernur Bali untuk segera mengambil sikap tegas. Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap isu lingkungan, publik mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi ekosistem mangrove yang kian terancam.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Namun, pernyataan tersebut justru menuai kritik, karena masyarakat kini menuntut aksi nyata, bukan sekadar klarifikasi.

Secara hukum, aktivitas tersebut diduga melanggar berbagai regulasi penting, di antaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selain itu, terdapat pula dugaan pelanggaran terhadap sejumlah peraturan daerah, seperti Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan Kawasan Pesisir, Perda Tata Ruang Nomor 2 Tahun 2023, hingga ketentuan sempadan pantai minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi.

Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dikenai sanksi berat, mulai dari pidana penjara hingga 10 tahun, denda maksimal Rp10 miliar, pencabutan izin usaha, penghentian kegiatan, hingga kewajiban melakukan rehabilitasi mangrove.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi Bali: antara menjaga kelestarian lingkungan atau tunduk pada tekanan investasi. Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan, tidak boleh ada kompromi terhadap pelanggaran hukum yang mengancam masa depan ekosistem pulau ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segara Santosa Live Seafood Market Tebar Promo Spesial, Diskon 20 Persen untuk Pemegang KTP Bali!

    Segara Santosa Live Seafood Market Tebar Promo Spesial, Diskon 20 Persen untuk Pemegang KTP Bali!

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Kabar gembira bagi pencinta kuliner seafood di Bali! Segara Santosa Live Seafood Market yang berlokasi di Serangan, Bali, menghadirkan promo spesial dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 2026. Program ini menawarkan potongan harga menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati aneka hidangan laut segar dengan harga lebih hemat. Promo yang […]

  • Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Di tengah kesibukannya merampungkan studi Magister Hukum, Rukmana, jurnalis media Sudut Pandang, dinyatakan kompeten sebagai wartawan tingkat utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers di Jakarta, Jumat – Sabtu (12 – 13/12/2025). Dalam keterangannya, Senin (15/12/2025), Rukmana mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Dari total 36 peserta yang mengikuti UKW, […]

  • Kapolresta Magelang Hadiri Milad Ponpes Al Iman dan Kajian Kebangsaan

    Kapolresta Magelang Hadiri Milad Ponpes Al Iman dan Kajian Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 843
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Kapolresta Magelang Polda Jateng Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. menghadiri acara Tasyakuran Milad ke-38 Pondok Pesantren (Ponpes) Al Iman, sekaligus Kajian Kebangsaan. Kedua acara berlangsung di Ponpes Islam Al Iman Dusun Patosan Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Senin (10/03/2025) sore. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MPR RI H. Ahmad […]

  • Agung Suyoga Semprot BTID: Mangrove Tak Bisa Diganti Hitungan Bibit

    Agung Suyoga Semprot BTID: Mangrove Tak Bisa Diganti Hitungan Bibit

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), kembali memanas. Dalam forum yang dihadiri jajaran pimpinan Pansus TRAP DPRD Bali serta OPD terkait itu, Anggota Pansus TRAP DPRD […]

  • Sengketa Jalan Keramas Memanas, Kompensasi Rp1,5 Miliar Dipersoalkan! Kuasa Hukum Benny Wulur Siap Tempuh Jalur Hukum

    Sengketa Jalan Keramas Memanas, Kompensasi Rp1,5 Miliar Dipersoalkan! Kuasa Hukum Benny Wulur Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    GIANYAR | Sengketa akses jalan menuju lahan milik Benny Wulur di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, kian meruncing. Persoalan yang mencuat di tengah pembangunan lahan yang diklaim telah mencapai sekitar 70 persen itu kini menjadi perhatian serius setelah muncul klaim kepemilikan jalan, permintaan kompensasi sebesar Rp1,5 miliar, hingga peringatan penutupan akses melalui somasi. […]

  • Gerindra Soroti Ketidakhadiran OPD, Gede Harja Astawa: Pejabat Tak Mampu Harus Diganti

    Gerindra Soroti Ketidakhadiran OPD, Gede Harja Astawa: Pejabat Tak Mampu Harus Diganti

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Rapat Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali diwarnai ketegangan. Agenda yang seharusnya menghadirkan sejumlah pejabat penting dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpaksa ditunda lantaran ketidakhadiran para pimpinan instansi terkait. Rapat yang digelar pada Senin (20/4/2026) itu sedianya mengundang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah […]

expand_less